Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB 74. MARKUS PENASARAN


__ADS_3

"Hummm..... mentang mentang sudah puas makan mangga di atas pohonnya, eh sekarang main tinggal saja." umpat Markus. Membuat Barco Atalariksa menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Markus dengan tatapan tajam. Seolah dirinya ingin menelan Markus hidup hidup.


"Apa?


"Ngomong apa kamu?"


"Jangan sampai membuat emosiku bangkit ya." pekik Barco Atalariksa.


" Emosi saja sana, sama monyet yang manjat pohon mangga dan makan mangga di atas pohonnya.


"Apa?


"Jadi kamu ngatain saya Monyet?


"Kalau Merasa!" hardik Markus membuat emosi Barco Atalariksa semakin memuncak. Barco Atalariksa langsung kembali menghampiri Markus dan menatapnya dengan tatapan permusuhan.


"Sekali lagi kamu katakan saya monyet, akan aku jahit tuh mulut kamu." Ancam Barco Atalariksa.


"Ih perempuan mulutnya seperti comberan." gerutu Markus.


"Mulut kamu yang comberan. Makanya diusia kamu yang sudah tua tak laku laku. Ya karna cakap kamu yang tak punya etika itu." pekik Barco Atalariksa.


Membuat Markus menatap Barco dengan tatapan tajam.


"Tau apa kamu tentang saya. Jangan pernah kamu sok tau dengan kehidupan saya." pekik Markus membuat nyali Barco Atalariksa menciut, melihat emosi Markus yang sudah semakin memuncaki.

__ADS_1


Avena Aditama dan Bimolie Wijaya hanya menggelengkan kepalanya. Melihat perdebatan Barco Atalariksa dengan Markus. Bahkan Avena Aditama ingin sekali Markus berjudul dengan Barco Atalariksa.


"Tidak perlu berdebat aku rasa kalian berjodoh buktinya setiap kalian bertemu, seperti kucing dan tikus. Biasanya kalau benci itu berbeda tipis dengan benar-benar. cinta." ucap Avena Aditama. Membuat Barco Atalariksa menatap sahabatnya, dengan tatapan tajam."Kamu ini bukannya mau belain saya, malah membela pria songong itu." ucap Barco Atalariksa kepada Avena Aditama.


Sepertinya kamu juga cocok menjadi kakak iparku jadilah kakak iparku atalariksa yang paling cantik ucap apena Aditama berniat membuat Barco atalariksa semakin kesal. avena jangan mulai deh, Kamu sudah tahu sahabat kamu ini lagi kesal malah Kamu nambah lagi ucap apena Aditama sembari menggerutu.


Lagian Siapa juga yang mau sama laki-laki yang mulutnya seperti comberan itu tidak memiliki etika sama sekali masa saya dikatakan monyet ucap Barco atalariksa merasa Dirinya dihina oleh Markus.


"Ada apa sih ribut-ribut seperti ini. lebih baik kita nikmati saja buah mangga yang kamu petik ini. Bibi sudah mengupas dan memotongnya, kan lebih asik makan bersama seperti ini." ucap Tuan Filma Orion kepada Barco Atalariksa dan juga Markus. Sembari mengembangkan senyumnya menatap Barco Atalariksa mengumpat Markus.


"Ya tuh!" Lebih baik makan bareng-bareng seperti ini daripada makan sendiri di atas pohonnya. Tanpa memikirkan orang lain yang tidak mampu memanjat pohon mangga itu." ucap Markus untuk menyindir Barco Atalariksa


Sekali lagi kamu menyindirku, aku akan benar-benar menjahit mulut kamu itu agar kamu bisa diam. Pekik Barco Atalariksa membuat Markus langsung diam tidak dapat mengeluarkan kata-kata lagi.


Padahal rencana Nyonya Hidayah dan Tuan Filma Orion benar-benar ingin menjodohkan Barco Atalariksa dengan Markus. Karena mereka sangat mengetahui kalau Barco Atalariksa merupakan wanita yang sangat baik dan juga mandiri.


Tetapi di sisi lain Tuan Filma Orion yang sudah mengetahui penyakit yang dialami keponakannya, Membuat dirinya mengurungkan niatnya untuk menjodohkan Barco Atalariksa dengan Markus saat ini sampai Markus benar-benar sembuh dari penyakit yang ia alami sekarang.


Tuan Filma Orion berharap penyakit yang dialami Markus saat ini cepat pulih. Agar niat baik Tuan Filma Orion dengan Nyonya Hidayah yang ingin menjodohkan Barco Atalariksa dan juga Markus terlaksana.


Sejujurnya Bimolie Wijaya tidak menyetujui rencana Nyonya Hidayah dan Tuan Filma Orion. Karena Bimolie Wijaya sangat Mengetahui pekerjaan yang digeluti oleh Markus selama ini, merupakan bisnis ilegal yang dilarang oleh pemerintah. Tetapi Bimolie memilih untuk diam. Dia tidak ingin lebih dalam mengikut campur urusan pribadi Markus dan juga Barco Atalariksa.


Yang ia inginkan hanya, yang terbaik untuk keluarga Orion. Ia juga ingin membahagiakan istrinya Avena Aditama dengan putranya baby Alvaro. Perubahan sikap Bimolie wijaya sudah semakin membuat hati Avena Aditama semakin menghangat.


Ia benar-benar bersyukur atas kejadian yang sudah berlalu, ternyata ada hikmahnya membuat Bimolie Wijaya menjadi semakin perhatian dan menyayangi keluarga kecilnya.

__ADS_1


Ada rasa kekhawatiran di hati Bimolie Wijaya saat ini. Ia khawatir Sunco Anggraini Tiba-tiba datang untuk menghancurkan rumah tangganya kembali. Tetapi Avena Aditama mengatakan kepada Bimolie Wijaya agar tidak larut dalam drama yang dilakukan Sunco Anggraini.


Beberapa hari kemudian, Tuan Filma Orion dan Markus pun berkonsultasi kepada dokter ahli di bidang penyakit yang dialami oleh Markus. Setelah mendapat jawaban dari hasil lab yang dianalisa oleh dokter ahli, mengatakan kalau penyakit yang dialami Markus saat ini, dapat disembuhkan asalkan ada kemauan.


Dokter ahli pun menganjurkan agar Markus melakukan terapi. Sampai Markus benar-benar dinyatakan sembuh oleh dokter. Markus berlangsung menyetujui anjuran dokter. Ia tidak peduli berapa uang yang harus ia keluarkan. Yang penting kelainan $3ks yang ia alami saat ini dapat disembuhkan oleh dokter.


Markus merasa lega karena dokter menyatakan kalau penyakit yang dialaminya saat ini dapat disembuhkan, dengan melakukan terapi sesuai dengan anjuran dokter. Ia bertekad ingin benar-benar sembuh agar ia dapat mengabulkan permintaan ibu kandungnya Nyonya Sasa Aliana.


Ia tidak ingin mengecewakan Nyonya Sasa Aliana. Walaupun dirinya merupakan Bos Besar geng mafia yang terkenal sadis. Tetapi orang yang paling ditakuti oleh Markus di dunia ini, hanyalah sang ibu kandung Nyonya Sasa Aliana. Yang merupakan wanita yang sangat ia hargai Dan hormati, sekaligus Cinta pertama Markus setelah lahir ke dunia ini.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Markus setelah kembali berkonsultasi dari dokter. wajah Markus sangat berbinar setelah menempatkan jawaban dari dokter.


"Kan sudah saya katakan kalau penyakit yang kamu alami dapat disembuhkan dengan cara terapi. Asalkan kamu benar-benar ingin sembuh dari penyakit kamu." ucap Tuan Filma Orion kepada Markus dibalas tangguhkan dari Markus


Sementara Barco Atalariksa yang sedang asyik melayani para pelanggan yang hadir di usaha kuliner milik Avena Aditama yang dikelola oleh Barco Atalariksa sendiri tampak sangat sibuk. Ia tidak memperhatikan Kalau tuan Filma Orion dan Markus tiba di restoran itu.


Ketika tuan Filma Orion masuk dan duduk ingin mencicipi menu makanan yang ada di restoran milik Avena Aditama, salah satu pelayan yang bertugas di sana langsung menghampiri Tuan Filma dan juga Markus. Tetapi ada raut kekecewaan di wajah Markus saat ini. Karena yang datang melayaninya bukanlah Barco Atalariksa wanita yang ingin Ia jahili .


"Kok bukan dia sih yang melayani di sini?." gumam Markus dalam hati sembari netranya menelisik seisi ruang restoran milik Avena Aditama. Entah mengapa Markus merasa penasaran dengan sosok Barco Atalariksa. Ia juga tidak mengetahui apa yang terjadi kepada dirinya, setelah ia bertemu dengan Barco Atalariksa.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2