
Ketika Avena dan Barco dan juga beberapa karyawan yang bekerja di usaha kuliner milik Avena sedang sibuk melayani pelanggan, Bimolie tiba di sana. Tanpa mampir ke rumah terlebih dahulu. Bimolie meminta maaf kepada Avena Kalau Bimolie tidak dapat pulang malam itu. Karena ada pekerjaan yang harus ia kerjakan. Kebohongan kembali dilakukan oleh Bimolie Wijaya.
Avena hanya bisa terdiam ia tidak dapat berbicara banyak di sana mengingat para pelanggan masih banyak yang mengantri untuk mendapatkan menu makanan yang mereka sediakan di warung kuliner milik Avena Aditama.
"Nanti saja kita bicara di rumah, ada sesuatu hal yang ingin Avena bicarakan kepada Mas." ucap Avena sambil terus melayani para pelanggan setia di warung kuliner miliknya. Ada rasa penasaran di hati Bimolie Mengapa istrinya tidak menunjukkan rasa amarahnya ketika dirinya malam itu tidak pulang ke rumah.
Bimolie kwatir kalau saat ini Avena Aditama sudah mulai mengetahui hubungannya dengan Sunco Anggraini. Tetapi Bimolie Wijaya berusaha untuk mencari alasan jika suatu saat nanti Avena Aditama mengetahui hubungan gelapnya dengan Sunco Anggraini.
"Ada apa ya? kok Avena tidak terlihat marah kepadaku? Biasanya kalau aku tidak pulang dia pasti akan marah." gumam Bimolie dalam hati sambil memperhatikan mimik Avena Aditama saat melayani para pelanggan yang terlihat antri di sana.
Sore harinya, Avena memilih berpamitan pulang kepada Barco Atalariksa, karena dirinya sudah merasa kelelahan. Ia pun meminta tolong kepada Barco agar mengontrol para karyawan yang bekerja di warung kuliner milik Avena Aditama.
Avena pun kembali ke rumah tanpa harus menunggu suaminya. Avana meninggalkan Bimolie begitu saja tanpa ada niatan untuk mengajaknya pulang ke rumah atau berpamitan kepada Bimolie. Rasa kecewa di hati Avena yang sudah bertubi-tubi, sehingga dirinya malas untuk berdebat dengan Bimolie saat ini.
Apalagi saat ini Avena sedang hamil. Ia sebenarnya ingin memberitahu kepada Bimolie kalau dirinya saat ini sedang hamil benih cintanya dengan Bimolie Wijaya. Sehingga dirinya tidak ingin membuat masalah saat ini. Yang ia inginkan Bimolie merubah sikapnya terhadap Avena Aditama.
Di tempat lain, terlihat Tuan Fortune Wijaya ingin sekali berkunjung ke rumah Bimoli Wijaya dengan Avena Aditama. Mereka Berharap ada perubahan sikap Bimolie, setelah mengetahui kalau saat ini Avena Aditama sudah mengandung benih cinta mereka.
__ADS_1
Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya merasa beruntung memiliki menantu sebaiknya Avena Aditama. Sesungguhnya Tuan Fortune Wijaya dengan Nyonya Happy soya merasa kasihan kepada Avena Aditama, karena hanya Avena Aditama yang bekerja keras untuk menghidupi rumah tangganya, bersama Bimolie Wijaya Putra kandung Tuan Fortuna Wijaya dengan Nyonya Happy soya.
Sore itu, Tuan Fortune Wijaya dan nyonya happy berniat untuk menemui Avena Aditama ke tempat tinggal Avena bersama Bimolie. Tetapi Tuan Fortune Wijaya dan juga Nyonya Happy soya, mengingat apa yang dikatakan Bimolie kepada mereka. Bahwa Bimolie tidak ingin kedua orang tuanya terlalu ikut campur dengan urusan rumah tangganya dengan Avena Aditama.
Sehingga Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya mengurungkan niatnya menemui Avena. Padahal saat ini Avena Aditama membutuhkan seseorang untuk sekedar memberikan semangat buat Avena Aditama apalagi saat ini Avena Aditama sedang hamil buah cinta pernikahannya dengan Bimolie.
"Ada apa ini ya Allah mengapa perasaanku tidak enak. Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal di hati ini. Ada kebohongan Apa yang dilakukan suami hamba ya Allah?" doa Avena di dalam hati. Karena ia merasa saat ini Bimolie menutupi sesuatu darinya.
Setelah tiba di rumah Avena memilih untuk segera membersihkan diri. Ketika Avena Aditama sedang berada di kamar mandi, Bimolie pun tiba di rumah. Karena setelah kepergian Avena Aditama dari warung kuliner milik Avena, Bimolie menyusul Avena berniat untuk menghampiri Avena di rumah.
Bimolie mencari keberadaan Avena.Tetapi ia tidak melihatnya di rumah. Sayup-sayup Bimolie mendengar suara gemercik air dari kamar mandi. Itu pertanda Avena sedang melakukan ritual mandinya. sehingga Bimolie memilih untuk menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta. Tepatnya yang berada di ruang tamu ia. Berniat menunggu Avena Aditama selesai melakukan ritual mandinya.
Avena sama sekali tidak ada niatan untuk menghampiri Bimolie. Rasa kesal yang ia rasakan saat ini amat mendalam. Avena kesel di saat Avena membutuhkan Bimolie, Tetapi Bimolie tidak ada di rumah untuk menemani dirinya.
Untung saja Barco Atalariksa hari itu datang menghampiri Avena Aditama sehingga Barco dapat membantu Avana. membawanya ke rumah sakit dan memeriksakan kondisi kesehatan Avena saat itu. Yang ternyata Avena dinyatakan hamil oleh dokter kandungan.
Setelah menunggu beberapa lama Bimolie pun masuk ke kamar untuk menghampiri Avena. Sementara Avena sudah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Avena sebenarnya mengetahui kalau saat itu Bimolie masuk ke kamar.
__ADS_1
Tetapi ia memilih untuk pura-pura tidak mendengar kalau Bimolie sudah masuk ke kamar. Ia tidak ingin berdebat dengan suaminya. Sejujurnya untuk saat ini Avena menginginkan perhatian lebih dari Bimolie.
Tetapi sepertinya Bimolie tidak ada niatan untuk bertanya kondisi Avena saat ini sehingga Avena merasa kecewa kepada suaminya. Bimolie ikut membaringkan tubuhnya di samping Avena Aditama. Ia pun memberanikan diri untuk memeluk Avena walaupun Avena saat itu membelakangi dirinya.
Bimolie meminta maaf kepada Avena. Aditama berharap Avena mau memaafkan dirinya. Avena Aditama hanya diam dan tidak menjawab sama sekali. Air bening mengalir deras begitu saja di wajah cantiknya. Ia seolah diabaikan oleh Bimolie Wijaya.
Karena Bimolie Wijaya sudah lebih mementingkan Sunco Anggraini dan judi online yang ia geluti selama ini. Tetapi untuk saat ini Avena Aditama belum mengetahui kalau Bimolie kembali menjalin hubungan dengan wanita yang ada di masa lalunya.
Yang membuat Avena Aditama kecewa, saat dirinya memerlukan seseorang ada di sampingnya, Bimolie Wijaya tidak ada di rumah. Ketika Bimolie Wijaya berusaha meminta maaf kepada Avena Aditama, akhirnya Avena Aditama pun membalikkan tubuhnya dan menatap suaminya dengan tatapan penuh tanya.
Avena pun akhirnya buka bicara dan mengatakan kekecewaannya kepada Bimolie Wijaya. Ia juga memberitahu kepada Bimolie kalau saat ini dia sedang hamil buah cinta pernikahan mereka. Bimolie sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan Avena kepadanya bahwa saat ini Avena sedang hamil.
Ia merasa bahagia mendengar kabar kehamilan Avena Aditama. Itu berarti ada keuntungan tersendiri baginya. Avena Aditama tidak akan mudah meninggalkan dirinya. Walaupun ia selalu berbuat kesalahan
Ia mengembangkan senyumnya dan memeluk istrinya.
Bimolie begitu bahagia mendengar kehamilan Avena Aditama. Tetapi kebahagiaan itu bukan berarti ia menginginkan seorang anak dari Avena Aditama, yang ia inginkan anak itu akan menjadi pengikat bagi mereka. Agar Avena Aditama tidak mudah meninggalkan Bimolie begitu saja, jika suatu saat hubungan gelap Bimolie dan Sunco Anggraini diketahui oleh Avena
__ADS_1
Bersambung..
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏