
"Lihat tuh sayang!" Putra kita saja tidak terima kalau kamu memukul mas. Apalagi membenci Mas." ucap Bimolie Wijaya sambil terkekeh dan memberikan kecupan di wajah tampan putranya. Ia begitu gemes sepertinya putranya sangat membelanya kali ini.
Melihat interaksi antara Bimolie Wijaya dengan putranya baby Alvaro, yang tampak bahagia membuat Avena Aditama merasa bahagia.
"Ya Allah betapa berdosanya aku jika aku salah mengambil keputusan berpisah dengan mas Bimolie. Itu artinya Putraku kurang mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah nantinya." gumam Avena Aditama dalam hati sambil memperhatikan baby Alvaro dan juga Bimolie Wijaya yang masih setia bermain sambil jalan ke arah ruang makan.
Karena sebelumnya Bi Narsih sudah meminta kepada Avena Aditama dan juga Bimolie Wijaya agar mereka segera sarapan pagi mengingat jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi.
Kenapa menatapku seperti itu sayang? Apa ada yang salah di penampilanku? tanya Bimolie Wijaya kepada Avena Aditama. Avena Aditama menggelengkan kepalanya. Pertanda tidak ada yang salah di penampilan yang aneh di tubuh Bimolie. Kalau tidak ada yang aneh Mengapa kamu menatapku seperti itu sayang? Bimolie Wijaya kembali bertanya kepada Avena Aditama.
Sudah tidak perlu dibahas. Lebih baik kita langsung sarapan perutku sudah mulai keroncongan." ucap Avena Aditama sembari mengelus perutnya yang sudah terasa lapar.
Baby Alvaro tampak begitu menggemaskan ketika Bimolie wijaya mencoba menyuapi Baby Alvaro dengan memakan sayuran yang sudah dihidangkan oleh Bi Narsih.
Alangkah bahagianya hati Bimolie ketika putranya baby Alvaro menerima suapannya. padahal belum sepantasnya baby Alvaro memakan seperti makanan orang dewasa.
Tetapi bocah itu ingin sekali meminta makanan yang disantap oleh Bimolie Wijaya saat itu. Bimolie Wijaya tidak sanggup untuk menolak permintaan putranya.
Ketika Bimolie Wijaya mencoba memberikan makanan yang ada di piringnya kepada baby Alvaro, tampak baby Alvaro sudah mulai mengunyah makanan yang ada di mulutnya. Walaupun giginya belum tumbuh secara keseluruhan.
Ia mencoba untuk mengunyah makanan itu dengan menggunakan gigi seandainya. melihat itu semua, Avena Aditama langsung tertawa cengengesan menatap suaminya berinteraksi dengan putranya baby Alvaro.
Ada kebahagiaan tersendiri di hati Avena Aditama ketika dirinya melihat kedekatan antara baby Alvaro dengan Bimolie Wijaya saat ini.
__ADS_1
"Mas sepertinya Putra kita menyukai sayurnya." Pekik Avena Aditama ketika dirinya melihat putranya sedang berusaha mengunyah sayuran yang diberikan oleh Bimolie kepadanya.
"Ia sayang, lihat tuh, putra kita berusaha memakan sayurnya." sahut Bimolie sambil menatap Baby Alvaro dengan tatapan penuh kasih sayang.
"Ya Allah!" Sungguh Aku menyesali apa yang telah aku perbuat terhadap kedua orang yang aku sayangi. Saat ini aku hanya menginginkan keutuhan Rumah tanggaku agar aku hidup bahagia bersama istri dan Putraku.
Semoga kelak aku dapat membahagiakan mereka berdua." gumam Bimolie di dalam hati sambil terus menyantap makanan yang ada di hadapannya. Sesekali Ia pun kembali mengeluarkan sayuran dan makanan kepada putranya baby Alvaro.
Sarapan pagi telah usai. Terlihat wajah baby Alvaro belepotan akibat ikut memakan sarapan pagi ala orang dewasa. Tetapi itu juga yang membuat Avena Aditama merasa bahagia saat ini. Ketika melihat orang yang ia sayangi Tampak bahagia.
Di tempat lain tampak Tuan Fortune Wijaya datang menghampiri Tuan Filma Orion ke rumah sakit tempat Tuan Filma Orion dirawat. Pertanyaan demi pertanyaan pun dilontarkan oleh Tuan Fortuna jaya kepada Tuan Filma Orion untuk mencari tahu siapa dalang di balik penganiayaan Tuan Filma Orion beberapa hari yang lalu.
"Siapa yang melakukan ini semua tuan? Tanya Tuan Fortune Wijaya kepada tuan Filma Orion Padahal saat itu Tuan Filma Orion baru sadar.
"Sayang aku dimana? pertanyaan itu yang pertama keluar dari mulut Tuan Filma Orion kepada istrinya. Karena Dirinya belum mengetahui kalau saat ini Tuan Filma Orion sedang dirawat di rumah sakit, akibat penganiayaan yang dialaminya oleh anak buah Markus dengan perintah Markus.
Karena Markus belum mengetahui hubungannya, dengan Tuan Filma Orion. Apalagi saat itu, Sunco Anggraini yang meminta kepada Markus untuk melampiaskan dendamnya kepada seseorang. Padahal Markus belum mengetahui mengapa Sunco Anggraini. merasa dendam kepada Tuan Filma Orion dan juga Avena Aditama.
Tuhan Fortune Wijaya langsung terdiam. karena ia sebelumnya tidak tahu kalau Tuan Filma Orion baru sadar. Saat itu ketika Tuan Fortune Wijaya datang mengunjungi Tuan Filma Orion.
"Kamu sedang dirumah sakit mas." sahut Nyonya Hidayah.
"Putri dan cucu kita dimana?" Tuan Filma Orion kembali bertanya kepada istrinya.
__ADS_1
"Putri dan cucu kita baru pulang kerumah, setalah menemukan dan memastikan, kalau mas sudah mendapatkan perawatan yang intensif di rumah sakit ini." sahut nyonya Hidayah menjawab pertanyaan Tuan Filma Orion.
"Terus siapa yang menolong dan membawa aku kerumah sakit ini sayang? pertanyaan kembali di layangkan oleh Tuan Filma Orion kepada istrinya karena ia baru menyadari sebelum ia berada di rumah sakit tuan Filma Orion mendapatkan penganiayaan dari sangku Anggraini dan juga anak buah Markus.
Tetapi Tuan Filma Orion belum mengetahui sosok Markus sebenarnya. Membuat dirinya bingung Mengapa saat ini Tuan Filma Orion dapat berada di rumah sakit dan bertemu dengan istrinya dan juga besannya saat ini.
"Aku juga tidak tahu Mas. Siapa yang membawamu ke rumah sakit. Tetapi ada seseorang yang menghubungi nomor ponsel Putri kita kalau kamu sudah dirawat secara intensif di rumah sakit ini.
Sehingga tadi malam juga Avena Aditama dengan menantu kita datang ke rumah sakit ini untuk mencari tahu kebenarannya. Yang ternyata Mas benar-benar ada di rumah sakit ini.
Sebelumnya aku sangat mengkhawatirkanmu mas dan kami sudah mencari tahu ke mana keberadaan mas. Tetapi kami tak kunjung menemukan mas
Sehingga Bimolie Wijaya meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk mencari keberadaan mas.
Tetapi hasilnya nihil. Sampai suatu ketika Sunco yang merupakan wanita iblis yang ingin merusak keutuhan rumah tangga Putri kita menghubungi nomor ponsel Bimolie Wijaya dan mengatakan kalau dirinya akan menghancurkan kehidupan kita dan juga kehidupan rumah tangga Putri kita.
Hal itu yang membuat Mami bingung. Mengapa Sunco Anggraini begitu dendam kepada kita. Tetapi sebelumnya ia mengatakan kalau ia dendam kepada keluarga kita . Karena kesalahan mas yang sudah berpuluh tahun yang lalu menghancurkan kehidupan ibu kandung Sunco Anggraini.
Membuat Tuan Filma Orion merasa bingung mendengar jawaban istrinya. Ia benar-benar tidak mengetahui maksud Sunco Anggraini mengatakan dirinya, menghancurkan kehidupan ibu kandung Sunco Anggraini dan juga Sunco Anggraini. Tuan Filma Orion tidak mengetahui kalau Sunco Anggraini merupakan putri dari nyonya Rose brand.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏