Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.68 HEMART MARKUS


__ADS_3

"Memangnya ada apa ya Pak? Apa ada masalah? tanya pelayan itu sedikit khawatir kalau pelanggan yang datang saat itu tidak merasa nyaman menyantap menu makanan yang ada di restoran yang dikelola oleh Avena Aditama sendiri


"Tidak, tidak ada sama sekali. Hanya saja saya ingin bertemu dengan pemilik restoran ini. Karena Citra rasa andalan restoran ini pas di lidah Saya." ucap Markus kepada salah satu karyawan yang bekerja dengan setia melayaninya.


"Maaf Tuan tetapi sepertinya pemilik restoran ini sedang istirahat."


"Maaf ada apa ya? apa ada masalah? Barco Atalariksa tiba tiba datang menghampiri Hemart Markus dan juga pegawai yang melayani Markus.


"Tidak, hanya saya ingin bertemu dengan pemilik resto ini." sahut Markus kembali


"Oh ada apa ya?


"Tidak ada apa apa, hanya citra rasa menu makanan yang ada di restoran ini, sama persis seperti resep masakan nenek dan ibu saya." sahut Markus


"Boleh anda bertemu dengan rekan saya, tapi tunggu sebentar Ya Tuan!" sahut Barco Atalariksa sambil berlalu meninggalkan Markus di sana. Barco langsung menuju ruang istirahat Bimolie dan juga Avena Aditama.


"Tok....


"Tok...


"Tok...


"Masuk!" terikat Avena dari dalam ruangan.


"Maaf mengganggu kalian." ucap Barco Atalariksa kepada Avena Aditama yang baru menyelesaikan makan siang bersama keluarga kecilnya.


"Tidak kok, kamu tenang saja. Katakan ada apa?


"Ada seseorang yang ingin bertemu kamu. Menurutnya, Rasa menu makanan yang kita jual di Restoran ini, sama persis dengan makanan buatan nenek dan ibunya." sahut Barco Atalariksa.


"Tidak mungkin, karna resep menu makanan yang saya buat resep turun temurun keluarga saya. ucap Avena Aditama merasa heran, kalau ada seseorang yang mengaku resep itu dikenal Seseorang.


"Jika tidak keluarga dekat, tidak akan ada yang mengetahui resep itu." Avena Aditama.


"Dia ingin bertemu dengan kamu."


"Apa?


"Memangnya kenapa?


Barco Atalariksa mengerikan bahunya.


"Kalau penasaran yuk temui orangnya saja." pekik Barco Atalariksa.


Bimolie datang menghampiri keduanya, setelah memastikan baby Alvaro tertidur pulas.

__ADS_1


"Ada apa sayang?"


"Nih, Barca Atalariksa ngomong kalau di restoran ada yang ingin bertemu dengan Avena. Karena Citra rasa menu makanan yang kita sediakan di restoran ini, sama persis seperti masakan nenek dan ibu nya.


Padahal resep itu, resep turun temurun dari nenek. Kok bisa dia mengatakan seperti itu. Jika pun ada yang mengetahui resep itu, pasti lah keluarga dekat Orion." ucap Avena Aditama.


"Daripada penasaran siapa orang itu, lebih baik kita langsung menghampirinya."ucap Bimolie sambil menggandeng tangan Avena Aditama keluar dari ruang istirahat dan di ikuti oleh Barco Atalariksa.


"Maaf anda mencari saya?


Markus membalikkan Tubuhnya, karna kebetulan Markus membelakangi Avena Aditama dan Bimolie Wijaya.


"Markus!" gumam Bimolie sambil menatap Hemart Markus dengan tatapan penuh tanya.


Karna Bimolie mengetahui siapa sosok Markus. "Ada apa ya, Anda mencari saya?" tanya Avena Aditama sudah tidak sabar, apa motif pria yang ada dihadapannya menemui dirinya.


"Perkenalkan saya Hemart Markus Orion!"


"Orion?


"Ya


"Maaf anda siapa mengapa anda memiliki nama belakang Orion?


"Ya saya putra tunggal Hemart Orion." sahut Markus sambil mengulurkan tangannya memberi salam kepada Avena Aditama dan juga Bimolie Wijaya.


"Om Hemart Orion? tanya Avena Aditama untuk memastikan benar tidaknya Markus merupakan anak dari kakak dari ayah kandung Avena Aditama.


"Ya saya anak dari Hemart Orion dan Nyonya Sasa Aliana." sahut Markus membuat Vena Aditama seorang tidak percaya.


"Tidak mungkin!"


"Kenapa tidak mungkin?" pekik Markus. Avena langsung meraih ponselnya, berniat untuk menghubungi nomor ponsel Tuan Filma Orion, untuk sekedar bertanya mengenai kebenaran kalau apa yang dikatakan Markus benar atau tidak.


Kring....


Kring....


Kring....


Suara Deringan ponsel milik tuan Filma Orion terdengar jelas di telinga Tuan Filma Orion. Ia melihat dilayar ponselnya,. kalau yang menghubungi Tuan Filma Orion Avena Aditama.


Tuan Filma Orion langsung menekan Tombol hijau yang ada dilayar ponselnya.agae sambungan telepon selulernya tersambung kepada Avena Aditama.


"Hello assalamualaikum sapa Tuan Filma Orion dari ujung telepon.

__ADS_1


"Waalaikumsalam Pa, Pa bisa datang ke resto tidak?


"Memangnya ada apa Sayang?"


"Ada perlu pa, pokoknya papa harus datang." pekik Avena menegaskan kepada Tuan Filma Orion. Agar Tuan Filma Orion segera datang menghampirinya ke restoran miliknya.


"Ya sudah kalau begitu, papa akan segeralah datang kesana sama mama kamu." sahut Tuan Filma Orion sambil langsung memutuskan sambungan telepon selulernya.


"Bagaimana sayang, apa papa akan datang? tanya Bimolie Wijaya kepada Avena Aditama. Karena Bimolie tidak percaya kalau Markus yang ia ketahui adalah memiliki bisnis judi online dan Merupakan Bandar narkoba bertaraf internasional, Merupakan kakak sepupu Avena Aditama.


"Kalau kamu tidak percaya, kalau saya anak dari Papa Hemart Orion, saya bisa membuktikannya kepada kalian." ucap markus sambil memberikan foto keluar besar Orion kepada Avena Aditama.


"Loh kok dia memiliki Foto seperti Foto keluarga yang ada di rumah ?" tanya Avena Aditama dalam hati. Ia sangat bingung mengapa Markus memiliki foto yang sama dengan yang mereka miliki.


"Siapa kamu sebenarnya? tanya Avena Aditama penuh dengan selidik.


"Dia ketua geng mafia yang di takuti di kota ini. Dan dia juga memiliki bisnis judi online." Bimolie Wijaya yang langsung menjawab pertanyaan istrinya sendiri.


Tetapi Markus tenang saja mendengar apa yang dikatakan Bimolie kepada Avena Aditama.


"Mas jangan asal bicara Sembarang."


"Tapi mas tidak asal bicara sayang!" mas bicara apa adanya." sahut Bimolie dengan nada sedikit menggebu gebu.


Tiba-tiba Tuan Filma Orion datang menghampiri Avena Aditama dan juga Bimolie yang sedang berdebat di hadapan Hemart Markus. "Ada apa ini nak? Mengapa kamu tiba-tiba meminta papa datang ke sini." tanya Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah kepada Avena Aditama.


"lihat orang ini pa, apa Papa mengenalinya? tanya Avena. Tuan Filma Orion mengernyit dia tidak paham maksud Avena Aditama.


"Maksud kamu apa sayang?


"Dia mengaku kalau dirinya merupakan anak dari Om Hemart Orion yang bernama Hemart Markus Orion. Apa benar Om Hemart memiliki anak seumuran seperti dia? pertanyaan itu langsung dilontarkan Avena Aditama kepada tuan Filma Orion


Tuan Filma Orion langsung mendekati Markus. "Katakan Siapa kamu?


" Saya Hemart Markus. putra dari Hemart Orion dan Sasa Aliana." sahut Markus dengan tegas.


Tuan Filma Orion menatap Markus dengan tatapan penuh tanya dan ia menatap mata Markus untuk mencari kebohongan disana. Tetapi Tuan Filma Orion, tidak menemukan kebohongan di mimik wajah Markus.


Tuan Filma Orion langsung melihat pundak Markus. Karna Tuan Filma Orion, mengetahui kalau di pundak kiri Markus memiliki tanda lahir. Dan ternyata tanda lahir itu memang benar ada di pundaknya.


Tuan Filma Orion langsung memeluk Markus.


"Anak ku!" ucap Tuan Filma Orion sambil memeluk Markus. Membuat Bimolie Wijaya dan Avena langsung terdiam. Itu berarti yang dikatakan lelaki yang ada di hadapan mereka benar adanya.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏


__ADS_2