Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.6 SIKAP MANIS BIMOLIE


__ADS_3

"Ya Sayang tunggu sebentar, Mas baru siap mandi. Ini mas sudah mau berangkat." ucap Bimolie di dalam sambungan telepon selulernya. Kemudian Ia pun langsung memutuskan sambungan telepon seluler itu dan kembali menghampiri Avena. Bimolie memohon kepada Avena agar memberikan uang kepadanya. Berharap Avena memberikan uang itu, untuk ia gunakan jalan dengan Sunco Anggraini.


Ketika Bimolie sudah mendapatkan uang dari Avena Aditama, Bimolie langsung berpamitan kepada Avena Aditama kalau saat itu Bimolie ingin menemui rekan bisnisnya. Kebohongan demi kebohongan kembali diciptakan oleh Bimolie Wijaya.


Setelah berpamitan kepada Avena Aditama, Bimolie berlalu dari rumah kontrakan, yang selama ini menemani hidup mereka. Selama hidup berumah tangga dengan Avena Aditama. Sepeninggalan Bimolie Avena sedikit curiga kepada Bimolie. Tetapi kecurigaan itu ditepis olehnya. Karena rasa cinta dan kasih sayangnya kepada Bimolie.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit, Bimolie pun tiba di kediaman Sanco Anggraini. Sebelumnya Bimolie sudah menyewa mobil temannya. Agar perjalanan dengan Sunco Anggraini terasa nyaman.


Sunco Anggraini tidak mengetahui kalau mobil yang dikemudikan oleh Bimolie merupakan mobil milik temannya. Tetapi Bimolie mengatakan kalau mobil itu adalah mobil barunya, hasil bisnis kuliner yang ia geluti sekarang. Hal itu yang membuat Sunco Anggraini, semakin yakin kepada Bimolie Wijaya. Karena Sunco Anggraini melihat perubahan Bimolie yang begitu drastis.


Setiap kali Sunco Anggraini, meminta sesuatu kepada Bimolie, Bimolie selalu menuruti Apa keinginan Sunco Anggraini sekalipun ia harus mengancam istrinya mendapatkan uang untuk memenuhi keinginan Sunco Anggraini.


Hal itu yang membuat Sunco Anggraini yakin kalau Bimolie saat ini, benar-benar sudah memiliki usaha kuliner yang Bimolie katakan kepada Sunco. Bimolie terus berbohong dan berbohong lagi, kepada Sunco Anggraini. Bahkan ia tidak mengakui kalau dirinya sudah menikah saat ini.


Bimolie Wijaya mengatakan kepada Sunco Anggraini, bahwasanya usaha kuliner yang digeluti Avena Aditama merupakan usahanya sendiri.


"Sayang kamu sudah lama menunggu? tanya Bimolie kepada Sunco Anggraini, Ketika dirinya sudah tiba di kediaman Sunco Anggraini.


"lumayan!" mas Dari mana saja Mengapa begitu lama menjemputku? tanya Anggraini kepada Bimolie ketika Bimolie sudah menghampirinya.


"Maaf sayang, mas baru saja mengambil mobil ini dari bengkel, Maklum service bulanan." ucap Bimolie meyakinkan Sunco Anggraini. Kalau mobil yang ia gunakan menjemput Sunco Anggraini merupakan mobil miliknya sendiri.

__ADS_1


Sunco Anggraini sama sekali tidak curiga sedikitpun dengan kebohongan yang diciptakan oleh Bimolie.


"Ya sudah kalau begitu tidak apa-apa Mas, lebih baik kita langsung jalan saja."sahut Sunco Anggraini, sembari langsung berjalan masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Bimolie.


Sunco Anggraini, begitu bahagia melihat perubahan Bimolie yang begitu drastis. Ia pun memberikan kecupan hangat di wajah tampan Bimolie. Membuat bimoli semakin merasa terbang di langit ketujuh. Mendapat kecupan hangat dari Sunco Anggraini. Sunco Anggraini semakin sayang dan cinta kepada Bimolie. Dan sepertinya sudah sulit memisahkan pasangan sejoli itu.


Bimolie, lelaki yang tidak bertanggung jawab mampu melakukan apapun demi kepuasan pribadinya sendiri. Bimolie sama sekali tidak bertanggung jawab dalam kehidupan rumah tangganya. Entah apa yang akan terjadi jika Avena mengetahui kelakuan suaminya. Tetapi Bimolie Wijaya sangat pintar menutupi kebohongannya selama ini.


Bisnis yang digeluti Avena Aditama mulai berjalan dengan lancar. tentunya dengan bantuan Barco Altariksa yang mendaftarkan usaha kuliner Avena Aditama, ke beberapa aplikasi online yang berjasa menghantarkan menu makanan kepada pemesanannya. Sungguh di luar dugaan Avena Aditama dengan bantuan Barco usaha kulinernya semakin berkembang.


Hingga satu bulan kemudian Avena Aditama sudah mampu menyewa sebuah ruko untuk mengembangkan usaha kuliner miliknya. Tanpa bantuan dari Bimolie Wijaya. Tetapi Barco selalu setia menemani Avena Aditama. Ia sangat paham kondisi sahabatnya itu. Sehingga Barco Altariksa pun bekerja sama dengan Avena menjalankan usaha kuliner yang digeluti oleh Avena Aditama.


Alih-alih membantu di usaha kuliner milik Avena, justru hanya membuat Avena semakin resah dengan tingkahnya yang selalu meminta modal dan modal. Sementara bisnis yang digeluti Bimolie tidak tahu bagaimana hal itu yang membuat Avena sedikit kesal melihat suaminya.


Terkadang Barco begitu kasihan melihat Avena Aditama, yang selalu bekerja keras untuk kehidupan rumah tangga mereka. Sungguh miris. Barco Altariksa tidak dapat berbuat apa-apa, selain membantu mengembangkan usaha kuliner milik Avena selaku menjadi sahabat Avena.


Perjalanan rumah tangga Avena Aditama begitu dramatis. Kedua orang tua Bimolie Wijaya mengetahui perkembangan usaha kuliner milik Avena Aditama. Meraka merasa lega karena setidaknya kehidupan ekonomi Avena sudah mulai berkembang. Tetapi kedua orang tua Bimolie merasa khawatir hubungan rumah tangga putranya, tidak bertahan akibat tingkah laku Bimolie Wijaya.


Tetapi karena kebaikan kedua orang tua Bimolie Wijaya kepada Avena membuat Avena pun menepis perasaan curiganya kepada Bimolie. Avena berusaha percaya kepada Bimolie yang selalu membohonginya. Walaupun terkadang dirinya curiga melihat Bimolie yang semakin berubah dingin kepadanya.


Perjalanan bisnis kuliner yang dikelola Avena Aditama, memang benar-benar dikenal para pecinta rasa makanan khas Indonesia. Resep yang didapatkan Avena Aditama dari resep turun temurun dari keluarga mereka. Membuat usaha kuliner Avena Aditama semakin dikenal masyarakat.

__ADS_1


Hingga beberapa minggu kemudian Avena Aditama sudah mulai merekrut dua orang pekerja di usaha kulinernya. Yang mana Avena Aditama dan Barco Altariksa sudah tidak sanggup menangani permintaan pelanggan, yang saat ini semakin ramai pemesan di usaha kuliner milik Avena.


Perkembangan usaha milik Avena Aditama membuat Bimolie, memohon kepada Avena agar mereka segera membeli sebuah mobil. Karena Bimolie merasa kalau saat ini keuangan Avena Aditama sudah dapat membeli sebuah mobil.


Padahal Bimolie memohon kepada Avena agar Avena membeli mobil, hanya untuk dapat ia gunakan jalan dengan Sunco Anggraini tanpa menyewa mobil temannya dan dapat memamerkan kepada Sunco Anggraini kalau usaha kulinernya saat ini sudah berkembang.


Ketika Bimolie menginginkan sesuatu dari Avena dimulai selalu bersikap manis kepada Avena. Bahkan ia berpura-pura sangat sayang dan cinta kepada Avena Jika ia memerlukan sesuatu. Bimolie sangat pintar menutupi kebohongannya dengan bersikap manis dan romantis kepada Avena Aditama.


Sungguh di di luar dugaan, sikap manis Bimolie terhadap Avena Aditama, ternyata di baliknya ada maksud tertentu. Avena Aditama menikmati sikap manis suaminya terhadapnya. Ia merasa kalau suaminya sudah mulai berubah.


Apalagi akhir-akhir ini Bimolie sudah mau membantunya diusaha kuliner milik Avena. Tetapi ia tidak mengetahui apa maksud dan tujuan Bimolie melakukan itu semua. Agar Avena Aditama mengabulkan permohonan Bimolie Wijaya untuk memberikan sebuah mobil.


Avena bersyukur melihat perubahan itu dari suaminya. Hingga akhirnya Avena Aditama pun mengabulkan permohonan Bimolie. dengan membeli sebuah mobil hasil jerih payah Avena selama menjalankan usaha kuliner yang ia geluti selama ini.


Bimolie langsung memeluk dan mengecup kening Avena Aditama. Ketika Avena Aditama mengabulkan permohonannya. Sikap manis dan romantis ditunjukan Bimolie kepada Avena Aditama oleh Bimolie. Hal itu membuat Avena Aditama tidak merasa curiga sedikitpun kepada suaminya. Apa maksud dan tujuan suaminya memohon-mohon membeli sebuah mobil saat ini.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


jangan lupa like, coment,vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2