
Sementara di tempat lain, Tuan Filma Orion sudah disiksa habis-habisan. Oleh anak buah Hemart Markus di sebuah gedung yang Tua tidak berpenghuni itu. Kemudian mereka berusaha menghubungi Markus untuk memberitahu kalau kondisi Tuan Filma Orion saat ini sudah sangat lemah akibat Apa yang dilakukan oleh anak buah Hemart Markus.
Ketika Markus dan Sunco Anggraini sudah terbangun dari tidurnya. Ia melihat di layar ponselnya ada beberapa panggilan dari anak buahnya. Ia pun langsung kembali menghubungi anak buahnya.
"Hallo di mana posisi kalian sekarang cepat bawa lelaki tua bangka itu ke markas. Karena wanitaku akan memberikan pelajaran kepada lelaki tua bangka itu." Perintah Markus di dalam sambungan telepon selulernya kepada anak buahnya.
Markus langsung mematikan sambungan telepon selulernya kepada anak buahnya. Setelah memerintahkan anak buahnya untuk membawa Tuan Filma Orion ke markas mereka.
Di tempat lain Nyonya Hidayah, tampak gelisah karena suaminya tak kunjung pulang, setelah berpamitan kepada Nyonya Hidayah pergi menghadiri undangan rekan bisnis Tuan Filma Orion. Tetapi semenjak Tuan Filma orian pergi ke pesta rekan bisnis nya Tuan. Filma Orion tak kunjung pulang.
Hal itu membuat Nyonya Hidayah sangat khawatir akan kondisi suaminya. Ia pun menghubungi Avena Aditama yang sedang berada di kediaman Tuan Fortune Wijaya. Bersama putranya dan juga Bimolie Wijaya.
Ketika sambungan telepon seluler milik Avena Aditama. Terdengar jelas di telinganya. Ia pun langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Agar sambungan telepon selulernya langsung tersambung kepada Nyonya Hidayah.
"Hallo Assalamualaikum Ibu, Sapa Avena Aditama dalam sambungan telepon selulernya. lalu Nyonya Hidayah pun memberitahu Mengapa dirinya menghubungi Avena Aditama kalau saat ini.
Tuan Filma Orion tak kunjung pulang membuat Avena Aditama juga mengkhawatirkan Tuan Filma Orion. Ayah kandung Avena Aditama. Avena Aditama berusaha untuk menghubungi Tuan Filma Orion.
Tetapi ketika Avena menghubungi nomor ponsel Tuan Filma Orion, panggilannya sama sekali tidak tersambung. Hal itu membuat Avena Aditama menjadi panik. Ia pun menghubungi nomor ponsel Barco Atalariksa berharap Barca Atalariksa mengetahui keberadaan ayahnya.
Tetapi ketika Avena Aditama sudah berbicara kepada Barco Atalariksa. Ternyata Barco juga tidak mengetahui keberadaan, Tuan Filma Orion. Hal itu membuat Avena semakin panik membuat Bimolie penasaran. Apa yang terjadi ketika Bimolie melihat raut wajah istrinya.Tampak khawatir dan gelisah." Ada apa Sayang mengapa kamu seperti mengkhawatirkan sesuatu?" tanya Bimolie Wijaya kepada Avena Aditama.
__ADS_1
Kemudian Avena Aditama pun memberitahunya kepada Bimolie mengenai Tuan Filma Orion yang tak kunjung pulang. Hal itu membuat Bimolie ikut khawatir dengan kondisi Ayah mertuanya.
Bimolie langsung meminta Tuan Fortuna Wijaya untuk mencari tahu keberadaan Tuan Filma Orion. Tetapi ketika ia juga bertanya kepada tuan Fortuna Wijaya. Tuan Fortune Wijaya juga tidak mengetahui keberadaan ayah kandung Avena Aditama.
Avena Aditama meminta Bimolie untuk menghantarkan mereka ke rumah kedua orang tuanya. Ia khawatir kondisi Nyonya Hidayah saat ini drop. Karena ia mengetahui kalau Nyonya Hidayah belum sembuh total setelah Apa yang dilakukan Sunco Anggraini beberapa minggu yang lalu.
"Mas tolong antarkan Avena ke rumah Avena khawatir kondisi ibu saat ini. Karena Avena tahu kalau kondisi kesehatan ibu belum benar-benar pulih. Setelah kejadian beberapa minggu yang lalu." ucap Avena Aditama kepada suaminya.
Lalu Bimolie langsung bersiap untuk menghantarkan Avena dan Alvaro ke rumah kedua orang tua. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit. Mereka pun tiba di sana tampak Avena Aditama melihat Nyonya Hidayah Sudah menangis sesunggukan.
Karena suaminya yang tak kunjung pulang. Tiba-tiba suara deringan ponsel milik Bimolie terdengar jelas di telinganya. Ia melihat nomor ponsel yang menghubungi dirinya merupakan nomor ponsel Sunco Anggraini. Ia tidak ingin menutupinya dari Avena Aditama.
"Hallo!" sahu Bimolie di dalam sambungan telepon selulernya.
"Hallo lelaki bodoh, bagaimana kondisi kamu saat ini dipenjara. Apa kamu baik-baik saja?" Ups.... memang tidak salah saya mengatakan kamu lelaki bodoh karena orang tua kandungmu sendiri mampu membicarakan kamu.
Kamu memang lelaki yang lemah yang tidak dapat diandalkan ke mana-mana. Jangan kamu pikir saya tidak mengetahui apa yang kamu lakukan dan apa yang terjadi kepada kamu. Kamu pasti panik kan mencari ayah mertua kamu. tanya Sunco Anggraini di dalam sambungan telepon selulernya.
Apa yang kamu lakukan kepada ayah mertua saya? jangan macam-macam Kalau kamu tidak ingin menyesal nantinya. Ancam Bimolie. Karena ia sudah merasa kesal melihat mendengar apa yang dikatakan Sunco Anggraini di dalam sambungan telepon selulernya.
Kemudian Sunco Anggraini menghidupkan kamera videonya dan menunjukkan kondisi Tuan Filma Orion saat ini. Yang sudah tampak lemah, tangan diikat, kaki diikat mulut ditutup dengan lakban hitam.
__ADS_1
Hal itu membuat Tuan Filma Orion tidak mampu melakukan apa-apa melihat itu semua Bimolie emosi dan meminta kepada Sunco Anggraini agar segera membebaskan Tuan Filma Orion. Kalau kamu tidak menyukaiku, tidak apa-apa. Tetapi jangan kamu siksa ayah mertua saya." ucap bimoli kepada Sunco.
"Ha....ha...ha tawa Apa itu Sunco Anggraini di dalam sambungan telepon seluler menggema di seisi ruangan. Kamu pikir karena kamu yang melakukan kesalahan sehingga saya menghukum lelaki tua ini? Kamu salah besar bukan karena kamu saya melakukan ini terhadap lelaki tua ini.
Tetapi karena perbuatannya lelaki tua ini yang membuat kehidupan Ibu dan aku menderita. Katakan kepada istri kamu itu jangan berharap ayahnya akan kembali pulang dengan kondisi hidup." ucap Sunco Anggraini di dalam sambungan telepon seluler.
Hal itu membuat Avena sangat panik mendengar apa yang dikatakan Sunco Anggraini. Karena ia sangat mengetahui kalau Sunco Anggraini wanita yang sangat nekat."Jangan pernah menyakiti ayahku Aku tidak akan mengampuni Mu.
Jika terjadi sesuatu kepada ayahku,ucap Avena Aditama di dalam sambungan telepon selulernya.
"Hei....wanita bodoh Jangan pernah mengancam Kun aku tidak akan pernah takut kepada siapapun. Silakan lapor ke polisi apa pihak kepolisian mampu menangkap Ku
Setelah kedua mertua kamu memenjarakan suami kamu sendiri bukan? jadi jangan pernah mengancam Ku aku tidak akan takut." ucap Sunco Anggraini sesumbar.
Nyonya Hidayah yang mendengar ocehan dari Sunco Anggraini langsung menangis histeris. Ia pun memohon kepada Avena Aditama dan juga Bimolie. Agar segera menyelamatkan suaminya dari genggaman wanita seperti Sunco Anggraini.
Karena nyonya Hidayah sama sekali belum mengetahui siapa sosok Sunco Anggraini dan Apa hubungan Sunco Anggraini dengan suaminya. Ia benar-benar bingung akan situasi saat ini. "Ya Allah ada apa ini mengapa cobaan bertubi-tubi di keluarga kami ? doa Nyonya Hidayah dalam hati berharap Tuan Filma Orion dapat bebas dari genggaman wanita iblis itu.
Bersambung
hai hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1