Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB. 45 MANUSIA BODOH


__ADS_3

Rasa sakit hati Avena Aditama atas penghianatan Bimolie, memang tidak sebanding dengan hukuman yang diterima Bimolie saat ini. Apalagi setelah Avena Aditama menikah dengan Bimolie Wijaya, Ia sama sekali tidak melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang suami.


Justru bimoli Wijaya selalu menyakiti hati Avena Aditama dengan tingkah lakunya yang selalu bermain judi online dengan menghabiskan uang hasil jerih payah Avena sendiri.


Tetapi bagaimanapun Bimolie Wijaya tetap ayah kandung dari Putranya baby Alvaro, itu tidak bisa dia pungkiri. Membuat Avena Aditama sedikit dilema, dengan hukuman yang diberikan oleh pihak kepolisian kepada Bimolie. Apalagi pihak kepolisian tidak menemukan sosok Sunco Anggraini. Padahal yang seharusnya mendapat hukuman bukan hanya Bimolie Wijaya, Tetapi Sunco Anggraini.


Di tempat lain, Tuan Filma Orion yang mengetahui kalau menantunya Bimolie Wijaya sudah mendekam di penjara. Begitu terkejut akan apa yang dilakukan oleh Tuan Fortune Wijaya yang menjebloskan Putra kandungnya sendiri ke dalam tahanan.


Tuan Filma Orion menghampiri Avena Aditama untuk sekedar mengetahui benar tidaknya berita yang ia dapatkan dari Barco kalau Bimolie saat ini mendekam di penjara. Karena sebelumnya Barco Atalariksa sudah memberitahu Tuan Filma Orion kalau saat ini Bimolie sudah berada di dalam tahanan.


"Katakan yang sebenarnya apa benar saat ini Bimolie sudah berada di dalam tahanan?" tanya Tuan Filma Orion kepada Avena Aditama.


Avena Aditama langsung tertunduk, Ia tidak mampu menjawab pertanyaan Ayah kandungnya sendiri.


Ia merasa malu kepada tuan Filma orian dan nyonya Happy Soya, atas perlakuan suaminya terhadap Nyonya Hidayah dan juga baby Alvaro. Ia benar-benar tidak mampu berkata-kata. Karena sebelumnya Tuan Filma Orion tidak menyetujui pernikahan mereka.


Tetapi karena Avena Aditama meyakinkan Tuan Filma Orion dan nyonya Happy Sonya sehingga mereka menyetujui pernikahan keduanya. Tuan Filma Orion sangat menyayangi Avena Aditama. Sehingga ia tidak ingin menyakiti hati putrinya dengan memaksakan kehendaknya.


Tuan Filma Orion menyesali dirinya telah merestui hubungan keduanya. Sudah terlanjur saat ini, yang tuan Filma Orion pikirkan hanya kebahagiaan cucunya baby Alvaro.


sejujurnya Tuan Filma orian pun merasa sakit melihat kondisi rumah tangga putrinya sudah di ujung tanduk. Apalagi saat ini Bimolie Wijaya menjadi seorang narapidana. Tuan Filma Orion merasa tidak tega melihat kondisi putrinya saat ini.

__ADS_1


Hal itu membuat Tuan Filma Orion memohon kepada Avena Aditama, agar Avena Aditama kembali tinggal bersama mereka. Tetapi Avena Aditama meyakinkan Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah bahwa dirinya baik-baik saja saat ini.


Ia benar-benar tidak ingin membebani kedua orang tuanya dengan melimpahkan bebannya kepada kedua orang tuanya. Avena Aditama merasa bersyukur karena kondisi kesehatan Nyonya Hidayah sudah berangsur-angsur membaik.


Avena Aditama tetap tinggal bersama putranya baby Alvaro di rumah tempat yang selama ini mereka tempati bersama Bimolie Wijaya. Ia juga ingin sekali terus memantau perkembangan usaha kulinernya. Karena dengan menyibukkan dirinya di usaha kuliner miliknya, membuat Avena Aditama melupakan segala apa permasalahan yang terjadi di hubungan rumah tangganya dengan Bimolie.


Sementara di tempat lain Bimolie terlihat meratapi nasibnya. Ia benar-benar menyesali apa yang sudah ia lakukan selama ini terhadap Putra dan istrinya. Bimolie Wijaya berusaha memohon kepada Nyonya Happy Soya agar membebaskannya dari balik jeruji besi. Ketika Nyonya Happy soya mengunjungi Bimolie di tahanan, terlihat Bimolie sudah tampak tak terurus.


"Mom.... tolong bebaskan Bimolie dari sini. Bimolie tidak sanggup harus berjauhan dengan istri dan anak Bimolie mom." mohon Bimolie Wijaya kepada Nyonya Happy soya. tetapi Nyonya Happy soya sama sekali tidak bergeming. Ia datang mengunjungi putranya hanya untuk melihat keadaan putranya di sana dan sekedar memberikan makanan yang sudah ia bawa sebelumnya.


Karena nyonya Happy soya sangat mengetahui kalau Bimolie Wijaya tidak makan dengan teratur selama ini.


"Mami, tidak bisa membebaskanmu dari sini. Karena kesalahan yang kamu lakukan cukup fatal. Untung saja Nyonya Hidayah tidak menuntutmu. Kalau tidak, kamu pasti akan mendapat hukuman yang lebih dari ini." ucap Nyonya Happy soya kepada Bimolie Wijaya. Sementara Tuan Fortune Wijaya seolah tidak peduli akan putranya yang berada di sana. tugasnya hanya mengantar Nyonya Happy soya menjenguk Bimolie di ruang tahanan.


Sunco Anggraini yang sudah mengetahui kalau saat ini bimoli Wijaya sedang mendekam di penjara. Ia pun langsung tertawa ngakak."Dasar lelaki bodoh kamu pikir saya mau kepada lelaki kere seperti kamu."tawa Sunco Anggraini menggema di seisi ruang kamarnya.


Kamar yang terlihat mewah dan besar yang diberikan oleh sang Big bos fasilitas untuk Sunco Anggraini. Kehidupan Sunco Anggraini saat ini benar-benar mewah. Karena Markus sang Big boss mafia judi online dan juga bandar narkoba bertaraf internasional itu benar-benar memanjakan Sunco Anggraini dengan memberinya fasilitas mewah.


Apalagi Sunco Anggraini mampu melayani Markus sang Big bos sampai puas. Hal itu membuat Sunco Anggraini mendapatkan fasilitas seperti yang sudah diberitahu oleh Anton sebelumnya."Lebih baik aku tinggal di sini daripada hidup melarat bersama kamu Bimolie. Kamu pikir bisa hidup hanya karena cinta." gumam Sunco Anggraini di dalam hati.


Tiba-tiba Anton datang menghampiri Sunco Anggraini yang berada di dalam kamarnya.

__ADS_1


"Big bos memintamu menemuinya di ruang kerjanya." ucap Anton kepada Sunco Anggraini membuat Sunco Anggraini langsung mematikan puntung rokok yang sebelumnya ia hisab.


"Memangnya ada apa mengapa tiba-tiba Bos memanggilku lagi? apa ia menginginkan aku melayaninya lagi?" tanya tanya Sunco Anggraini kepada Anton. Anton hanya menaikkan bahunya, Ia sebenarnya tidak mengetahui apa maksud Markus memanggil Sunco Anggraini ke ruang kerjanya.


Setelah bersiap, Sunco Anggraini pergi menghampiri Markus di ruang kerjanya. Yang letaknya berada di lantai atas.


"Ada apa bosku sayang? Mengapa tiba-tiba memanggilku?" tanya Sunco Anggraini sambil memeluk sang Bos dengan pelukan mesra.


"Anton yang berada di ruang kerja Markus pun langsung diminta untuk keluar dari ruangannya, dan membiarkan Sunco Anggraini berdua bersama Markus.


"Buka pakaianmu!


"Apa kamu menginginkan aku melayanimu saat ini? tanya Sunco Anggraini kepada Markus


"Jangan banyak bertanya lakukan apa yang saya katakan."pekik Markus kepada Sunco Anggraini. Sunco Anggraini pun menuruti apa permintaan Markus.Ia tidak ingin membuat Markus kecewa. Bahkan jika ia menolak permintaan Markus maka tidak akan menutup kemungkinan kalau hidup sunco Anggraini akan diujung tanduk.


Karena ia sudah berani masuk ke dunia geng mafia group Markus yang terkenal kejam.


Sunco Anggraini melucuti pakaiannya sendiri. Ketika Sunco Anggraini hanya menggunakan bikini, Markus menghentikan Sunco Anggraini untuk tidak membuka seluruh pakaiannya.


lalu Markus memerintahkan seseorang untuk mendokumentasikan tubuh Sunco Anggraini. setelah tubuh Sunco Anggraini didokumentasikan oleh anak buah Markus, Markus memerintahkan anak buahnya untuk segera keluar dari ruangannya.

__ADS_1


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


__ADS_2