Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB. 67 KEMBALI KE JAKARTA


__ADS_3

Kemudahan Avena kembali menghampiri Bimolie dan Alvaro.


"Darimana sayang!"


"Kan dah bilang tadi, Avena lapar." sahut Avena ketus. Karena Avena kesal melihat Alvaro seolah tidak menganggapnya sekarang, setelah adanya Bimolie bersama Meraka.


"Lihat sayang mom sepertinya merajuk, yuk kita bujuk mom Nya!" ucap Bimolie sambil menggendong putranya menghampiri Avena Aditama yang terlihat murung sambil duduk di Sofa dan menikmati drama Korea kesayangannya.


" Ada apa sayang? kok wajahnya di tekuk gitu?tanya Bimolie Wijaya kepada apena Aditama sambil menatap istrinya dengan tatapan penuh tanya.


Avena Aditama hanya terdiam. Ia memilih tidak menjawab pertanyaan suaminya dan menikmati drama Korea kesayangannya yang tayang di layar televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.


"Ada apa sih sayang mengapa diam kepada mas? apa mas salah ngomong?"


Avena menggelengkan kepalanya dia hanya kecewa kepada putranya yang hanya ingin bermain dengan Bimolie Wijaya. Padahal Avena Aditama juga ingin bermain dengan baby Alvaro.


"Sayang ayo minta maaf kepada Mom, ucap Bimolie kepada putranya baby Alvaro berlangsung memeluk Avena Aditama. sekolah baby Alvaro sudah mengerti apa yang dikatakan Bimolie kepadanya.


Tiba-tiba suara ketukan pintu ruang istirahat mereka di Ketuk salah seorang karyawan yang bekerja di usaha kuliner milik Avena Aditama.

__ADS_1


Tok....


Tok....


Tok....


Masuk teriak Avena Aditama dari dalam ruangan. Avena sudah mengetahui kalau salah satu karyawannya yang bertugas menyediakan makan siang buah Avena dan keluarga kecilnya.


Avena tetap fokus, netranya Menatap layar televisi karena drama kesayangannya kembali tayang di layar kaca. Avena tidak ingin ketinggalan Episode yang baru tayang.


Maaf Pak.... Bu...., makanannya sudah siap untuk disantap." ucap dua orang pelayan itu masuk ke ruang istirahat sambil membawa makanan pesanan Avena Aditama


Oh letakkan saja di atas meja, sebentar lagi kami akan makan." ucap Avena sambil beranjak dari tempat duduknya, mengingat perutnya sudah mulai keroncongan. Mas lebih baik sekarang kita makan deh, pasti Mas sudah lapar kan?" ucap Avena Aditama.


"Selamat datang Tuan!" sapa Royco Andalas sambil mengembangkan senyumnya kepada Markus. Markus hanya menganggukkan kepalanya dan memilih berjalan mendahului Royco Andalas


Bagaimana kondisi saat apa semuanya berjalan dengan lancar?sesuai dengan rencana?" tanya Markus sambil terus berjalan menuju parkiran mobil.


Semuanya berjalan dengan lancar, walau ada sedikit tantangan. Tetapi tuan Tenang saja semuanya sudah teratasi." sahut Royco Andalas sambil langsung membuka pintu mobil, agar Markus dapat dengan leluasa masuk ke dalam mobil. Kemudian Royco Andalas memutari mobil dan naik ke bangku

__ADS_1


kemudi.


Bagaimana kondisi Tuan Filma Orion saat ini apakah dia baik-baik saja? apa Sunco Anggraini masih mengganggu kehidupan Avena Aditama pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh Markus kepada Royco Andalas, yang selama ini ia rahasiakan dari setiap orang.


Hubungannya dengan keluarga tuan Firma Orion dan juga Avena Aditama. Tidak ada seorangpun yang mengetahui kalau Markus merupakan keponakan dari tuan Filma Orion sendiri, lelaki yang sempat mereka siksa akibat hasutan dari seorang wanita yang berhasil memuaskan hasrat Markus


****


Markus telah tiba di salah satu restoran ternama di kota Jakarta. Citra rasa makanan itu seperti dikenali oleh Hemart Markus. tetapi Markus sama sekali belum mengetahui siapa sebenarnya pemilik restoran tempat ia saat ini memanjakan lidahnya dengan berbagai macam menu makanan andalan restoran itu.


"permisi tuan ada yang bisa kami bantu tanya pelayan itu ketika Markus memanggil dirinya.


"Maaf Apa boleh saya mengetahui Siapa pemilik restoran ini tanya Markus kepada pelayat itu penuh dengan selidik.


"Memangnya ada apa ya Pak? Apa ada masalah? tanya pelayan itu sedikit khawatir kalau pelanggan yang datang saat itu tidak merasa nyaman menyantap menu makanan yang ada di restoran yang dikelola oleh apena Aditama sendiri.


"Tidak, tidak ada sama sekali. Hanya saja saya ingin bertemu dengan pemilik restoran ini. Karena Citra rasa andalan restoran ini pas di lidah Saya. ucap Markus kepada salah satu karyawan yang bekerja dengan setia melayani!k


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏


__ADS_2