Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.75 SENYUMAN YANG LEBAR


__ADS_3

"Kok bukan dia sih yang melayani di sini?." gumam Markus dalam hati sembari netranya menelisik seisi ruang restoran milik Avena Aditama. Entah mengapa Markus merasa penasaran dengan sosok Barco Atalariksa. Ia juga tidak mengetahui apa yang terjadi kepada dirinya, setelah ia bertemu dengan Barco Atalariksa.


Ketika karyawan yang bertugas melayani Tuan Filma Orion dan juga Markus, Barco Atalariksa meminta kepada karyawan itu untuk lebih memperhatikan menu makanan yang dipesan oleh Tuan Filma Orion meminta kepada salah satu karyawan yang bertugas melayani agar lebih memperhatikan Citra rasa menu makanan yang akan disuguhkan kepada Tuan Filma Orion yang merupakan ayah kandung dari pemilik restoran.


Tolong kamu minta kepada chef agar memperhatikan Citra rasa menu makanan yang akan dihidangkan kepada tuan Filma Orion." ujar Barco Atalariksa sembari berlalu ke dapur melihat masakan yang akan dihidangkan pagi itu kepada para pelanggan.


Ia tidak ingin membuat Tuan Filma Orion kecewa dengan kinerja Meraka. Barco atalarisa ingin membuat Tuan film Orion merasa puas dengan pelayanan di restoran pemilik apena Aditama yang dikelolanya sendiri.


Beberapa menit kemudian pelayan itu kembali menghampiri Tuan Filma Orion dan Markus dengan membawakan beberapa macam jenis menu makanan pesanan tuan Filma Orion dan juga Markus.


"Silakan dinikmati Tuan!" ucap pelayan itu kepada Tuan Filma Orion dan juga Markus.


"Maaf apa Barco tidak hadir saat ini?


"Nona Barco sedang sibuk melayani para pelanggan tuan. Ada yang bisa saya bantu?


"Kalau barco tidak merasa sibuk lagi, tolong katakan kepadanya untuk menghampiri kami ke sini." ujar Tuan Filma Orion kepada pelayan itu. dibalas anggukan dari pelayan itu. lalu berlalu meninggalkan Tuan Filma Orion dan Markus di sana.


Terlihat tuan Filma Orion mencicipi menu makanan yang dihidangkan di restoran milik Avena Aditama. Citra rasa khas restoran milik Avena Aditama, yang mana resep menu makanan yang dihidangkan oleh pelayan itu untuk Tuan Filma Orion dan Markus, merupakan rasa turun-temurun dari keluarga Orion. Hal itu yang membuat Tuan Filma Orion menyukai menu makanan yang di hidangkan di restoran milik putrinya

__ADS_1


Sejujurnya Avena Aditama mendapatkan resep itu dari almarhum neneknya, yaitu keluarga Orion. Yang konon juga memiliki restoran ternama di kota ini. Yang membuat Avena Aditama terus berjuang untuk memajukan usaha restoran dan usaha kuliner lainnya.


Agar usaha restorannya berjalan dengan lancar dan dapat berkembang sesuai harapannya. Hal itu terbukti dengan awalanya membuka usaha kuliner kecil-kecilan, Avena mampu membuka beberapa cabang usaha kulinernya di kota ini dan juga di Bali.


Sungguh ada kebahagiaan tersendiri di hati Avena Aditama dengan bantuan Barco Atalariksa. Ia dapat memajukan usaha kuliner miliknya tidak ada mendapat bantuan sedikit pun dari saudara. Padahal resep itu didapatkan dari keluarga. Tuan Filma Orion sangat senang melihat keberhasilan putrinya dalam menjalankan usaha kulinernya.


"Avena putriku memang bisa dibanggakan aku yakin kebahagiaan akan menghampirinya" gumam Tuan Filma Orion di dalam hati. Sekilas ia melirik seisi ruang restoran milik putrinya. Yang ternyata restoran itu tidak kalah menariknya dari restoran-restoran bintang lima lainnya.


Sesungguhnya Avena Aditama tidak dapat berdiri kokoh, tanpa dibantu oleh Barco sang sahabat yang selalu setia menemani dirinya. Walau keadaan selalu membantu Ketika ia mengetahui kenyataan, suaminya memiliki hubungan dengan wanita lain. Avena awalanya tidak mengetahui Bimolie wijaya menghianati cintanya.


Tetapi walaupun Avena Aditama mengetahui penghianatan yang dilakukan oleh Bimolie Wijaya, Barco Atalariksa selalu setia memberikan hiburan dan juga membantu Avena Aditama. Hingga Avena dapat berdiri kokoh sampai saat ini.


"Enak ya Om, menu makanan yang disediakan di restoran ini. Citra rasanya pas di lidah Markus.


Tiba-tiba Barco Atalariksa datang menghampiri Tuan Filma Orion setelah pelayan itu memberitahu kepada Barco Atalariksa, Kalau tuan Filma Orion ingin bertemu dengan warga. Ia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk menolak permintaan Tuan Filma Orion, sehingga dirinya memilih untuk menghampiri Tuan Filma Orion.


"Selamat siang tuan Ada yang bisa saya bantu?" tanya Barco Atalariksa sambil memberi salam kepada Tuan Filma Orion.


"Kamu sibuk ya nak? kalau kamu tidak sibuk temani kami makan dong. Kan lebih enak kalau ada yang menemani makan di sini.

__ADS_1


Apalagi yang menemani kami makan salah satu petinggi restoran ini." ucap Tuan Filma Orion sambil mengembangkan senyumnya


Barco Atalariksa pun duduk di sebelah Tuan Filma Orion agar dirinya tidak ingin bertatapan langsung dengan Markus.


Oh iya Avena hari ini tidak datang ya?" Ke mana dia? Mengapa Dia hari ini tidak datang membantu kamu di sini?" tanya Tuan Filma Orion yang belum mengetahui kalau Avena Aditama, Bimolie Wijaya dan juga baby Alvaro liburan di objek wisata yang letaknya tidak jauh di kota Jakarta.


Mereka hanya ingin membawa baby Alvaro untuk sekedar jalan-jalan dan menikmati taman yang indah di tengah kota. Karena Bimolie Wijaya kurang memperhatikan baby Alvaro selama ini. Hal itulah yang membuat Bimolie Wijaya membawa Alvaro untuk sekedar jalan jalan di Yaman kota. agar hubungannya dengan Avena Aditama dan baby Alvaro semakin dekat.


Maaf tuan sepertinya Avana Aditama dengan Bimoli memilih libur hari ini. Karena ingin membawa Baby Alvaro bermain di taman di tengah kota. sahut Barco Atalariksa sambil mengembangkan senyumya.


"Idih..., giliran sama orang saja dia senyum lebar. Tetapi ketika berbicara denganku mukanya seperti ditekuk nggak pernah ada senyumnya." gumam Markus dalam hati. ia benar-benar ingin dekat dengan Barco Atalariksa. Tetapi Barco Atalariksa tidak menyadari akan hal itu.


Yang ia tahu kalau saat ini Markus tidak menyukai dirinya. Bahkan Markus merasa jijik dengan Barco Atalariksa dan juga benci kepadanya. Padahal ada kebahagiaan tersendiri di hati Markus, ketika dia berhasil menjahili Barco Atalariksa. "Ya Sudah Om nikmati saja menu makanan yang dihidangkan di restoran ini. Semoga Citra rasa yang ada di restoran ini sesuai dengan selera lidah tuan." ucap Barco Atalariksa sambil bangkit dari tempat duduknya.


"Kamu mau ke mana nak?" apa kamu masih sibuk? kalau kamu tidak sibuk lebih baik kamu temani saja kamu di sini makan, pasti rasanya akan semakin lezat dan kami semakin selera memakannya." ucap tuan Filma Orion sambil mengembangkan senyumnya kepada Barco Atalariksa. Berharap Barco Atalariksa mengurungkan niatnya meninggalkan Tuan Filma Orion dan Markus di sana.


Barco atalariksa pun membalas senyuman Tuan Filma Orion dengan senyuman lebar kemudian Ia pun kembali duduk. Netra Markus tetap menatap ke arah Barco Atalariksa membuat Barco Atalariksa tidak merasa nyaman.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏


__ADS_2