Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB. 23 MENJADI SUAMI YANG BAIK


__ADS_3

Bimolie Wijaya langsung pulang ke rumah ketika Avena Aditama yang meminta dirinya agar segera kembali. Ia tidak ingin membuat Avena Aditama curiga akan apa yang dilakukannya di warung. Sehingga Bimolie Wijaya memilih untuk segera kembali ke rumah.


Beberapa menit kemudian Bimolie Wijaya tiba di rumah. Avena Aditama membuka pintu ketika Wijaya menutup pintu beberapa kali. Avena Melihat jarum jam yang ada di dinding sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. ketika Avena Aditama sudah membuka pintu rumah ia melihat wajah Bimolie yang sudah kusut masuk ke dalam rumah.


"Kamu dari mana saja Mas kenapa baru jam segini baru pulang? tanya Avena Aditama penuh selidik.


"Tadi di warung ada beberapa teman datang menemui mas. jadi keasikan ngobrol." ucap Bimolie berbohong. Avena Aditama menganggukkan kepalanya ia berusaha paham akan apa yang dikatakan suaminya.


Kemudian Avena Aditama pun menghidangkan makan malam untuk suaminya. "Mas belum makan kan? lebih baik Mas makan dulu baru Langsung istirahat." ujar Avena Aditama kepada suaminya. Bimolie Wijaya berusaha bersikap manis di hadapan Avena Aditama.


Agar Avena tidak menaruh curiga kepadanya. Setiap kali di rumah, Bimolie selalu berusaha untuk memblokir nomor ponsel milik Sunco Anggraini. Kalau tidak ponselnya pengaturan ponselnya selalu mode diam agar Avena Aditama tidak mendengar jika Sunco Anggraini mengirim pesan atau menghubungi nomor ponsel milik Bimolie Wijaya saat Bimolie berada di rumah.


Avena Aditama menemani suaminya makan di meja makan. Setelah memastikan putranya baby Alvaro masih tetap tertidur pulas. Bimolie Wijaya menikmati masakan istrinya. Ia makan dengan lahap. Karena masakan Avena Aditama sesuai dengan selera lidah Bimolie Wijaya. Apalagi Avena Aditama merupakan wanita yang jago masak sehingga usaha kuliner miliknya berkembang pesat.


Setelah selesai menyantap makan Bimolie berlalu dari ruang makan menuju kamar ingin melihat putranya baby Alvaro. Sementara Avena Aditama membersihkan piring bekas makan suaminya.


Avena Aditama memang istri impian setiap lelaki. Karena di samping Avena berhati lembut, baik dan ulet dia juga pintar memasak. Tetapi entah mengapa Bimolie Wijaya masih merasa kurang dari Avena Aditama. Sehingga dirinya menjalin hubungan kembali dengan mantan kekasihnya Sunco Anggraini.


"Mas lebih baik cuci tangan dan cuci kaki dulu baru istirahat." ujar Avena Aditama kepada Bimolie. Bimolie pun langsung berlalu ke kamar mandi untuk melakukan apa yang dikatakan istrinya. Ya benar-benar bersikap manis kepada Avena Aditama ketika Bimolie berada di rumah. Tetapi kebaikan Bimolie ada maunya. Ia pasti ingin sekali meminta sesuatu kepada istrinya.

__ADS_1


Hal itu membuat pertanyaan besar bagi Avena Aditama ketika suaminya selalu meminta uang kepadanya. Padahal Bimolie selalu mengatakan kalau dirinya memiliki bisnis dengan rekannya. Ia juga sudah berjanji kepada Avena Aditama untuk mengembalikan semua uang yang ia pakai selama ini.


Tetapi hingga kurang lebih satu setengah tahun menjalin hubungan rumah tangga dengan Avena Aditama, Bimolie Wijaya sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. Bagaimana tidak Bimolie hanya mendepositkan uang yang ia minta dari Avena Aditama untuk berjudi online.


Bukan hanya judi online yang menghabiskan uang Bimoli. Tetapi sanko Anggraini yang selalu menuntut untuk tetap dibiayai Bimolie. Bimolie tetap tidak sadar akan apa yang ia lakukan terhadap istrinya. Ia Merasa pintar untuk menutupi segala kebohongan yang ia lakukan.Bahkan kebohongan kepada kedua orang tuanya.


Keesokan harinya Avena Aditama membawa baby Alvaro ke warung kuliner miliknya. ia tidak ingin berlama-lama di rumah dan hanya mengandalkan Barco Atalariksa untuk menangani usaha kulinernya.


Ketika Barco Atalariksa melihat kedatangan Avena Aditama dengan baby Alvaro. Barco Atalariksa langsung tersenyum sumringah Ia pun berlari menghampiri baby Alvaro.


"Hai tampan!" sapa Barco Atalariksa sambil langsung menggendong tubuh baby Alvaro. setiap orang yang hadir di warung kuliner milik Avena menatap interaksi antara Barco dengan baby Alvaro. Baby Alvaro merasa tenang ketika ada di pelukan Barco Atalariksa.


Mereka tidak menyangka kalau sang pemilik warung kuliner itu sudah memiliki seorang anak.


"Wow anaknya tampan sekali!" puji salah satu pelanggan setia warung kuliner milik Avena Aditama. Alvina Aditama langsung mengembangkan senyumnya.


" Terima kasih Bu atas pujiannya kepada Putra saya semoga kelak Putra Saya sehat selalu." ucap Avena Aditama.


"Ya, Putra Kamu tampan sekali. Membuat saya gemas. Saya ingin memiliki cucu sepertinya." ucap wanita paruh baya itu kepada Avena Aditama. Avena Aditama mengembangkan senyumnya mendengar apa yang dikatakan oleh ibu paruh baya itu. bahwa dirinya menginginkan sosok seorang cucu seperti baby Alvaro.

__ADS_1


Suasana sudah semakin ramai di warung kuliner milik Avena Aditama. Terlihat beberapa Abang ojol sudah mengantri untuk mengambil pesanan makanan yang dipesan para pelanggan. Hal itu membuat para karyawan yang bekerja di usaha kuliner milik Avena Aditama, terlihat kesulitan itu berarti Avena Aditama harus menambah personil karyawannya.


"Sepertinya kita membutuhkan karyawan lagi." ucap Avena Aditama kepada Barco Atalariksa


"Menurutku sih sepertinya tidak perlu. Ini hanya sementara waktu sebelum kamu bisa beraktivitas seperti sebelumnya. Tetapi itu pun kalau kamu menginginkan itu, kita akan rekrut lagi satu atau dua orang karyawan lagi." ujar Barco Atalariksa sambil mengembangkan senyumnya.


Tiba-tiba Bimolie Wijaya pun datang ke warung kuliner milik Avena Aditama membuat Barco Atalariksa melihat kehadiran Bimolie Wijaya di sana menjadi tidak berselera. Bahkan Barco Atalariksa menunjukkan kebenciannya kepada Bimolie Wijaya.


Hal itu yang membuat Avena Aditama semakin bingung dengan sikap sahabatnya kepada suaminya. Hingga dirinya pun bertanya kepada Barco Atalariksa Mengapa dirinya seperti membenci suaminya. Barco menceritakan apa yang ia ketahui.


Tetapi Avena Aditama tidak percaya begitu saja. ia juga tidak bisa mengabaikan apa yang dikatakan Barco Atalariksa. Sehingga dirinya pun memutuskan untuk lebih berhati-hati dan memantau Bimolie. Avena Aditama tidak ingin hubungan rumah tangganya menjadi hancur. Apalagi dengan kehadiran baby Alvaro di kehidupannya.


Di tempat lain terlihat Sunco Anggraini begitu kesal mengingat kedatangan Tuan Fortune Wijaya dengan Nyonya Happy soya, yang mengancamnya kalau Sunco Anggraini tidak dapat bertemu lagi dengan Putra mereka.


Hal itu membuat Sunco Anggraini semakin membenci kedua orang tua Bimolie Wijaya. Ia pun semakin ingin bertekad merebut Bimolie Wijaya dari pelukan Avena Aditama. Ia ingin membuat dirinya menjadi istri satu-satunya bukan menjadi istri kedua, seperti apa yang sudah dia katakan kepada Bimolie. Bahwa dirinya rela menjadi istri kedua asal tetap bersama Bimolie.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2