
Tetapi Avena Aditama langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Berharap yang menghubungi dirinya memberikan kabar baik untuknya.
"Hello, selamat malam!" sapa Avena dengan suara paraunya.
"Kamu ingin bertemu dengan Tuan Filma Orion datang saja kerumah sakit Pelita Husada di ruang VVIP ." ucap seseorang yang menghubungi nomor ponsel Avena Aditama.
Kemudian langsung mematikan sambungan telepon selulernya dengan sepihak.
Membuat Avena Aditama bingung siapa yang menghubunginya malam itu. Tetapi saat ini Avena Aditama tidak ingin ambil pusing. Ia memilih langsung pergi ke rumah sakit pelita Husada sesuai dengan informasi yang ia dapatkan dari si penelpon misterius.
Kita harus segera pergi ke rumah sakit pelita Husada, ada seseorang yang memberitahuku Kalau papa berada di rumah sakit pelita Husada di ruang VIP.
"Memangnya siapa yang memberitahu kamu sayang tanya bimoli kepada apena Aditama.
Avena Aditama menggelengkan kepalanya pertanda dirinya tidak mengetahui siapa yang menghubungi dirinya. Tetapi Apapun yang terjadi Bimolie Wijaya dan Avena Aditama tetap pergi ke rumah sakit pelita Husada. untuk mencari tahu benar tidaknya tuan Filma Orion berada di rumah sakit itu. Sesuai dengan apa yang diberitahu oleh penelpon misterius itu.
Avena Aditama menghubungi nomor ponsel Nyonya nyonya Happy soya agar membantu nyonya Hidayah menjaga Putra mereka baby Alvaro. Karena Avena Aditama khawatir Nyonya Hidayah tidak sanggup menjaga baby Alvaro. Sebelum mereka kembali dari rumah sakit seperti yang diinformasikan oleh penelpon misterius itu.
Setelah memastikan Nyonya Happy soya dan nyonya Hidayah berada bersama Putra mereka baby Neptunus. Bimolie dan Avena pun Berlalu menuju Rumah Sakit pelita. Ketika mereka tiba di sana, Avena Aditama menanyakan pasien atas nama Tuan Filma Orion dan letaknya di ruang VVIP seperti yang diinformasikan oleh Markus.
Bimolie Avena Aditama tiba di ruangan yang sudah diberitahu oleh seorang resepsionis kepada Avena Aditama. Kemudian alangkah terkejutnya Avena Aditama melihat ayah kandungnya Tuan Filma Orion berbaring lemah di atas Branker yang disediakan oleh pihak rumah sakit di lengkapi dengan alat alat medis di tubuh Tuan Filma Orion.
Avena Aditama menangis terus menatap wajah Ayah kandungnya yang belum sadarkan diri. Hal itu membuat Avena Aditama semakin Kwatir kepada Tuan Filma Orion. Pihak rumah sakit berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada tuan Filma Orion.
Tetapi ia pun bersyukur, setidaknya Avena Aditama sudah bertemu dengan Tuan Filma Orion.Entah siapa yang menghubunginya Avena tidak mempermasalahkannya. Yang Ia inginkan saat ini hanya kesembuhan Tuan Filma Orion. Agar dapat berkumpul kembali bersama keluarga.
__ADS_1
"Pa...., cepat sembuh, Avena tidak ingin terjadi sesuatu kepada Papa. Apa yang terjadi? mengapa sampai seperti ini pa? tangis Avena Aditama sambil terus menangis sesunggukan.
"Sudah sayang, Jangan menangis. Lebih baik kita berdoa kepada Allah, semoga papa cepat sembuh." ucap Bimolie kepada Avena Aditama berniat untuk menenangkan Avena Aditama.
Tiba tiba Tim dokter masuk keruangan ruang rawat inap Tuan Filma Orion. Disana sudah terlihat Bimolie dan Avena Aditama membuat tim dokter merasa heran.
"Maaf kalian keluarga korban?" tanya Dokter kepada Bimolie.
"Ya dokter, saya anaknya." sahut Bimolie
"Apa yang terjadi kepada Ayah saya, sehingga belum sadarkan diri sampai sekarang?" Tanya Bimolie
"Tuan Filma Orion mengalami trauma atas apa yang dialaminya sebelumya. Di samping benturan di kepala yang membuatnya, memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Tapi siapa yang membawa ayah saya kerumah sakit ini dokter. Dan sepertinya Ayah saya di tempatkan di VVIP. Apa dokter mengetahui siapa yang membantu ayah saya? pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh Bimolie kepada dokter yang bertugas menangani Tuan Filma Orion.
"Kenapa bisa seperti itu dokter? sementara Ayah kami ini sepertinya mendapatkan penganiayaan dari seseorang. Dan seseorang itu kami ketahui siapa. Sebelumnya yang menganiaya Ayah kami sudah menghubungi kami.
Tetapi ketika kami mencari keberadaan ayah kami di sana, kami sudah tidak menemukannya." lebih baik dokter berterus terang kepada kami. Karena ini sudah menjadi tugas pihak kepolisian untuk mengusut penculikan ini." ucap Bimolie kepada dokter yang bertugas menangani Tuan Filma Orion.
Maaf tuan Saya, tidak bisa memberitahunya karena pihak rumah sakit sudah berjanji kepada orang yang menghantarkan Tuan Filma Orion ke rumah sakit ini. Untuk tidak memberitahu siapa yang membantunya membawa ke rumah sakit ini.
Tetapi kalau pihak kepolisian menyelidiki dan memerlukan surat izin dari kami. Kami bersedia memberikannya, Tetapi kalau untuk siapa yang mendanai pengobatan Tuan Filma Orion selama berada di rumah sakit ini, bukan wewenang kami untuk memberitahunya.
Biarkan orang yang bersangkutan langsung berbicara kepada anda." ucap dokter itu kepada Bimolie membuat Bimolie semakin bingung akan apa yang terjadi kepada tuan Filma Orion.
__ADS_1
Padahal yang ia tahu yang menculik Tuan Filma Orion adalah Sunco Anggraini dan dibantu oleh anak buah Markus. Yang menjadi pertanyaan kepada Bimolie Siapa yang menghubungi istrinya Avena Aditama dan memberitahu kalau Ayah mertuanya dirawat di rumah sakit pelita Husada?
"Apa ada seseorang yang berusaha menyelamatkan Tuan Filma Orion dari genggaman Markus? atau seseorang itu takut Markus mengetahui dirinya menyelamatkan Tuan Filma Orion? sehingga dirinya menyembunyikan identitas nya sendiri?
Pertanyaan-pertanyaan timbul di hati Bimoli. ia ingin sekali mencari tahu siapa sosok yang menjadi dewa penolong Tuan Filma Orion.
"Siapapun yang membantu Ayah Tuan Filma orion Semoga dia tetap sehat dan dilimpahkan rezeki." doa Bimolie dalam hati.
Mereka benar-benar belum mengetahui kalau yang membantu pengobatan Tuan Filma Orion merupakan Hemart Markus keponakan Tuan Filma Orion sendiri. Yang sebenarnya keberadaan Markus selama ini tidak diketahui Tuan Filma Orion.
Markus sendiri tidak mengetahui kalau orang yang dianiayanya atas permintaan dari Sunco Anggraini merupakan adik kandung ayahnya sendiri. Hal itu yang membuat Markus langsung berusaha menyelamatkan Tuan Filma Orion setelah dirinya menyelidiki siapa sosok Tuan Filma Orion.
Bahkan Markus ingin membuat Sunco Anggraini menjadi budak nafsunya selamanya. karena Sunco Anggraini sendiri lah yang membuat Markus menyakiti omnya sendiri. Apalagi ternyata yang disakiti Sunco Anggraini selama ini,merupakan adik sepupu Markus. Membuat rasa benci Markus kepada Sunco Anggraini semakin menjadi.
Markus tidak akan melepaskan Sunco Anggraini dengan mudah setelah apa yang sudah ia lakukan terhadap Avena Aditama, adik sepupunya sendiri dan juga tuan Filma Orion om nya sendiri
"Sudahlah mas siapapun orang yang membantu papa, yang penting kita sudah mengetahui papa berada di mana. Kita berdoa saja semoga dewa penolong Papa suatu saat nanti kita dapat bertemu dengan dewa penolong papa." ucap Avena Aditama kepada Bimolie Wijaya.
Avena Aditama melupakan sejenak permasalahan rumah tangganya terhadap Bimolie Wijaya. Ia ingin menyelesaikan masalah yang dihadapi Tuan Filma Orion terlebih dahulu. Tetapi Bimolie Wijaya berharap Avena Aditama menarik gugatan perceraiannya karena dirinya tidak ingin berpisah dengan Avena Aditama.
Sejujurnya sulit bagi Avena Aditama menerima penghianatan Bimolie selama ini. Tetapi Avena Aditama juga tidak bisa egois. karena sosok baby Alvaro pasti butuh kasih sayang dari ayah kandungnya sendiri.
Walaupun selama ini Bimolie Wijaya tidak melakukan itu kepada putranya baby Alvaro. tetapi Bimolie Wijaya sudah berjanji di dalam hati kalau dirinya akan berubah demi Avena dan juga baby Alvaro.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏