Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB.50 SYARAT DARI NYONYA HAPPY SOYA


__ADS_3

Ia menginginkan Tuan Filma Orion yang lebih dulu enyah dari muka bumi ini. Baru Sunco Anggraini membuat kehidupan rumah tangga Avena Aditama hancur berantakan. Agar putranya baby Alvaro merasakan apa yang dirasakan oleh Sunco Anggraini beberapa tahun yang lalu.


Avena Aditama sama sekali tidak mengetahui rencana Sunco Anggraini bahkan sebelumnya Aven Aditama tidak mengenal Sunco Anggraini sama sekali Begitu juga dengan Tuan Filma Orion. iya tidak mengetahui kalau Sunco Anggraini merupakan putri dari wanita masa lalunya.


Terlihat Avena Aditama pergi menemui Tuan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy Soya. untuk memohon kepada Tuan Fortune Wijaya agar mereka mencabut laporan mereka terhadap Bimolie Wijaya. Berharap Tuan Fortune Wijaya bersedia mencabut laporannya agar lebih mudah Wijaya bebas dari jeruji besi.


Ketika tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya melihat kedatangan avena Aditama dan putranya baby Alvaro, Nyonya Happy soya langsung berlari menghampiri Avena dan juga baby Alvaro. Ketika Avena Aditama sudah menghentikan mobilnya.


Nyonya Happy soya langsung menggendong tubuh cucunya yang paling ia sayangi.


"Cucu Oma yang tampan." ucap Nyonya Happy soya sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan bocah kecil itu." Ayo masuk Nak."ujar Nyonya Happy soya agar Avena Aditama langsung masuk ke dalam rumah milik Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya.


Tuan Fortune Wijaya yang melihat kehadiran Avena Aditama pun langsung mengembangkan senyumnya apalagi ketika melihat baby Alvaro yang begitu ia rindukan membuat Tuan Fortune Wijaya begitu bahagia.


"Wah cucu Opa datang nih."ucap Tuan Fortuna Wijaya sambil meraih tubuh baby Alvaro dari gendongan istrinya. Karena ia juga tidak ingin ketinggalan untuk sekedar memberikan kecupan ke wajah tampan baby Alvaro.


"Cucu opa sudah besar nih, sebentar lagi sudah lari-lari Ke rumah opa," iyakan sayang." ucap Tuan Fortuner Wijaya berusaha berinteraksi kepada baby.


"Pa... pa.. pa pa ma... ma ma." oceh baby Alvaro membuat Tuan Fortune Wijaya langsung tertawa ngakak mendengar suara cucunya yang begitu menggemaskan. "Cucu Opa sudah mulai pintar berbicara aduh senangnya Opa."ucap Tuan Fortune Wijaya terus berinteraksi dengan cucunya.


"Dia sudah pintar memanggil Papa dan Mama. Cucu kita sudah semakin pintar dan besar ya pa.".ucap Nyonya Happy soya kepada suaminya.

__ADS_1


Sementara Avena Aditama hanya terdiam melihat interaksi kedua ayah dan ibu mertuanya. Membuat Tuan Fortuna Wijaya merasa heran melihat Avena Aditama. Karena tidak biasanya Avena diam ketika bersama baby Alvaro dan kedua mertuanya.


"Ada apa Nak?Mengapa kamu seperti memiliki beban pikiran yang banyak? kamu boleh bercerita sama papa dan mama. Jangan dipendam sendiri, kami ini orang tua kamu." ucap Tuan Fortuna Wijaya kepada Avena Aditama.


Avena Aditama menghela nafas panjang. Ia ingin sekali membicarakan apa yang ada di dalam isi hatinya. Tetapi ia takut kalau Tuan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy soya tidak mengabulkan permohonannya.


Avena Aditama tidak ingin putranya satu-satunya kehilangan kasih sayang dari ayah kandungnya sendiri. Jika Bimolie Wijaya tetap mendekam di dalam penjara. Apalagi Avena Aditama sangat khawatir jika Baby Alvaro kelak sudah besar, dan mengetahui kalau Ayah kandungnya sendiri pernah berada di tahanan, itu dapat membuat baby Alvaro merasa dirinya menjadi anak seorang penjahat.


"Pa.... ma...., Avena datang kemari untuk membicarakan mengenai mas Bimolie. Mas Bimolie memang sudah menyakiti hati Avena Aditama berulang kali. Tetapi bagaimanapun dia tetap ayah kandung Putraku baby Alvaro. Sekalipun mas Bimolie, sudah berbuat salah berulang kali, kepada Avena. Tetapi Avena tidak tega melihat Mas Bimolie harus mendekam di penjara.


Untuk itu Avena mohon kepada Papa dan Mama, agar mencabut laporan papa terhadap Mas Bimolie. Cukup Sudah, papa memberikan hukuman terhadap mas Bimolie. sudah lebih 10 hari, Mas Bimolie merasakan dinginnya balik jeruji besi. Avena mohon Pa, bebaskan mas Bimolie. Kalau masalah kehidupan rumah tangga kami, Biarkan Kami nanti yang membicarakannya bagaimana kelak hubungan kami.


Untuk saat ini avena hanya memohon kepada papa, agar Papa membebaskan mas Bimolie. jujur semalam Avena menjenguk Mas Bimolie di tahanan. Hal itu yang membuat Avena Aditama tidak sanggup melihat kondisi Mas Bimolie saat ini.



visual Avena Aditama


"Ya Allah kamu memang wanita yang sangat mulia dan baik. Jujur Papa saja tidak bisa mengampuninya atas kesalahan yang Bimolie lakukan terhadap kamu. Dan juga cucu kepada cucuku baby Alvaro. Sekalipun dia Putra kandungku sendiri. Tetapi kamu masih bisa mengampuni Dan iba melihatnya. Mungkin kalau Papa jadi kamu, papa akan membiarkannya berada di tahanan. Agar dia merasakan akibat dari perbuatannya.


Nyonya Happy soya Langsung angkat bicara ketika Avena Aditama sudah bersujud di kaki Tuan Fortune Wijaya.

__ADS_1


"Mama akan mencabut laporan ini. Tetapi dengan satu syarat. Kalian tidak boleh bercerai.


"Mama dan papa menginginkan kalian rujuk Kembali. Agar cucu ku baby Alvaro tetap merasakan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Sama seperti yang kamu katakan sebelumnya. Dan satu lagi harta Warisan milik kami, tidak akan jatuh ke tangan Bimolie, selain kepada kamu dan juga cucuku baby Alvaro. Dan itu sudah kami nyatakan Langsung di kantor kuasa hukum keluarga Wijaya ." ucap Nyonya Happy soya.


Membuat Avena Aditama terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Nyonya Happy soya. Kalau harta warisan milik keluarga Wijaya jatuh ke tangannya dan juga putranya. sementara Bimolie tidak mendapatkan apa-apa.


"Tapi bagaimana mungkin Mas Bimolie tidak mendapatkan apa-apa ma, padahal Mas Bimolie Putra kandung papa dan mama." ucap Avena Aditama kepada Nyonya Happy soya.


"Tidak ada bantahan, Jika kamu ingin Bimolie dibebaskan, maka terima Apa yang mama katakan. Mama tidak ingin rumah tangga kalian hancur hanya karena wanita murahan itu. Seharusnya kalian lebih memperhatikan baby Alvaro nantinya. Jangan sampai Alvaro kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.


Avena Aditama tidak langsung menjawab apa yang dikatakan Nyonya Happy soya. Ia khawatir kalau Bimolie tidak akan terima jika Tuhan Fortuna Wijaya dan nyonya Happy Sonya, mewariskan harta kekayaan milik mereka kepada Avena Aditama. Dan juga baby Alvaro.


Sementara bimoli sama sekali tidak mendapatkan apa-apa. Karena Ia takut Bimolie menuduhnya yang menghasut Tuan Fortune Wijaya dan nyonya Happy soya. Ia juga Kwatir Bimolie akan melakukan hal yang di luar dugaan, Jika ia mengetahui semua apa yang dikatakan oleh Nyonya Happy soya.


"Kenapa kamu diam?


" Apa kamu tidak ingin bersatu lagi dengan Bimolie? Kalau kamu tidak ingin bersatu lagi dengan Bimolie Mengapa kamu ingin membebaskannya dari penjara? pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan Nyonya Happy soya kepada Avena Aditama.


Sementara Tuan Fortune Wijaya hanya diam melihat dan mendengar Nyonya Happy soya berbicara kepada Avena Aditama. Tuan Fortuna Wijaya ingin memberikan kesempatan kepada istrinya memberikan ultimatum terhadap Avena Aditama dan juga Bimolie Wijaya.


"Yang Avena pikirkan bukan itu ma," tetapi Avena khawatir jika Mas Bimolie tidak akan terima kalau harta warisan milik papa dan mama jatuh ke tangan Avena dan juga baby Alvaro. Sementara Mas Bimolie sendiri yang Putra kandung papa dan mama." ucap Avena Aditama kepada Nyonya Happy soya.

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai readers yang baik author istirahat dulu Yach nanti kita lanjutkan lagi, dukung terus karya author dengan beri like coment dan votenya ya. kalau boleh di share juga agar rame yang baca 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓💓💓💓💓


__ADS_2