
Nyonya Hidayah langsung menemui Barco Atalariksa yang ada di depan ruang ICU, Barco Atalariksa selalu setia menemani Avena. Sementara Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya yang melihat kedatangan Tuan Filma Orion dengan Nyonya Hidayah, mereka sangat mengkhawatirkan Kalau Tuan Filma Orion akan marah besar. Ketika mereka mengetahui kalau saat ini Bimolie tak kunjung datang ke rumah sakit melihat kondisi Avena.
"Bagaimana kondisi Avena saat ini? Mengapa ini sampai terjadi kepada Avena? apa tidak ada yang memperhatikan kondisi Avena selama ini? pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh nyonya Hidayah kepada Barco Atalariksa dan juga kepada tuan Fortune Wijaya yang ada di depan ruang ICU.
Sementara bayi Avena sekarang berada di ruang bayi. Kondisi bayi Avena saat ini baik-baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi kondisi Avena saat ini sangat kritis membuat dokter dan suster pun berusaha untuk menyelamatkan Avena saat ini.
Avena saat ini membutuhkan donor darah. sehingga Tuan Filma Orion pun langsung menyodorkan dirinya untuk mendonorkan darahnya kepada putri semata wayangnya. Nyonya Hidayah hanya menangis histeris mendengar kondisi putrinya, saat ini sedang kritis.
Nyonya happy soya tidak dapat membayangkan terjadi sesuatu kepada putrinya. Putri yang selama ini mereka sayangi. Tetapi mereka tidak mengetahui kalau Avena selama hidup berumah tangga dengan Bimolie Wijaya batinnya selalu tersiksa.
Oleh karena perbuatan Bimolie yang sama sekali tidak bertanggung jawab kepada Avena Aditama justru yang membiayai kehidupan ekonomi rumah tangga mereka hanya avena Aditama yang berusaha agar kebutuhan rumah tangga mereka tercukupi.
Tuan Filma Orion bertanya kepada Tuan Fortune Wijaya keberadaan Bimolie saat ini. Karena semenjak Tuan Filma Orion tiba di rumah sakit, Ia sama sekali tidak melihat sosok Bimolie Wijaya di rumah sakit.
Hal itu membuat Tuan Fortune Wijaya tidak dapat menjawab pertanyaan Tuan Filma Orion iya khawatir Kalau Tuan Filma Orion akan marah besar ketika mengetahui Bimolie sama sekali belum mengetahui kondisi istrinya saat ini.
Jika mereka memberitahu kalau Bimolie belum mengetahui keadaan Avena saat ini, maka Tuan Fortune Wijaya khawatir kalau sikap asli putranya akan diketahui oleh kedua orang tua Avena. Karena tak kunjung mendapat jawaban dari Tuan Fortune Wijaya, Tuan Filma Orion pun bertanya kepada Barco Di mana keberadaan bimoli saat ini.
__ADS_1
Barco menggelengkan kepalanya pertanda dirinya tidak mengetahui Di mana keberadaan Bimolie saat ini. "Jawab dengan jujur apa sebenarnya yang terjadi Mengapa Bimolie sampai sekarang belum ada di rumah sakit ini? ucap Tuan Filma Orion dengan rahang sudah mulai mengeras.
Karena Tuan Filma Orion sudah sangat emosi, karena tak kunjung mendapat jawaban dari kedua orang tua Bimolie. Barco Atalariksa pun akhirnya angkat bicara. Ia pun memberitahu segala apa yang terjadi selama ini di kehidupan Avena Aditama tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Barco juga memberitahu kalau Bimolie sampai saat ini belum mengetahui kondisi Avena. Karena nomor ponsel milik Bimolie tidak dapat dihubungi. Tuan Filma Orion semakin emosi mendengar apa yang dikatakan oleh Barco Atalariksa yang ternyata selama ini Bimolie menelantarkan putrinya.
Bahkan Avena yang menjadi tulang punggung untuk menghidupi kebutuhan rumah tangga mereka. Tolong kalian bicara dengan jujur saya minta kepada kalian Mengapa kalian menutupi semua ini dari kami? amarah Tuan Filma orian kembali mengarah kepada tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya.
Tuan Fortune Wijaya hanya terdiam, mereka sama sekali tidak dapat menjawab pertanyaan dari tuan Filma Orion. Tiba-tiba suara deringan ponselku berdering. Ia melihat di layar ponselnya kalau yang menghubungi dirinya merupakan orang suruhannya untuk mencari tahu keberadaan Bimolie saat ini.
Orang suruhan Tuan Fortuna mengatakan kalau Bimolie saat ini sedang bersenang-senang dengan wanita lain yang menjadi kekasih gelap Bimolie Wijaya di belakang Avena Aditama. Tuan Fortune Wijaya meninggalkan Rumah Sakit begitu saja ketika dirinya menerima sambungan telepon seluler dari orang suruhannya.
Ketika Tuan Fortune Wijaya melihat Bimolie sedang bersenang-senang bercanda tawa dengan seorang wanita. Yang mana wanita itu yang pernah berada di masa lalu Bimolie Wijaya. Ketika Tuan Fortune Wijaya melihat Bimolie di sana, Tuan Fortune Wijaya langsung melayangkan tangannya ke wajah tampan bimolie.
Hingga di sudut bibir Bimolie keluar darah segar akibat emosi Tuan Fortune Wijaya, yang membabi buta. Melihat hal itu Sunco Anggraini merasa heran mengapa lelaki paruh baya itu memukul Bimolie Wijaya secara tiba-tiba. Membuat Sunco Anggraini angkat bicara.
" Anda siapa Mengapa anda berani-beraninya memukul calon suami saya? ucap Sunco Anggraini tanpa merasa bersalah. Tuan Fortune Wijaya menatap Sunco Anggraini dengan tatapan tajam. Seolah dirinya ingin menelan Sunco Anggraini hidup-hidup.
__ADS_1
"Apa yang ada di dalam pikiranmu Bimolie Wijaya? Papa tidak menyangka kamu berbuat hal serendah ini. Kamu sudah memiliki istri, tapi kamu masih menjalin hubungan dengan wanita murahan ini. Kamu tidak tahu bukan? sekarang Avena berada di rumah sakit sedang mempertaruhkan nyawanya hanya untuk melahirkan darah dagingmu. Kamu memang tidak memiliki hati nurani sedikitpun." ucap Tuan Fortune Wijaya sambil tetap memberikan melayangkan pukulan di wajah tampan Bimolie Wijaya.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Tuan Fortuna Wijaya, Sunco Anggraini merasa terkejut mendengar kalau saat ini Bimolie sudah memiliki istri dan istrinya berada di rumah sakit sedang melahirkan.
" Apa maksud Anda mengatakan Mas Bimolie memiliki istri? Sementara saya sendiri yang calon istri mas Bimolie." ucap Sunco Anggraini percaya diri. Tanpa mengetahui kebohongan yang diciptakan Bimolie saat ini kepadanya.
Seharusnya sebelum kamu menjalin hubungan dengan lelaki, kamu terlebih dahulu menyelidiki jati diri lelaki itu. Apa kamu sudah mengetahui kalau Bimolie saat ini sudah menikah dan memiliki istri dan anak? tanya Tuan Fortuna Wijaya kepada Sunco Anggraini Sunco Anggraini menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak mengetahui kalau saat ini Bimolie sudah memiliki istri dan anak.
"Mas tolong jelaskan kepada Sunco Apa benar apa yang dikatakan Om ini kalau Mas sudah memiliki istri dan anak? tanya Sunco Anggraini kepada Bimolie berharap Bimolie menjawab dengan jujur. Bimolie hanya terdiam ia tidak dapat menjawab pertanyaan Sunco Anggraini.
Di satu sisi ia tidak ingin kehilangan Avena Aditama, dengan anak yang sudah dilahirkan Avena Ia juga tidak ingin kehilangan Sunco Anggraini wanita yang selama ini ia cintai.
"Kenapa kamu diam Mas? katakan yang sebenarnya apa benar kamu sudah memiliki istri dan anak? Sunco Anggraini kembali bertanya kepada Bimolie Wijaya.
Tak perlu kamu bertanya kepada dia, karena kamu tak kunjung mendapat jawaban dari dia Jika kamu tidak percaya lebih baik cek KTP dan kartu keluarganya. Kalau kamu tidak percaya dia sudah menikah dengan avena Aditama menantu kesayangan saya. Jadi mulai saat ini, lebih baik kamu menjauhi Putra Saya." ucap Fortune Wijaya sambil langsung menarik Bimolie masuk ke dalam mobil milik Tuan Fortune Wijaya.
Bersambung........
__ADS_1
hai hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓
jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓