Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB 33. DILUAR NALAR


__ADS_3

Kemarahan Sunco Anggraini kepada Bimolie, membuat Sunco Anggraini meninggalkan Bimolie begitu saja di lokasi itu. Tetapi Bimolie langsung mengejar Sunco Anggraini dan meminta maaf kepadanya. Berharap Sunco Anggraini akan memaafkannya. Ia juga mengatakan kepada Sunco Anggraini kalau Bimolie bersedia membantunya untuk menjalankan rencana Sunco Anggraini.


Ketika Sunco Anggraini mendengar apa yang dikatakan Bimolie, kalau Bimolie bersedia menjalankan rencana mereka. Hal itu membuat Sunco Anggraini langsung senyum semeringah.Dia pun memeluk Bimolie dan memberikan kecupan hangat di wajah tampan Bimolie.


Padahal Bimolie sama sekali belum mengetahui perencanaan apa yang akan direncanakan oleh Sunco Anggraini. Ia sudah terlanjur berjanji kepada Sunco Anggraini kalau dirinya setuju membantu sang kekasih menjalankan rencana Sunco Anggraini.


Sementara di tempat lain, Avena Aditama dengan baby Alvaro mendatangi kuasa hukumnya, untuk memberikan bukti-bukti perselingkuhan yang dilakukan Bimolie selama ini. Bahkan ia juga menerangkan kepada kuasa hukumnya agar membantunya mengurus perceraian mereka agar secepatnya sidang perceraian mereka dilakukan.


Nyonya Happy soya yang mendengar kalau Avana melayangkan gugatan perceraian, Avena Aditama terhadap bimoli. Ia pun langsung menangis sesunggukan. Sesungguhnya mereka juga tidak bisa memaksakan kehendak mereka, kepada Avena Aditama. Mengingat sikap dan tingkah laku Putra mereka yang tidak layak untuk dipertahankan.


Tetapi bagaimanapun Avena Aditama bersama Bimolie Wijaya sudah memiliki ikatan yang cukup. Di antara hubungan Avena Aditama dengan Bimolie ada seorang bocah kecil yang menjadi pengikat keduanya yaitu baby Alvaro. Usia baby Alvaro yang baru menginjak kurang lebih satu tahun. Sudah sewajarnya bocah itu masih membutuhkan kasih sayang seorang ayah.


Nyonya Happy soya khawatir kalau suatu saat nanti baby Alvaro akan mencari keberadaan ayahnya. Dan itu yang membuat Nyonya Happy soya tidak menginginkan kalau rumah tangga putranya dengan Avena Aditama berpisah begitu saja karena perbuatan putranya sendiri.


Sungguh terlalu egois jika Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy Surya memaksakan kehendak mereka. Agar Avena Aditama tidak melakukan gugatan cerai kepada Bimolie Wijaya. Tuan Filma Orion tidak menyangka hubungan rumah tangga putrinya dengan suaminya berada di ujung tanduk.


Sejujurnya dari awal Tuan Filma Orion tidak menyetujui Avena Aditama menikah dengan bimoli Wijaya. Tetapi karena Avena Aditama sangat mencintai Bimolie dan meyakinkan Tuan Filma Orion dan semua orang kalau Bimolie lelaki yang sangat baik dan layak menjadi suaminya. Yang ternyata Avena Aditama juga dibohongi oleh Bimolie Wijaya.

__ADS_1


Apa yang harus kita lakukan Pak? Mengapa hubungan rumah tangga Putri kita sampai seperti ini? Apa dosa yang kita lakukan? ucap Nyonya Hidayah sambil terus menangis sesenggukan memikirkan hubungan rumah tangga putrinya berada di ujung tanduk.


"Sudah lah ma," tidak perlu dipikirkan. Lebih Baik Sakit sekarang daripada terus-menerus dia merasa sakit. Papa juga pasrah kalau Avena Aditama Putri kita, akhirnya harus bercerai dengan Bimolie Wijaya. Jujur Papa juga menyayangkan hal ini.Tidak ada orang tua yang menginginkan putrinya bercerai dengan suaminya


Tetapi Apa mau kita kata. Mama lihat sendiri apa yang terjadi di antara mereka. Bahkan menantu kita dengan terang-terangan menghianati Putri kita dan juga membohongi semuanya keluarga. Akhir-akhir ini Papa baru mengetahui kalau Bimolie Wijaya sama sekali tidak bertanggung jawab dalam hubungan rumah tangga mereka


Bahkan yang membiayai kehidupan rumah tangga mereka, hanya hasil usaha kuliner Avena Aditama. Kita ketahui mengetahui karena Putri kita selalu menutupinya dari kita.


Ia tidak ingin membuat kita khawatir. Tetapi Papa tahu kalau batin Putri kita cukup tersiksa.


Jadi menurut papa, kita biarkan saja Putri kita memilih jalannya sendiri. Jangan kita memaksakan kehendak kita kepada putri kita. Kasihan Putri kita harus bertahan dengan lelaki seperti Bimolie yang tidak tahu bersyukur dan berterima kasih." ucap Tuan Filma Orion. Berharap istrinya mengerti mengenai keputusan yang diambil oleh Avena Aditama untuk bercerai dengan suaminya.


Karena Bimolie merasa, Ia tidak mampu lagi untuk membuat Avena Aditama kembali kepadanya. Sungguh suami yang tidak memiliki pendirian.Jika ia benar-benar Avena Aditama kembali kepadanya, seharusnya dia berusaha. Tetapi Bimolie Wijaya justru ingin menghancurkan kehidupan istrinya sendiri. betapa lelaki bodoh. Seandainya Avena hancur, pasti putranya juga akan hancur. padahal baby Alvaro merupakan darah dagingnya sendiri


Beberapa hari kemudian, Avena Aditama sedang sibuk memantau perkembangan usaha kulinernya yang ada di kota Jakarta. kali ini Avena Aditama tidak membawa baby Alvaro. Ia menitipkan Baby Alvaro kepada Nyonya Happy soya dan Tuan Filma Orion.


Sementara Sunco Anggraini yang sudah mengetahui kalau Avena Aditama sedang tidak ada di rumah Kedua orang tuanya. Ia pun langsung bertolak ke rumah orang tua Avena Aditama. Di sinilah rencana Sunco Anggraini beraksi.

__ADS_1


Ketika Nyonya Hidayah dan tuan Filma Orion lengah, Sunco Anggraini masuk ke rumah tuan Filma Orion. Yang sebelumnya Sunco Anggraini sudah menyelidiki seluk beluk rumah yang ditempati oleh kedua orang tua Avena Aditama. Yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat Kota.


Sunco Anggraini langsung menggendong tubuh baby kecil itu, yang sedang tertidur pulas di dalam box bayi. Ketika nyonya Hidayah berada di dapur, untuk sekedar mengisi perutnya yang sudah keroncongan. Tetapi ketika Sunco Anggraini menggendong tubuh bayi mungil itu, bayi mungil itu langsung menangis historis.


seolah bayi mungil itu meminta tolong kepada seseorang yang ada di rumah itu. sontak Nyonya Hidayah langsung berlari masuk melihat baby Alvaro yang sudah menangis Yang ternyata di sana sudah ada Sunco Anggraini. Karena Sunco Anggraini tersentak dengan kehadiran Nyonya Hidayah di sana.


Sunco Anggraini akhirnya melayangkan pukulan kepada Nyonya Hidayah. Hingga Nyonya Hidayah pun langsung jatuh pingsan suntuk Anggraini langsung berlari sementara Bimolie menunggu di dalam mobil.


Tuan Filma Orion yang mendengar suara ribut Tuan Filma Orion, langsung keluar dari ruang kerjanya mencari tahu apa yang terjadi di rumah itu tetapi. Ketika Tuan Filma orion keluar dari ruang kerjanya.


Sunco Anggraini sudah berlari keluar dan menaiki mobil yang dibawa oleh Bimolie Wijaya. Mereka sengaja menyewa sebuah mobil untuk melancarkan aksi mereka. Tuan Filma Orion berusaha mengejar Sunco Anggraini.


Tuan Filma Orion tidak dapat mengejarnya. Hal itu membuat Tuan Filma Orion menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga baby Alvaro. Ia pun kembali ke rumah dengan tangan kosong yang ternyata Tuan Filma Orion sudah melihat istrinya tergeletak di lantai tepatnya di kamar.


Tuan Filma Orion langsung berteriak minta tolong. Berharap asisten rumah tangga yang bekerja di rumah, mereka membantu Tuan Filma Orion untuk membawa istrinya ke rumah sakit.


Bersambung....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2