
"Kalau begitu papa temanin kamu pergi sekarang." ucap Tuan Filma Orion kepada Avena Aditama.
"Jangan pa, siapa yang menemani Mama di rumah. Kalau Papa menghantarkan Avena biar avena menghubungi Barco Atalariksa saja." ucap Avena Aditama sambil langsung menghubungi nomor ponsel Barco Atalariksa agar Barco Atalariksa bersedia untuk mengantarkannya ke rumah sakit melihat kondisi putranya saat ini.
Ketika Avena Aditama menghubungi Barco Atalariksa di dalam sambungan telepon selulernya, Barco Atalariksa langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Avena Aditama.
Barco Atalariksa sahabat baik Avena Aditama yang selalu setia menemani Avena Aditama. ketika avena Aditama memberitahu kepada Barco Atalariksa kalau putranya baby Alvaro sudah ditemukan dan sekarang berada di rumah sakit. Barco Atalariksa langsung beranjak dari tempat tidurnya untuk segera menghampiri Avena Aditama.
Berharap mereka segera langsung berangkat ke rumah sakit untuk melihat kondisi baby Alvaro saat ini. Karena Barco Atalariksa sangat mengetahui bagaimana kegaduhan hati Avena Aditama semenjak baby Alvaro diculik oleh Sunco Anggraini.
Tepat pukul 02.00 dini hari, Barco Atalariksa mengeluarkan mobil miliknya agar ia segera dapat menghantarkan Avena Aditama ke rumah sakit tempat baby Alvaro dirawat.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam dari kediaman Barco Atalariksa Barco Atalariksa tiba di kediaman Tuan Filma Orion. Tidak ada rasa takut di hati Barco Atalariksa mengendarai mobil miliknya menuju kediaman Tuan Filma Orion. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari.
Ia pun langsung membunyikan klakson mobilnya. Agar Avena Aditama keluar menghampiri dirinya untuk segera berangkat ke rumah sakit. Barco Atalariksa yang sudah melihat Avena Aditama, keluar dari rumah milik Tuan Filma Orion. Ia pun merasa sedikit lega, karena setidaknya Avena saat ini masih baik-baik saja. Tidak seperti yang ia khawatirkan sebelumnya.
Barco Atalariksa dan Avena pun berlalu dari kediaman Tuan filma Orion. Setelah Avena Aditama berpamitan kepada tuan filma orian dan nyonya Hidayah malam itu. "Maaf ya sudah mengganggu kamu malam-malam seperti ini. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi." ucap Avena Aditama meminta maaf kepada Barco Atalariksa
"Sudah santai aja, kamu seperti orang lain saja." ucap Barco Atalariksa sambil mengembangkan senyumnya. Barco Atalariksa menghidupkan mesin mobil miliknya melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju Rumah Sakit tempat baby Alvaro dirawat.
Di dalam mobil, Avena Aditama terus memanjatkan doa berharap baby Alvaro baik-baik saja. Tidak seperti apa yang dibayangkan oleh Avena Aditama. Sesuai dengan apa yang diancam oleh Sunco Anggraini.
__ADS_1
"Kamu jangan khawatir, baby Alvaro pasti baik-baik saja. Kalau Tuan Fortuna wijaya dan nyonya Happy soya sudah ada di sana." ucap Barco Atalariksa kepada Avena Aditama untuk menenangkan hati Avena Aditama.
Sejujurnya Barco Atalariksa juga sangat khawatir akan kondisi baby Alvaro saat ini. apalagi Barco Atalariksa, juga mendengar ancaman dari Sunco Anggraini sebelum baby Alvaro ditemukan oleh Tuan Fortune Wijaya.
Karena Barco Atalariksa dan Avena belum mengetahui kalau Bimolie yang membawa baby Alvaro bertemu dengan Tuan Fortune Wijaya. Agar Tuan Fortuna wijaya membawa baby Alvaro ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif di sana.
Mengingat kondisi baby Alvaro sangat memprihatinkan setelah Sunco Anggraini menculik baby Alvaro. Semenjak Sunco Anggraini menculik Baby Alvaro, Baby Alvaro sama sekali tidak makan teratur. Dan minum teratur. Membuat kondisi tubuh baby Alvaro sangat lemah dan dehidrasi.
Ia juga mengalami demam tinggi, akibat tidur tidak teratur. Dan makan tidak teratur. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 1 jam Avena Aditama, tiba di rumah sakit pukul 04.00 dini hari. Ia langsung berlari ke ruang informasi untuk mencari keberadaan putranya.
Tetapi pihak rumah sakit tidak mengizinkan Avena dan Barco Atalariksa masuk. Karena jam besuk belum waktunya. Avena Aditama berusaha bernegoisasi kepada pihak rumah sakit, agar dirinya diberikan izin bertemu dengan putranya.
Ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan baby Alvaro. Avena Aditama dan Barco Atalariksa pun memohon kepada pihak rumah sakit. Tetapi pihak rumah sakit tetap tidak memberikan Avena dan Barco, izin masuk.
"Hallo ada apa Nak? tanya Tuan Fortuna jaya di dalam sambungan telepon.
"Pa, kami sudah ada di rumah sakit. Tetapi pihak rumah sakit tidak memberikan kami izin karena dengan alasan jam besuk belum waktunya." ucap Avena Aditama kepada tuan Fortuna wijaya.
lalu Tuan Fortuna wijaya pun keluar dari ruang rawat inap baby Alvaro menuju resepsionis. Setelah Tuan Fortune Wijaya tiba di ruang resepsionis, Tuan Fortuna Wijaya sudah melihat kehadiran Avena dan Barco Atalariksa di sana.
Tuan Fortuna Wijaya pun meyakinkan kepada sang resepsionis kalau Avena Aditama merupakan ibu kandung baby Alvaro. Setelah meyakinkan sang resepsionis, pihak rumah sakit pun akhirnya mengizinkan Avena Aditama dan Barco Atalariksa masuk ke ruang rawat inap baby Alvaro.
__ADS_1
Avena Aditama langsung berlari menuju ruang rawat inap baby Alvaro. Ia melihat baby Alvaro sudah berbaring lemah di atas brangker yang disediakan oleh pihak rumah sakit, dengan tangannya tertancap jarum infus. Membuat hati Avena Aditama bagai tersayat pisau tajam. Melihat kondisi putranya yang begitu memprihatinkan akibat ulah suaminya sendiri, bersama selingkuhannya.
Avena Aditama langsung memeluk tubuh baby Alvaro yang sedang berbaring di atas brangker. Ia pun memberikan kecupan demi kecupan di wajah pucat putranya. Avena Aditama menangis sesungguhkan melihat kondisi putranya.
"Terima kasih ya Allah engkau telah mempertemukanku kembali bersama Putraku." doa Avena Aditama sembari terus mengelus wajah pucat putranya. Ia seolah tidak peduli dengan kehadiran Bimolie di sana. Yang ia inginkan saat ini, Baby Alvaro cepat pulih kembali. Agar ia dapat kembali berkumpul bersama putranya.
"Bagaimana Papa bisa menemukan Putraku? tanya Avena Aditama kepada Tuan Fortune jaya. Tuan Fortuna jaya tidak langsung menjawab pertanyaan Avena Aditama. ia menatap Bimolie Wijaya dengan tatapan tajam. Seolah Tuan Fortune Wijaya ingin kalau putranya sendiri yang menjelaskan kepada Avena Aditama.
Tetapi Avena Aditama tidak peduli akan hal itu. Yang penting saat ini Baby Alvaro sudah bersama dirinya. "Maafkan Mama sayang, mama tidak bisa menjagamu, sehingga kamu harus merasakan seperti ini dari ayah kandungmu sendiri." ucap Avena Aditama sambil terus menangis sesenggukan.
Barco Atalariksa menghampiri baby Alvaro. Ia juga begitu iba melihat kondisi baby Alvaro saat ini. "Ya Alloh masih terlalu kecil baby Alvaro merasakan sakitnya jarum infus tertancap di punggung tangannya. sembuhkan baby Alvaro Ya Allah." doa Barco Atalariksa sambil mengelus wajah pucat baby Alvaro. Barco Atalariksa sangat menyayangi baby Alvaro. Ia sudah menganggapnya seperti putranya sendiri.
Bimolie sama sekali tidak dapat menatap Avena Aditama. Ia hanya terdiam di sudut ruangan. Ia sama sekali tidak mampu berbicara apa-apa, ketika Avena Aditama dan Barco Atalariksa sudah hadir di sana.
Barco Atalariksa menatap Bimolie Wijaya dengan tatapan tajam. Ia seolah ingin menelan Bimolie Wijaya hidup-hidup. Karena Ia sama sekali tidak terima akan apa yang ia lakukan terhadap Avena Aditama selama ini. Apalagi terhadap baby Alvaro yang belum mengetahui apa-apa. Harus merasakan keegoisan Ayah kandungnya sendiri.
Sungguh lelaki yang tidak layak dipanggil seorang ayah, oleh baby Alvaro. Yang mampu membuat putranya menderita, hanya karena mendapat perintah dari wanita yang menjadi simpanan Bimolie selama ini.
Hal itulah yang membuat Barco Atalariksa semakin kesal dan emosi kepada Bimolie. Padahal awalnya Barco Atalariksa sudah ingin menyatukan Avena Aditama bersama Bimolie kembali. Setelah Avena Aditama kembali dari pantai Kuta Bali.
Tetapi karena ulah Bimolie Wijaya dengan Sunco Anggraini yang dipergoki langsung oleh Avena Aditama, membuat Barco Atalariksa tidak dapat berbuat apa-apa lagi untuk menyatukan keduanya kembali. Karena merasa kesal terhadap Sunco Anggraini dengan Bimolie. Ia pun akhirnya membuat video asusila Bimolie dengan Sunco Anggraini menjadi viral.
__ADS_1
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏