Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.90 COME BACK AGAIN


__ADS_3

Oh jadi kamu kakak sepupu Avena Aditama sahabat Barco Atalariksa?" tanya lelaki paruh baya itu, kepada Markus. Markus mengembangkan senyumnya. lalu menganggukkan kepalanya. Pertanda apa yang dikatakan oleh lelaki paruh baya itu benar adanya.


"Mari kita mampir dulu ke rumah," tawar Ayah Barco Atalariksa kepada Markus.


" Lain kali saja pak, Ini sudah malam tidak enak bertamu malam-malam seperti ini." ucap Markus menolak secara halus tawaran lelaki paruh baya itu kepada Markus.


lalu Markus memberikan salam kepada Barco Atalariksa dan lelaki paruh baya itu berniat kembali ke rumah utama keluarga karena Filma Orion. Karna Tuan Filma Orion pasti mencari keberadaannya Saat ini.


Apalagi setelah Avena dan Bimolie Wijaya mengirimkannya beberapa pesan Whatsapp. yang menanyakan keberadaan mereka saat itu. Begitu juga dari tuan Filma Orion. sehingga ia memilih kembali ke sana.


di lain tempat Sunco Anggraini terlihat kewalahan untuk mencari pemasukan pundi-pundi rupiah. Yang biasa ia dapatkan dari Markus. Kini sudah tidak ada lagi. keuangan Sunco Anggraini saat ini sudah semakin menipis. Bahkan untuk membayar kamar kos yang baru ia sewa juga harus menunggak.


Berulang kali Sunco Anggraini ingin mencari pekerjaan. Tetapi tak satu pun perusahaan yang menerimanya bekerja. Apalagi setelah berita viral Beberapa bulan yang lalu membuat dirinya enggan diterima di perusahaan manapun untuk bekerja.


Terbersit di hati Sunco Anggraini untuk menghubungi nomor ponsel milik Bimolie Wijaya. Ia ,pun kembali menghubunginya. Tetapi ketika Sunco Anggraini menghubungi nomor ponsel milik Bimolie Wijaya. Tetapi tak kunjung tersambung karena nomor ponsel milik Bimolie Wijaya sudah diganti.


"Apa yang harus aku lakukan saat ini? semua perusahaan menolakku bekerja di sana!" gumam Sunco Anggraini.


Malam hari telah tiba. Jalan satu-satunya saat ini, untuk mendapatkan uang Sunco Anggraini harus terjun ke lapangan dunia hitam. Seperti yang biasa ia lakukan ketika sebelum bersama Markus.


Ia menghubungi salah satu mucikari yang sering mencarikan tamu untuknya. Agar mucikari itu memberikan tamu kepada Sunco Anggraini. Berharap dengan cara seperti itu Sunco Anggraini dapat bertahan hidup.


Ketika Sunco Anggraini mendapat sambungan telepon seluler dari sang mucikari, yang meminta dirinya agar datang ke sebuah hotel yang sudah dijanjikan kepada tamu. Ada rona kebahagiaan di hati Sunco Anggraini. Itu artinya sunco Anggraini akan mendapatkan bayaran dan akhirnya memiliki uang.

__ADS_1


"Untung aku masih menyimpan nomor ponsel mucikari itu. Sekarang aku sudah mendapatkan uang lagi. Sunco Anggraini membatin. Kemudian Ia pun bergegas mempersiapkan dirinya untuk melakoni aktingnya seperti wanita murahan lainnya. Tubuh Sunco Anggraini yang begitu seksi membuat setiap kaum Adam terpesona melihatnya.


Setelah Sunco Anggraini tiba di hotel yang sudah dijanjikan sang mucikari. Ia mencari seseorang di sana. Netranya menelisik areal parkiran Hotel. Tetapi belum ada sepertinya yang mencarinya di sana."Mana Tamu yang sudah dijanjikan tante Meri? Kok belum kelihatan? Sunco Anggraini menelisik sambil terus menelusuri areal parkiran hotel.


Tiba-tiba seseorang datang menghampirinya. Yang belum ia kenali sama sekali. " Maaf apa Anda yang bernama Nona Sunco Anggraini? tanya lelaki itu kepada Sunco Anggraini.


"Ya, anda siapa?" Sunco Anggraini kembali bertanya kepada pria itu.


"Saya Alex, anak buah dari Tuan Tropical, sepertinya Anda, yang dicari oleh Bos saya." ucap Alex kepada Sunco Anggraini. Netranya menatap Sunco Anggraini dari ujung kaki hingga ujung rambut. Membuat Sunco Anggraini merasa tidak nyaman.


"Selera Bos lumayan juga. Dia sudah tua dan bau tanah, eh seleranya daun muda seperti ini cocoknya sih buat gua." gumam Alex bermonolog sendiri. "Ikut saya Nona. sepertinya Bos saya sudah menunggu Anda di sana. Alex berjalan menuju kamar hotel di di mana Tuan Tropical berada.


"Maaf Tuan," nona Sunco Anggraini sudah berada di luar."


"Suruh dia masuk. Pastikan semuanya aman di luar." Perintah Tuan Tropical kepada Alex salah satu asistennya yang paling dapat ia percaya.


" Silahkan masuk nona, anda sudah ditunggu di dalam. Alex mempersilahkan Sunco Anggraini masuk menemui Tuan Tropical yang sudah Sudah dari tadi menunggu kehadiran Sunco Anggraini.


Setelah berada di dalam kamar hotel, netra Sunco Anggraini menelisik seisi ruangan netranya menakup sosok pria yang usianya sudah tidak muda lagi. lelaki yang sudah lanjut usia Itu, tampak begitu menginginkan Sunco Anggraini."Bagaimana Sayang apa kamu sudah siap?" tanya Tuan Tropical sambil menghampiri Sunco Anggraini yang masih berdiri di sana.


"Tentu saja Tuan , dengan senang hati aku akan melayanimu. Tetapi asalkan sesuai bayarannya." ucap Sunco Anggraini sambil langsung mengalungkan tangannya di jenjang leher Tuan Tropical. Merasa Tuan Tropical Bagai Di atas Awan. Karena Sunco Anggraini sepertinya juga sangat menginginkannya.


Ia pun langsung mengeluarkan amplop kuning yang sudah diisi Uang beberapa Uang pecahan seratus ribu."Apa sih ini cukup? tanya Tuan Tropical sambil memberikan uang sebesar 20 juta rupiah. Mata Sunco Anggraini berbinar melihat nominal uang yang ada di amplop kuning.

__ADS_1


Membuat dirinya semakin ingin sekali mempercepat pertempuran mereka malam ini. agar Sunco Anggraini segera mendapatkan uang yang berada di tangan Tuan Tropical." Sepertinya cukup untuk short time. Tetapi bukan untuk long time.


Jika kamu menginginkan permainan long time, kamu bisa menambahnya. ucap Sunco Anggraini sambil langsung memberikan kecupan hangat di bibir lelaki yang sudah lanjut usia itu. Usia Tuan Tropical berbeda jauh dengan Sunco Anggraini layaknya ayah dan anak.


Ia pun terus memainkan jemarinya di dada bidang lelaki lanjut usia itu. Hingga membuat Tuan Tropical benar-benar merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Kamu tenang saja tinggal berikan saja nomor rekeningmu aku akan transfer sekarang juga Berapa jumlah yang kamu inginkan." ucap Tuan Tropical meyakinkan Sunco Anggraini.


Hati Anggraini berbinar. Ia langsung memberikan nomor rekeningnya kepada tuan Tropical dan saat itu juga tuan Tropical mentransfer uang sebesar 50 juta untuk pembayaran jasa tubuh Sunco Anggraini di booking 1 halaman penuh.


Sunco Anggraini yakin kepada dirinya sendiri kalau ia mampu melayani Tuan Tropical. Kalau masalah pergumulan di ranjang Sunco Anggraini jagonya. Membuat setiap orang yang pernah bercinta dengannya, pasti akan ketagihan. Bagaimana tidak Sunco Anggraini mampu melakukan berbagai macam gaya yang membuat setiap kaum Adam akan menginginkan Sunco Anggraini yang melayani mereka.


****


Keesokan paginya Barco Atalariksa ingin berangkat ke restoran. Tetapi ketika Barco Atalariksa keluar dari rumah, ia sudah melihat mobil Markus berada di bahu jalan tepatnya di depan rumah milik keluarga Barco Atalariksa.


"Itu sepertinya mobil Mas Markus." gumam Barco Atalariksa memperhatikan sekeliling mobil milik Markus.


"Ya, itu pasti mobil Mas Markus. Tapi ngapain dia di situ? Kok pagi-pagi sekali sudah berada di sini? Barco Atalariksa bertanya-tanya di dalam hati.


Bersambung......


hai.....hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA.

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK



__ADS_2