Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.39 MERASA LEGA


__ADS_3

"Bimolie sudah ada di rumah bersama baby Alvaro." ucap Bimolie kepada tuan Fortuna Wijaya. Membuat Tuan Fortune Wijaya pun langsung mematikan sambungan telepon selulernya.


Malam itu juga tuan Fortuna Wijaya langsung membangunkan Nyonya Happy soya agar mereka segera berangkat ke rumah yang selama ini ditempati oleh Bimolie Wijaya dengan Avena Aditama. Untuk memastikan keberadaan bimoli dan juga baby Alvaro.


Nyonya Happy saya pun tersentak ketika mendengar apa yang dikatakan suaminya kepadanya.


"Apa?


" Putra kita sudah ada di rumahnya? tanya Nyonya Happy soya yang merasa heran akan apa yang dikatakan suaminya.


"Iya Sayang, barusan Bimolie menghubungi Papi. Tapi untuk kebenarannya Sekarang juga kita harus segera berangkat ke sana. Papa tidak ingin kehilangan Baby Alvaro." ujar Tuan Fortune Wijaya agar Nyonya Happy soya langsung bergegas berangkat menuju kediaman Avena Aditama bersama Bimolie.


Setelah bersiap, Tuan Fortuna wijaya dan nyonya Happy soya pun langsung menuju kediaman Avena Aditama dan Bimolie. Dengan menggunakan mobil milik Tuan Fortuna wijaya, Ia pun langsung melajukan mobilnya.Berharap apa yang dikatakan oleh Bimolie Wijaya saat berada di dalam sambungan telepon seluler, benar adanya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit, Tuan Fortuna wijaya dan nyonya happy soya pun tiba di sana. Ketika Bimolie mendengar suara deruan mobil Tuan Fortune Wijaya masuk ke peperangan rumah. Ia pun langsung bergegas membuka pintu sambil menggendong tubuh baby Alvaro yang sudah demam tinggi.


Tuan Fortune wijaya dan nyonya Happy soya langsung turun dari mobil berlari masuk ke rumah. Ketika Bimolie sudah membuka pintu padahal Jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Ketika tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya sudah berada di rumah Mereka pun langsung meraih tubuh baby Alvaro yang ada di pangkuan Bimolie Wijaya.


Alangkah tersentaknya Mereka melihat kondisi baby Alvaro saat ini. Yang sudah sangat kurus dan demam tinggi. Malam itu juga Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya membawa baby Alvaro ke rumah sakit tanpa berbicara sedikitpun kepada Bimolie Wijaya.


Bimolie Wijaya mengikuti Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya masuk ke dalam mobil tanpa membuka suara sedikitpun .Tuan Fortune Wijaya langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit ia tidak ingin terjadi sesuatu kepada cucu kesayangannya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit, Mereka tiba di rumah sakit terdekat. Tuan Fortune Wijaya langsung turun dari mobil. Begitu juga dengan Nyonya Happy soya yang menggendong tubuh mungil baby Alvaro, langsung berlari masuk ke UGD. Agar dokter langsung memberikan pertolongan kepada baby Alvaro. Terlihat Bimolie juga mengikuti Tuan Fortuna wijaya dan nyonya Happy soya masuk ke ruang UGD.


Dokter yang melihat dan mendengar teriakan Tuan Fortune Wijaya pun langsung berlari untuk memberikan pertolongan kepada baby Alvaro. Ketika dokter memeriksa kondisi kesehatan Baby Alvaro, dokter itu pun menggelengkan kepalanya.


"Maaf apa yang terjadi kepada anak ini Mengapa bisa sampai seperti ini? pertanyaan itu dilontarkan oleh dokter kepada tuan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy Soya sementara Bimolie hanya tertunduk diam tak mampu berkata apa-apa.

__ADS_1


"Apa yang terjadi kepada cucu saya Dokter? Tolong selamatkan cucu saya. Saya tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya.


"Cucu Anda mengalami dehidrasi dan trauma Demamnya sangat tinggi.


Untung saja segera dibawa kesini. Sepertinya ia harus mendapatkan perawatan yang intensif. untuk beberapa hari kedepan.Dan cucu Anda harus dirawat inap di sini ." ucap dokter itu kepada tuan Fortune Wijaya.


Tuan Fortuna wijaya tidak keberatan. Ia pun langsung menganggukkan kepalanya agar cucunya dirawat inap di Rumah Sakit itu. Berharap kondisinya akan lebih membaik jika mendapat perawatan dari dokter secara intensif.


Setelah dokter memberikan suntikan obat di jarum infus yang ditancapkan di punggung tangan baby Alvaro, Ia pun merasa tidak tega bayi yang masih berumur satu tahun harus menahan rasa sakit jarum infus yang tertancap di punggung tangannya.


Tetapi apa mau dikata, baby Alvaro harus menjalani pengobatan itu agar kondisinya dapat pulih kembali.


Setelah baby Alvaro tampak sudah tenang dan demamnya sudah Turun, baby Alvaro pun akhirnya tertidur pulas. Nyonya Happy soya menangis sesungguhkan melihat kondisi cucunya yang tragis akibat perbuatan putranya sendiri.


Nyonya Happy soya menatap Bimolie Wijaya dengan tatapan tajam. Tetapi Nyonya Happy soya sama sekali tidak mengeluarkan sepatah kata pun kepada Bimolie Wijaya. Hal itu membuat Bimolie Wijaya semakin khawatir kalau kedua orang tuanya akan marah besar kepadanya.


Tuan Fortune wijaya Jika Tuan Fortune Wijaya Mengetahui keberadaan baby Alvaro, Tuan Fortune wijaya harus segera menghubungi Avena Aditama.


Kring.....


Kring....


kring.....


suara ponsel milik Avena Aditama terdengar jelas di telinganya malam itu. Avena Aditama sama sekali tidak bisa tidur. Ia hanya memikirkan kondisi putranya dan dimana keberadaan putranya saat ini.


Avena Aditama meraih ponselnya yang berada di atas nakas. Ia berharap yang menghubungi dirinya memberikan kabar baik kepadanya. Ia melihat di layar ponselnya Kalau tuan Fortune Wijaya yang menghubungi dirinya saat ini.

__ADS_1


Avena Aditama langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada tuan Fortune Wijaya.


"Hallo Assalamualaikum Pa," Sapa Avena Aditama dengan suara paraunya.


"Waalaikumsalam Sayang, maaf papa mengganggu kamu malam-malam seperti ini." ucap Tuan Fortune Wijaya kepada avena Aditama.


"Tidak pa, Lagian Avena belum tidur kok. Avena tidak bisa tidur kepikiran kepada baby Alvaro." ucap Avena berterus terang kepada tuan Fortuna Wijaya tanpa ada yang ia tutup-tutupi.


"Kamu tenang saja sayang, baby Alvaro sudah ada bersama Papa dan Mama di sini. Tapi sekarang baby Alvaro sedang dirawat di rumah sakit permata bunda. Kondisinya sekarang sudah baik-baik saja. Dokter sudah memberikan pertolongan kepadanya. Doakan saja agar baby Alvaro cepat pulih." ucap Tuan Fortune Wijaya kepada Avena Aditama


Mendengar Tuan Fortune Wijaya mengatakan kalau putranya sudah ditemukan dan berada di rumah sakit, Avena Aditama langsung beranjak dari kamar. Ia ingin segera pergi ke rumah sakit melihat kondisi putranya. Ketika Avena Aditama berniat pergi ke rumah sakit, Tuan Filma Orion melihat Avena Aditama keluar kamar.


"Kamu mau ke mana Kok sepertinya buru-buru? Tanya tuan Firma Orion yang sedari tadi belum memejamkan matanya karena ia selalu bersiap menemani dan membantu istrinya, jika istrinya membutuhkan bantuannya.


Karena kondisi kesehatan Nyonya Hidayah saat ini belum pulih total. Hal itulah yang membuat Tuan Filma Orion harus selalu menemani istrinya sampai istrinya benar-benar pulih.


"Avena mau ke rumah sakit pak, Papa Fortune sudah menemukan baby Alvaro dan sekarang baby Alvaro sedang dirawat di rumah sakit. Avena ingin sekali langsung melihat Putra Avena. Avena mengkhawatirkan kondisi putraku pa." sahut Avena Aditama memberitahu kalau Baby Alvaro sudah ditemukan.


"Kamu serius cucuku sudah ditemukan? tanya Tuan Filma Orion karena merasa tidak yakin akan apa yang dikatakan Avena Aditama kalau Alvaro sudah ditemukan.


"Ya pa, barusan Papa Fortune menghubungi Avena dan mengatakan kalau saat ini Putraku sedang dirawat di rumah sakit. Karena kondisinya sangat memprihatinkan." ucap Avena Aditama dibalas anggukan dari Tuan Filma Orion.


"Kalau begitu papa temanin kamu pergi sekarang." ucap Tuan Filma Orion kepada Avena Aditama.


"Jangan pa, siapa yang menemani Mama di rumah. Kalau Papa menghantarkan Avena biar avena menghubungi Barco Atalariksa saja." ucap Avena Aditama sambil langsung menghubungi nomor ponsel Barco Atalariksa agar Barco Atalariksa bersedia untuk mengantarkannya ke rumah sakit melihat kondisi putranya saat ini.


Bersambung....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏💓💓


__ADS_2