
Ketika Avena Aditama kembali dari Bali, ia dikejutkan dengan penghiantan yang di lakukan Bimolie dan Sunco Anggraini. Sampai berita perselingkuhan Bimolie dengan Sunco Anggraini viral di dunia maya.
Sejujurnya Bimolie masih sangat mencintai Avena Aditama, tetapi dengan kesalahan yang dilakukan oleh Bimolie, membuat dirinya merasa tidak pantas untuk tidur bersama Avena Aditama. Padahal mereka masih sah menjadi suami istri.
Ingin sekali Bimolie Tidur bersama Avena Aditama diatas ranjang yang sama. Tetapi ia sama sekali tidak memiliki keberanian. Bimolie memilih untuk keluar menuju balkon.
Ia duduk disana sambil memandangi indahnya lampu lampu yang menerangi ibu kota.
Bimolie bingung melakukan apa saat ini. Jika dirinya tidur di kamar terpisah dengan Avena Aditama, ia khawatir kalau Avena Aditama akan salah paham terhadapnya. Tetapi jika Bimolie memberikan tubuhnya di atas ranjang yang sama bersama Avena Aditama, ia juga khawatir jika Avena Aditama tidak tidur nyaman di sana.
Avena Aditama membalikkan tubuhnya ia mengira kalau Bimolie masih duduk di sofa. Tetapi ketika Avena Aditama tidak melihat sosok Bimolie di sana. Membuat dirinya pun bingung ke mana Bimolie saat ini.
Avena Aditama bangkit dari tidurnya. Ia sepertinya tidak tidur nyenyak. Ia keluar ke ruang tamu, mencari keberadaan Bimolie. Tetapi Bimolie juga tidak ada di ruang tamu. bahkan di kamar sebelah pun tidak ada.
"Kemana Mas Bimolie Kenapa tidak ada di mana-mana? tanya Avena Aditama merasa kwatir.
Ia akhirnya memutuskan untuk kembali ke kamar. sekilas dia melihat bayangan seseorang berada di balkon. Hingga Avena pun keluar dan melihat Bimolie sedang duduk di balkon menikmati udara malam dan juga lampu-lampu yang menerangi ibukota.
"loh Ternyata mas ada di sini?
"Ada apa sayang Ada yang bisa mas bantu?ucap bimoli Wijaya sambil bangkit dari tempat duduknya.
"Tadi Avena bingung saja tiba-tiba mas tidak ada di kamar. terus Avena cari mas dirumah tamu dan kamar sebelah mas tidak ada disana. Ternyata mas ada disini"ucap Avena Aditama kepada Bimolie Wijaya.
"Kamu tidur saja sayang!"
"Bagaimana Avena bisa tidur," Mas saja masih di sini.
__ADS_1
Avena Aditama langsung duduk di kursi sebelah bimoli Wijaya.
"Ada apa mas?
"Apa ada sesuatu yang ingin Mas sampaikan kepada Avena kenapa terlihat gelisah? tanya Avena Aditama penuh selidik kepada suaminya. Karena avena menemukan kegundahan di wajah Bimolie Wijaya.
Bimolie Wijaya menarik nafas panjang kemudian ia langsung bersujud di kaki Avena Aditama. Memohon kepada Avena mengurungkan niatnya untuk berpisah dengan Bimolie Wijaya. Ia berharap Avena Aditama mencabut gugatan perceraian yang ia layangkan ke kantor pengadilan agama. karena Bimolie sama sekali tidak ingin berpisah dengan istrinya.
"Mas mohon sayang, mas tidak ingin bercerai dengan kamu. Jujur mas sangat sayang dan cinta sama kamu."ucap Bimolie Wijaya sambil menakup kedua tangannya di dada. Memohon kepada Avena Aditama agar mereka kembali hidup bersama.
"Mas jangan seperti ini, duduklah Avena ingin bicara kepada mas."ucap Avena Aditama mempersilahkan Bimolie Wijaya duduk kembali di sebelahnya.
"Sebenarnya penghianatan yang Mas lakukan kepada Avena Aditama tidak mudah untuk dimaafkan. Begitu juga kebohongan demi kebohongan yang Mas ciptakan selama ini, itu sulit bagi Avena. Tetapi bagaimanapun mas itu adalah ayah kandung Putraku baby Alvaro.
Avena tidak ingin egois hanya karena ingin kebahagiaan Avena sendiri, Putraku akan kehilangan kasih sayang dari ayah kandungnya.
"Ya sayang mas berjanji tidak akan membohongi dan menghianati kamu lagi. Jika itu terjadi lagi, mas akan terima konsekuensinya. Apapun hukumannya yang kamu berikan, pasti akan mas terima." ucap Bimolie sambil meraih tubuh Avena Aditama kepelukannya sembari memberikan kecupan hangat di wajah cantik Avena Aditama.
"Ya sudahlah, lebih baik kita langsung Istirahat. lagian jam sudah larut malam." ujar Avena Aditama sembari langsung berlalu masuk ke kamar diikuti oleh Bimolie Wijaya. Tampak Avena Aditama sudah memberikan tubuhnya di atas ranjang King size itu diikuti oleh Bimolie Wijaya.
Hati Bimolie Wijaya merasa lega ketika dirinya mendengar jawaban Avena Aditama. Kalau Avena Aditama akan memberikannya kesempatan Kedua. Bimolie Wijaya memberanikan diri memeluk Avena Aditama.
Jantung Avena Aditama berdegup kencang ketika dirinya dipeluk oleh Bimolie Wijaya seolah baru pertama sekali tidur bersama dengan Bimolie Wijaya di atas ranjang yang sama. Tetapi ia menyadari kalau dirinya masih seorang istri dari Bimolie Wijaya.
Ketika Kepala Avena sudah berada di dada bidang suaminya. Avena Aditama dapat merasakan detakan jantung Bimolie Wijaya berdegup kencang. Avena Aditama yang selama ini merindukan belaian kasih sayang dari suaminya, terlihat nyaman dipelukan Bimolie Wijaya.
Tanpa Avena sadari ia memeluk Bimolie Wijaya dengan penuh cinta. Bimolie Wijaya membelai rambut Avena Aditama hingga avena Aditama tertidur pulas dipelukan suaminya.
__ADS_1
Tidak menunggu lama, setelah memperhatikan wajah polos Avena Aditama kini giliran Bimolie Wijaya menyusul Avena Aditama mengarungi alam mimpinya.
****
Pagi hari yang indah matahari sudah mulai terbit di ufuk timur. Tangis Bayi kecil terdengar jelas di telinga Avena Aditama membuat dirinya langsung sontak terbangun. Ia melihat dirinya tertidur dipelukan Bimolie Wijaya. Hingga Bimolie pun ikut tersentak ketika Avena Aditama bangkit dari tidurnya
"Kenapa sayang? sontak Bimolie Wijaya bertanya kepada Avena Aditama yang tiba-tiba beranjak dari tidurnya.
"Putra kita sepertinya sudah bangun, Dia menangis ucap Avena Aditama sambil langsung menghampiri putranya.
Ketika Avena Aditama menghampiri putranya, ia melihat kalau saat ini Baby Alvaro Sudah buang air besar. Sehingga baby Alvaro tidak merasa nyaman tidur di dalam box bayi yang selama ini menemani tidur baby Alvaro.
Avena Aditama langsung membersihkan sekaligus memandikan baby Alvaro pagi itu. Setelah baby Alvaro sudah selesai dimandikan oleh Avena Aditama. Avena Aditama kembali membuat susu formula untuk baby Alvaro.
Entah karena baby Alvaro lapar atau haus ketika Avena Aditama sudah memberikan susu formula itu di dalam botol minuman baby Alvaro, terlihat baby Alvaro kembali tertidur pulas. Padahal Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi.
Kemudian Avena kembali membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tepatnya di sebelah Bimolie Wijaya. Ia masih merasa ngantuk karena tidurnya terganggu oleh baby Neptunus. Bimolie Wijaya langsung meraih tubuh Avena Aditama kepelukannya.
"Sayang bolehkah Mas meminta hak mas sebagai suami kamu? tanya Bimolie ragu ragu. Avena Aditama mengembangkan senyumnya. Mendengar pertanyaan suaminya, seolah-olah pertanyaan itu ia lakukan layaknya mereka baru menjalin hubungan rumah tangga.
"Mas bagaimanapun Avena masih sah istri mas belum ada kata-kata cerai dari mas. melayani suami itu sudah menjadi kewajiban seorang istri." ucap Avan Aditama sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan suaminya.
Mendapat kecupan dari istrinya, Bimolie Wijaya merasa sangat bahagia. Ia merasa kalau Avena Aditama memberikan lampu hijau, kepadanya. Sungguh moments yang sangat dirindukan Bimolie Wijaya dari istrinya.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏