Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB 14. MEMINTA MAAF


__ADS_3

Di satu sisi ia tidak ingin kehilangan Avena Aditama, dengan anak yang sudah dilahirkan Avena Ia juga tidak ingin kehilangan Sunco Anggraini wanita yang selama ini ia cintai.


"Kenapa kamu diam Mas? katakan yang sebenarnya apa benar kamu sudah memiliki istri dan anak? Sunco Anggraini kembali bertanya kepada Bimolie Wijaya.


Tak perlu kamu bertanya kepada dia, karena kamu tak kunjung mendapat jawaban dari dia Jika kamu tidak percaya lebih baik cek KTP dan kartu keluarganya. Kalau kamu tidak percaya dia sudah menikah dengan avena Aditama menantu kesayangan saya. Jadi mulai saat ini, lebih baik kamu menjauhi Putra Saya." ucap Fortune Wijaya sambil langsung menarik Bimolie masuk ke dalam mobil milik Tuan Fortune Wijaya.


Tuan Fortune Wijaya sudah sangat emosi melihat tingkah Bimolie Wijaya yang semakin menjadi. Karena selama ini, Avena tidak pernah mengeluh dan mengadu kepada Tuan Fortune Wijaya akan sikap buruk Bimolie terhadap Avena.


Di dalam perjalanan Bimolie hanya terdiam tidak mampu menatap Tuan Fortune Wijaya.Ia hanya memegangi wajahnya bekas pukulan dari Tuan Fortune Wijaya. Sementara Tuan Fortune Wijaya dengan emosi melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju Rumah Sakit tempat Avena dirawat. Yang mana saat ini kondisi Avena masih dalam keadaan kritis.


Tuan Filma Orion melihat kondisi putrinya berada di ruang ICU berbaring lemah dilengkapi dengan selang dan alat-alat medis. Hal itu membuat Tuan Filma Orion merasa tidak tega melihat putrinya begitu memprihatinkan. Ia pun meminta kepada pihak rumah sakit agar segera menangani avena dengan sebaik mungkin.


Tuan Filma Orion juga sudah mendonorkan darahnya kepada Avena Aditama. Berharap dengan Tuan Filma Orion mendonorkan darahnya, kondisi Avena Aditama semakin membaik. Nyonya Hidayah terus menangis di depan ruang ICU menatap putrinya yang masih terbaring lemah di atas brangker yang disediakan oleh pihak rumah sakit.


"Ya Allah mengapa ini terjadi kepada putriku? dosa-dosa apa yang hamba lakukan sehingga Putri hamba mengalami hal seperti ini ya Allah." doa Nyonya Hidayah dalam hati sembari terus meneteskan air matanya.


Ia sudah tidak sanggup menatap putrinya yang begitu memprihatinkan. Tuan Filma Orion memberikan kekuatan kepada istrinya berharap istrinya lebih tenang agar kondisi kesehatan istrinya juga tidak menjadi drop karena memikirkan kondisi Avena saat ini.

__ADS_1


"Pa....., Kenapa Putri kita sampai mengalami seperti ini? dosa apa yang mama lakukan sehingga Putri mama mengalami hal tragis seperti ini." ucap Nyonya Hidayah kepada Tuhan Filma Orion. Tuan Filma Orion meraih tubuh istrinya kepelukannya. berharap istrinya lebih tenang menghadapi dan melewati segala apa yang terjadi saat ini.


"Kita hanya dapat berdoa semoga Allah memberikan kesembuhan kepada putri dan cucu kita. Sungguh Papa juga tidak mengetahui apa yang selama ini dialami Putri kita selama hidup berumah tangga dengan Bimolie Wijaya.


Tetapi menurut keterangan Barco selama hidup berumah tangga dengan Bimolie Putri kita tidak pernah diberi nafkah oleh Bimolie Wijaya. Sehingga Putri kita membuka usaha kulinernya hingga sampai saat ini dapat berkembang. Jujur Papa sangat kecewa akan hal ini.


Tetapi kita tidak dapat melakukan apa-apa. Yang kita inginkan saat ini hanya kesembuhan Putri kita, agar Putri kita dapat membesarkan cucu kita. Nyonya Hidayah terus menatap ke arah putrinya ia merasa tidak tega melihat kondisi Avena yang sangat lemah.


"Ya Allah sempatkanlah Putri hamba, sungguh hamba Mu tidak tahu apa yang harus hamba melakukan jika terjadi sesuatu kepada putri hamba."Nyonya Hidayah kembali memanjatkan doa untuk Putri semata wayangnya.


Di perjalanan Tuan Fortune Wijaya, meminta kepada Bimolie agar meminta maaf kepada tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah atas segala apa yang ia lakukan selama ini kepada Avena Aditama. Tuan Fortune Wijaya juga meminta kepada Bimolie agar segera memutuskan hubungannya dengan Sunco Anggraini.


Sebenarnya Sunco Anggraini sudah mengetahui kalau Bimolie sudah menikah dengan Avena Aditama. Tetapi ia pura-pura tidak mengetahui kalau Bimolie sudah menikah saat itu. Ia memilih kembali menjalin hubungan dengan Bimolie, karena ia mengetahui Bimolie masih sangat mencintainya. Mengingat masa lalu mereka yang begitu indah, kala menjalani hubungan sewaktu mereka duduk di bangku kuliah.


Sunco sendiri memang memutuskan Bimolie saat itu. Tetapi ia merasa berkecil hati karena dengan mudah Bimolie mendapatkan gantinya begitu saja. Hingga Bimolie yang lebih dulu menikah. Sementara Sunco Anggraini setelah memutuskan hubungan dengan Bimolie, ia sama sekali belum memiliki kekasih sehingga ia memilih untuk kembali kepada Bimolie.


di samping itu, niat jahat Sunco Anggraini, yang ingin menghancurkan hubungan rumah tangga Bimolie yang membuat sunco Anggraini selalu meminta Bimolie untuk menemui dirinya. Dan memberikan apa yang ia mau. Karena Sunco Anggraini mengetahui kalau Bimolie masih sangat mencintai dirinya.

__ADS_1


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit Tuan Fortune Wijaya dengan Bimolie Wijaya tiba di rumah sakit tempat Avena dirawat. Sungguh Bimolie sudah dilanda ketakutan. Ia khawatir Kalau tuan Filma Orion akan masak marah besar kepadanya.


Bahkan ia juga khawatir kalau Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah akan memisahkan Bimolie dengan Avena Aditama. Jika Tuan Filma Orion mengetahui bahwa hubungan rumah tangga dengan Bimolie Wijaya selama ini tidak sehat.


Melihat kedatangan Bimolie Wijaya dengan wajah yang sudah lebam akibat pukulan dari tuan Fortune Wijaya. Tuan Filma menatap Bimolie dengan tatapan tajam. Tak ada niat untuk menegur Bimolie saat itu. Bimolie datang bersujud meminta maaf kepada tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah.


Tetapi tuhan Filma Orion dan nyonya Hidayah tidak bergeming sama sekali. Ia menganggap Bimolie tidak ada di sana. Hingga Bimolie pun bingung harus melakukan apa. Saat ini Bimolie ingin menemui Avena Aditama ke ruang ICU. Tetapi suster dan dokter langsung melarang Bimolie masuk ke ruang ICU itu, sesuai yang diperintahkan oleh Tuan Filma Orion.


Karena Tuan Filma Orion tidak ingin Bimolie melihat putrinya berbaring lemah di atas Branker yang ada di rumah sakit tepatnya di ruang ICU. Tuan Filma orion tidak ingin Bimolie memandang rendah putrinya, lemah dalam menghadapi segala apapun.Ia yakin putrinya dapat melewati masa kritisnya saat ini.


"Ayah Maafkan Bimolie. Bimolie berjanji akan lebih memperhatikan Avena untuk hari-hari berikutnya." ucap Bimolie meminta maaf kepada tuan Filma Orion, sambil bersujud di kaki Tuan Filma Orion. Tetapi Tuan Filma Orion dan nyonya Hidayah tidak menganggap adanya Bimolie di sana.


Sehingga mereka memilih untuk meninggalkan Bimolie begitu saja dan masuk menghampiri Avena Aditama yang ada di ruang ICU mengikuti suster dan dokter memeriksa kondisi Putri mereka.


Bersambung.....


hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih


__ADS_2