Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB 22. KALAH LAGI


__ADS_3

Saya benar-benar mengetahui segala tindak-tanduk kalian berdua. Kamu jangan pikir saya orang bodoh, saya sudah tugas kan orang orang saya untuk memantau kalian berdua di setiap sudut mana pun. Saya memiliki mata-mata. Jadi ingat jangan kamu sampai menyesal kelak nanti." ujar Tuan Fortune Wijaya. Sunco Anggraini sangat emosi mendengar apa yang dikatakan oleh Tuan Fortune Wijaya.


"Saya tidak pernah menggoda putar anda, jadi lebih baik anda tanya saja sendiri putra anda, siapa yang selalu menemui saya." ucap Sunco Anggraini kepada Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya. Tuan Fortune Wijaya menggelengkan kepalanya Ia tidak percaya begitu saja apa yang dikatakan Sunco Anggraini kepada mereka.


Karena tidak ada ujung pembicaraan antara Tuan Fortune Wijaya dengan Sunco Anggraini, Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya memilih meninggalkan Sunco Anggraini begitu saja di rumah tempat tinggal Sunco Anggraini.


Sungguh bebal wanita itu, saya tidak menyangka ada wanita seperti itu. Saya yakin dan percaya suatu saat nanti dia akan merasakan apa yang Avena rasakan saat ini." ucap nyonya Happy soya. Tapi kita tidak boleh menyalahkan Sunco Anggraini dengan sepihak.


Karena tidak akan terjadi perselingkuhan, jika Putra kita tidak merespon walaupun Sunco Anggraini menghubungi atau menggodanya. Sudah pasti Putra kita sendiri yang paling bersalah di sini." ucap Tuan Fortune Wijaya kepada Nyonya Happy soya.


Tuan Fortuna jaya berniat untuk menemui Bimolie saat itu juga Tetapi Nyonya Happy soya melarangnya. Ia takut Avena akan mengetahui kalau Bimolie masih menjalin hubungan dengan wanita lain. Padahal Bimolie sudah berjanji kepada tuan Filma Orion dan juga Nyonya Hidayah, kalau Bimolie tidak akan melakukan kesalahan yang sama seperti yang ia lakukan sebelumnya


"Jujur Papi tidak tahu harus berkata apa jika Tuan Filma orian dan nyonya Happy soya mengetahui kelakuan Putra kita. Papi tidak ingin hubungan rumah tangga Bimolie dengan Avena Aditama hancur berantakan karena ulah Putra kita sendiri.


Avena Aditama wanita yang baik hati dan Ulet Ia juga bekerja keras.Tetapi Bimolie memanfaatkan Avena begitu saja. Papi tidak bisa terima itu." ucap Tuan Fortune Wijaya kepada Nyonya Happy soya.


Di tempat lain terlihat Avena Aditama sedang sibuk mengurus baby Alvaro.Dan memantau perkembangan warung kulinernya. Ia begitu bahagia melihat senyum manis Putra pertamanya. Bimolie datang menghampiri baby Alvaro yang sedang baru selesai dimandikan oleh Avena Aditama.


Sikap manis Bimolie Wijaya saat berada bersama Avena Aditama, membuat Avena Aditama tidak merasa curiga lagi kepada Bimolie kalau Bimolie masih menjalin hubungan dengan wanita lain.


Setelah bertegur sapa dengan Avena Aditama malam itu Bimolie berpamitan untuk sekedar pergi ke warung tongkrongan yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka. Ia mengatakan untuk sekedar silaturahmi kepada tetangga-tetangga yang ada di dekat rumah mereka.


Avena tidak mempermasalahkan hal itu. Jika benar Bimolie ingin bergaul dengan orang-orang yang ada di kawasan lokasi tempat mereka tinggal. Bimolie pun tiba di salah satu warung yang biasanya tempat tongkrongan orang-orang anak muda dan juga para pria untuk menghibur diri di sana.

__ADS_1


Tetapi Avena Aditama tidak mengetahui kalau di warung itu, ternyata banyak para lelaki yang melakukan transaksi judi online dan juga game online yang lagi semarak zaman sekarang. Tidak hanya lelaki Tetapi wanita juga banyak bertransaksi game online di warung yang lokasinya tidak jauh dari kediaman Avena Aditama.


Terlihat Bimolie sangat antusias bermain judi online yang selama ini ia geluti. Bahkan tidak sedikit di antara para lelaki yang senang berjudi online, tertawa ngakak jika mereka memenangkan permainan yang ada. Tetapi jika mereka kalah banyak diantara mereka bersumpah serapah atau menggerutu saat game online atau judi online yang membuat mereka benar-benar kalah .


Segala uang milik mereka sudah habis untuk dipertaruhkan. Terlihat Bimolie Wijaya sangat kecewa malam itu. Karena dirinya benar-benar menghabiskan uangnya untuk berjudi online."Sialan gue kalah lagi." gerutu Bimolie kepada salah satu rekannya yang ada di warung itu.


" iya gue juga dari tadi tidak ada menangnya, dasar permainan macam apa ini, Kurang ajar umpatan demi umpatan keluar dari mulut para pemain judi online dan game online yang ada di warung tongkrongan itu.


Banyak diantara mereka yang mengeluh dan ada juga yang tertawa ngakak ketika mereka memenangkan permainan mereka.


Sungguh pekerjaan yang tidak patut dicontoh. Karena itu memang benar-benar menghancurkan generasi muda yang ada sekarang. Ponsel canggih yang mereka gunakan bukan dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Melainkan mereka gunakan untuk melakukan sesuatu hal yang berbuat negatif.


Tiba-tiba suara deringan ponsel milik Bimolie terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya kalau yang menghubungi dirinya merupakan Sunco Anggraini. pikirannya yang sangat kacau, karena Bimolie kalah berjudi online. Membuat Bimolie sedikit Ketus menjawab sambungan telepon seluler Sunco Anggraini.


"Ada apa lagi telepon-telepon malam-malam begini? kamu tidak tahu apa, Saya lagi sibuk sekarang." bentak Bimolie Wijaya di dalam sambungan telepon selulernya kepada Sunco Anggraini.


"Ada apa katakan jika ada sesuatu yang penting maka bicarakan kepadaku." ujar Bimolie Wijaya dengan nada tetap Ketus.


"Orang tuamu datang menghampiriku kemari dan memintaku untuk menjauhimu. Bahkan kedua orang tuamu juga mengancamku jika kita kembali menjalin hubungan. Maka mereka tidak akan segan-segan untuk menyakitiku." ucap Sunco Anggraini mengadu kepada Bimolie Wijaya tentang kedatangan Tuan Fortune Wijaya dengan Nyonya Happy soya.


Hal itu memancing kemarahan Bimolie Wijaya. Ia pun emosi mendengar apa yang dikatakan Sunco Anggraini bahwa kedua orang tuanya datang menghampiri Sunco Anggraini untuk memisahkan keduanya.


"Dasar orang tua!" selalu saja ikut campur urusan anaknya.Memangnya aku masih kecil apa!" gerutu Bimolie Wijaya sembari langsung bangkit dari tempat duduknya. Ia ingin langsung menemui kedua orang tuanya malam itu.

__ADS_1


Tetapi Deringan ponsel miliknya pun kembali berdering ia mengira kalau Sunco Anggraini yang menghubungi dirinya.


"Ada apa lagi kamu menghubungiku aku sibuk nih." ucap Bimolie Wijaya kepada Avena Aditama. Karena ia mengira kalau saat ini Sunco Anggraini yang menghubungi dirinya.


"Memangnya Sejak kapan Avena merepotkanmu Mas? tanya Avena Aditama dengan suara yang lembut membuat Bimolie wijaya langsung terdiam menatap layar ponselnya.


"Maaf sayang bukan kamu maksud Mas, ada seseorang di warung ini, yang selalu mengganggu ketenangan mas." ucap Bimolie meyakinkan kepada Avena kalau saat itu ia tidak berniat berbicara kasar kepada Avena Aditama.


Kalau begitu Mas lebih baik pulang deh daripada harus menguras emosi di sana." ujar Avena Aditama dengan selembut mungkin. Setelah Avena Aditama memastikan kalau Alvaro sudah tertidur pulas, Ia pun memilih menunggu suaminya duduk di ruang tamu sambil menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta.



visual Bimolie



Visual Avena Aditama



Visual Sunco Anggraini


Bimolie Wijaya langsung pulang ke rumah ketika Avena Aditama yang meminta dirinya agar segera kembali. Ia tidak ingin membuat Avena Aditama curiga akan apa yang dilakukannya di warung. Sehingga Bimolie Wijaya memilih untuk segera kembali ke rumah.

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2