
Avena Aditama sangat emosi mendengar suara tawa Sunco Anggraini di ujung telepon. Sunco Anggraini tertawa di atas penderitaan Avena Aditama saat ini. Tetapi Avena Aditama tidak tinggal diam. Ia pun meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penculikan dan penganiayaan Nyonya Hidayah.
Yang mengakibatkan nyonya Hidayah harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah Sakit. Akibat pukulan yang dilakukan Sunco Anggraini. Pihak kepolisian susah melakukan pencarian terhadap Sunco Anggraini dan Bimolie Wijaya. Tetapi Pihak kepolisian belum berhasil menemukan Sunco dan juga Bimolie bersama Baby Alvaro.
"Avena Aditama juga memberitahu yang sebenarnya kepada Tuan Fortune Wijaya dan nyonya happy soya, tanpa ada yang Ia tutupi.
Kring....
kring..
Kring....
Suara ponsel Tuan Fortune Wijaya berdering. Yang kebetulan Tuan Fortune Wijaya meletakan ponselnya, dimeja kerja Tuan Fortune Wijaya.
Tuan Fortune Wijaya meraih ponselnya dan langsung menekan tombol hijau yang ada di di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Avena Aditama.
"Hallo assalamualaikum!" Sapa tuan Fortune Wijaya dalam sambungan telepon selulernya. ketika sudah melihat bahwa yang menghubungi Tuan Fortune Wijaya merupakan nomor ponsel milik Avena sang menantu yang mereka sayangi.
Avena Langsung menangis sesungguhkan ketika mendengar suara Tuan Fortune Wijaya membuat Tuan Fortuna wijaya khawatir dan bertanya dalam hati Mengapa menantunya Langsung menangis ketika sambungan telepon selulernya tersambung kepada Tuan Waktu Wijaya.
"Ada apa Nak? kenapa kamu menangis? coba cerita kepada Papa Siapa tahu Papa bisa bantu." ucap Tuan Fortune Wijaya yang belum mengetahui kejadian yang dialami oleh Nyonya Hidayah dan baby Alvaro.
"Papa baby Alvaro diculik Sunco Anggraini. Entah ke mana Sunco Anggraini membawa Putraku." ucap Avena Aditama terbata-bata. karena Avena terus menangis menerangkan kepada tuan Fortuna Wijaya.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan Avena Aditama, Tuan Fortune Wijaya begitu terkejut.
"Bagaimana bisa cucuku di curi wanita murahan itu?Papa tidak akan tinggal diam jika terjadi sesuatu kepada cucu papa.
"Kamu tenang saja," papa akan ikut membantu kamu untuk mencari tahu keberadaan baby Alvaro cucu kesayangan Papa." ucap Fortuna Wijaya agar Avena merasa sedikit tenang.
Sementara Nyonya Happy soya yang mendengar percakapan antara Tuan Fortuna Wijaya dengan Avena Aditama pun mengerutkan keningnya. Ia bingung apa yang dibicarakan oleh Tuhlan Fortuna jaya dengan menantunya yang selama ini mereka anggap masih berada di Bali.
Setelah selesai berbicara kepada Avena Aditama Tuan Fortuna Wijaya memutuskan sambungan telepon selulernya. Ia pun menghampiri istrinya dan memberitahu apa yang terjadi kepada cucu mereka. Dan apa yang dilakukan Sunco Anggraini kepada baby Alvaro. Mendengar itu, Nyonya Happy soya begitu terkejut mendengar kabar kalau Sunco Anggraini telah menculik cucu kesayangan mereka.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang papa? bagaimana keadaan cucu kita sekarang ?" ucap Nyonya Happy soya yang sangat mengkhawatirkan kondisi keadaan baby Alvaro.
"Mama berdoa saja, semoga pihak kepolisian segera menemukan mereka. Papa tidak habis pikir apa yang ada di dalam pikiran Bimolie Wijaya. Entah apa yang sudah dibuat wanita murahan itu sehingga Putra kita Bimolie begitu nurut kepadanya." ucap Tuan Fortune Wijaya yang sudah geram melihat tingkah putranya.
Pihak kepolisian sudah mencari Sunco Anggraini ke rumah kontrakan yang selama ini ditempati oleh Sunco Anggraini. Tetapi pihak kepolisian tidak menemukannya di sana.
Bahkan pihak kepolisian juga sudah mencari keberadaan Sunco Anggraini di rumah kedua orang tuanya. Dan di rumah sahabat-sahabat Sunco Anggraini. Tetapi sahabat Sunco Anggraini tak satupun yang mengetahui keberadaannya.
Avena Aditama berusaha kembali menghubungi Sunco Anggraini. Tetapi nomor ponsel Sunco Anggraini tidak dapat dihubunginya. Ia pun beralih menghubungi nomor ponsel Bimolie Wijaya. Tetapi nomor ponsel Bimolie Wijaya juga sama dengan Sunco Anggraini. Yang ternyata Anggraini dengan bimoli Wijaya sudah membawa baby Alvaro keluar kota.
Pihak kepolisian Terus mencari tahu keberadaan Bimolie dan juga Sunco Anggraini. Tetapi pihak kepolisian belum mendapatkan titik terang keberadaan baby Alvaro.
Avena Aditama terus menangis sesungguhkan karena ia sangat mengkhawatirkan putranya. Barco Atalariksa berusaha menenangkan avena Aditama.
__ADS_1
Sementara kondisi Nyonya Hidayah saat ini masih butuh perawatan yang intensif dari rumah sakit. Mengingat benturan di kepala Nyonya Hidayah, cukup serius akibat pukulan yang dilakukan Sunco Anggraini. Berhadap Nyonya hidayah cepat pulih kembali.
Karena nyonya Hidayah berusaha untuk menggagalkan rencana Anggraini menculik baby Alvaro. Tetapi Nyonya Hidayah kalah tenaga dengan Sunco Anggraini. Hingga dirinya pun akhirnya dilumpuhkan oleh Sunco Anggraini pada saat itu.
Avena Aditama khawatir kalau Sunco Anggraini berbuat nekat kepada putranya.
Apalagi Sunco Anggraini telah menganiaya ibu kandung Avena Aditama. Selain menganiaya ibu kandungnya sendiri, Sunco Anggraini juga telah menculik Putra kandung Avena Aditama
Avena Aditama berpamitan kepada tuan Filma Orion untuk mencari keberadaan putranya baby Alvaro. Avena Aditama sudah sangat khawatir dengan kondisi putranya saat ini. Walaupun putranya berada bersama Papa kandungnya sendiri
Tetapi merasa tidak tenang. Ia takut terjadi sesuatu kepada putranya.Karena yang dekat kepada putranya hanyalah Avena Aditama. karena menurutnya Bimolie Wijaya bukanlah ayah yang baik untuk baby Alvaro. karena selama ini Bimolie Wijaya sama sekali tidak melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.
Sunco Anggraini kembali menghubungi Avena Aditama. Ia pun meminta kepada Athena Aditama, jika Avena ingin putranya selamat, maka Avena akan menyediakan uang tebusan, untuk diserahkan kepada Sunco Anggraini. Dengan catatan Avena tidak bisa membawa Siapapun, termasuk polisi.
Bimolie Wijaya yang notabennya ayah kandung baby Alvaro, bukan membela istrinya justru ia mengikuti aturan main Sunco Anggraini. Mata hati Bimolie Wijaya sudah dibutakan oleh rasa cintanya kepada Sunco Anggraini. Sehingga Bimolie saat ini tidak dapat membedakan yang mana yang terbaik untuk keluarganya dan putranya.
Avena Aditama Sudah menangis histeris karena ia tak kunjung bertemu dengan baby Alvaro Putra yang selama ini menemani dirinya. Barco Atalariksa menemui Avena Aditama. Mereka ingin melanjutkan pencarian terhadap baby Alvaro dibantu oleh beberapa karyawan Avena Aditama.
Avena Aditama memberitahu kepada pihak Kepolisian. Kalau Sunco Anggraini meminta uang tebusan darinya. ketika sunco Anggraini melakukan panggilan telepon kepada Avena Aditama, Avena Aditama langsung merekam percakapan mereka. berharap itu dapat menjadi bukti kejahatan Sunco Anggraini.
Avena Aditama sama sekali tidak mengetahui ke mana bimoli dan Sunco Anggraini membawa putranya tetapi sepertinya Sunco Anggraini hanya menginginkan uang dari Avena Aditama. Tanpa ada niat menyakiti baby Alvaro.
bersambung....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏