Suamiku Racun Dunia

Suamiku Racun Dunia
BAB. 89 LAYAKNYA SEORANG RATU


__ADS_3

Kekhawatiran Avena Aditama, kini sirna sudah. Karena Markus sudah memberitahu kalau saat ini Barco Atalariksa baik-baik saja bersama Markus. Tetapi Markus tidak memberitahu Di mana mereka saat ini. Karena selama ini Markus belum memberitahu kalau dirinya memiliki rumah mewah yang lokasinya tidak jauh dari kediaman Tuan Filma Orion.


"Sayang Bagaimana keadaan Barco Atalariksa dan Markus saat ini? apa mereka baik-baik saja?tanya Bimolie Wijaya kepada Avena.


"Mereka baik baik saja mas. Tapi Kak Markus tidak memberitahu keberadaan mereka saat ini. Sepertinya Kak Markus benar-benar jatuh cinta kepada Barco Atalariksa.


Bagaimana menurutmu Mas apa mereka cocok? Bimolie Wijaya hanya terdiam. Ia tidak menjawab pertanyaan Avena Aditama. sejujurnya Bimolie Wijaya dengan kondisi Barco Atalariksa. Karena Bimolie Wijaya mengetahui siapa sosok Markus. Big bos mafia yang ada di negara ini. Tetapi terakhir ia mengetahui kabar terbaru dari Markus kalau saat ini sudah menghentikan bisnis ilegal penyebaran narkoba bertaraf internasional.


Sehingga Bimolie Wijaya membiarkan Markus mendekati Barco Atalariksa. Berharap Markus benar-benar berubah dengan adanya Barco Atalariksa di kehidupannya. Ia ingin Barco Atalariksa membawa aura positif kepada markus yang kehidupannya tidak luput dari kenikmatan Duniawi yang menyesatkan.


"Mas kok diam?.


"Mas mendukung saja sayang, Asalkan Barco Atalariksa dapat membawa aura positif di kehidupan Markus.


"Maksud mas apa?


Bimolie Wijaya terdiam. Ia tidak melanjutkan pembicaraannya kepada Avena Aditama. Ia khawatir kalau Avena Aditama mengetahui kalau sebelumnya Bimolie Wijaya sudah mengenal Markus.


****


Tuan Markus yang terhormat tolong antarkan saya pulang." pinta Barco Atalariksa memohon kepada Markus.


"Sebentar lagi sayang." sahutnya sambil menatap Barco Atalariksa dengan tatapan penuh cinta.


"Bisa tidak kamu memanggilku dengan panggilan lain?


"Maksudnya?


"Maksud Ku panggil aku dengan panggilan sayang kamu!"


"Apa?


"Panggilan sayang?"


"Jangan ngaco deh, emang siapa yang sayang sama kamu Tuan Hemart Markus Orion yang terhormat? pekik Barco Atalariksa


"Apa tidak ada sedikitpun kamu memberikan harapan padaku?


Barco Atalariksa mengembangkan senyumnya menatap Markus dengan tatapan penuh arti. "sudahlah ngapain bahas itu lagi. Kan dari awal sudah aku katakan kepadamu, Aku belum bisa menjawabnya saat ini. Aku ingin bertanya kepada hatiku sendiri terlebih dahulu, Bagaimana sesungguhnya perasaanku kepadamu.

__ADS_1


Jujur aku tidak ingin membuatmu kecewa. karena aku pernah merasakan bagaimana sakitnya jika kita dikecewakan seseorang. Tolong berikan aku waktu seperti yang sudah aku katakan sebelumnya. Markus menatap Barco atalariksa dengan tatapan yang sulit diartikan.


iya berharap penuh juga memiliki perasaan yang sama dengannya.


"Tuan mobil sudah disiapkan."ucap salah satu asisten yang merupakan kepercayaan Markus. Royco Andalas datang menghampirinya. kalau mobil yang akan digunakan oleh Markus untuk menghantarkan Barco adalah reksa sudah dipersiapkan.


"Ya sebentar lagi saya akan keluar."sahut Markus.


"Sayang!" yuk mas antar pulang." ucap Markus sambil langsung menggandeng tangan Barco Atalariksa keluar dari rumah mewah itu.


"Mas jujur deh. Ini istana Siapa? kok mereka memanggil Mu dengan panggilan Tuan. Dan sepertinya mereka menunduk Hormat kepada mas." tanya Barco Atalariksa terus penasaran.


Ia merasa kalau Markus menyembunyikan sesuatu darinya.


"Ini belum istana karena pemiliknya belum memiliki Ratu."


Barco atalariksa mengerutkan keningnya ia semakin bingung akan jawaban Markus terhadapnya.


"Mas jangan berteka-teki seperti ini. Barco tidak mengerti teka-teki. lebih baik mas berterus terang kepada Barco daripada seperti ini. "Ada apa ini mengapa Markus misterius sekali? yang tiba-tiba datang ke keluarga Tuan Filma Orion. Dan sekarang dia membawaku ke istana sebesar ini? siapa sebenarnya sosok Markus? Barco Atalariksa bermonolog sendiri.


"Aku yakin Markus pasti menyembunyikan sesuatu." gumam Barco Atalariksa dalam hati.


"Kalau ada yang ingin kamu tanyakan, tanyakan Saja." ucap Markus sambil menatap Barco Atalariksa yang duduk di samping Markus tepatnya di mobil mewah milik Markus. Sementara Royco Andalas duduk di bangku kemudi.


"Maaf tuan kita mau kemana sekarang? tanya Royco Andalas sambil netranya fokus menatap kedepan. Ia tidak ingin melihat sang big bos merasa terganggu dengan pandangannya terhadap sang big bos.


"Sayang beritahu alamat rumah kamu dimana?"


"Lokasinya tidak jauh kok dari rumah Avena Aditama. Paling beda lima rumah saja." ucap Markus sambil melirik kearah Markus. Sejujurnya ada rasa bahagia dihati Barco Atalariksa Markus memanggilnya dengan panggilan sayang.


Tetapi karna Barco belum lama mengenal Markus, membuat dirinya kurang yakin kalau Markus benar benar sayang dan cinta kepada Barco Atalariksa. Apalagi Markus begitu misterius yang tiba tiba datang ke keluarga Tuan Filma Orion. Membuat Barco belum bisa menerima Markus.


****


"Ini rumah kamu sayang?


"Ya ini, rumahku


"Tinggal sama siapa?

__ADS_1


"Bokap. Nyokap sudah lebih dulu menghadap sang khalik." sahut Barco Atalariksa yang mampu membungkam mulut seorang markus.


"Maafkan saya.


"Kenapa harus minta maaf? mas tidak salah kok." sahut Barco yang tadinya cuek kepada Markus.


"Saya sudah mengingatkan kamu ke luka lama."


"Sudah lah, lagian sudah lama juga. lagian aku tidak tipe wanita yang mewekan. Karena sudah biasa di didik keras oleh bokap."sahut Barco Atalariksa.


"Ya sudah aku turun deh, sudah malam juga kan?"


Markus pun turun terlebih dahulu. Kemudian memutari mobilnya untuk membukakan pintu buat Barco Atalariksa.


"Tidak perlu seperti ini Mas," kan Barco bisa buka sendiri dan turun Sendiri." Tetapi Markus memperlakukan Barco Atalariksa layaknya Ratu hari ini . membuat Barco Atalariksa mengembangkan senyumnya.


"Terima kasih Mas," sudah mengantar Ku dan membuatku layaknya seperti Ratu hari ini. Kalau boleh jujur Barco merasa tersanjung hari ini." ucap Barco


"Tiba-tiba lelaki paruh baya keluar dari rumah keluarga Barco Atalariksa.


"Barco!" Kamu dari mana saja kenapa pulang selarut ini? tanya lelaki perubahan itu ketika Barco Atalariksa turun dari sebuah mobil mewah milik Markus.


"Maaf pa," Barco tidak memberitahu kepada Papa kalau hari ini Barco harus menghadiri pesta salah satu teman." ucap Barco tentunya berbohong. Ia tidak ingin memberitahu yang sejujurnya, mengenai rencana Markus terhadapnya. Karena ia masih ingin mengetahui siapa sosok Markus yang sebenarnya. Baru akan memberitahu kepada ayah nya.


"Maaf tuan," saya Hemart Markus Orion. Teman Barco Atalariksa sudah membuat anda khawatir. Kaena membuat Barco Atalariksa pulang terlalu larut saat ini." ucap Markus menimpali pembicaraan lelaki paruh baya itu bersama putrinya. Sambil memberikan salam kepada orang tua Barco Atalariksa.


"Kamu temannya Barco?


"Kenapa saya baru kali ini melihat kamu? padahal teman-teman Barco sering datang kemari."


"Saya kakak sepupu Avena Aditama. Mungkin anda mengenalnya. Dia adik sepupuku." ucap Markus memberitahu jati dirinya kepada orang tua Barco Atalariksa


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA


JANGAN LUPA JUGA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK. "PERAWAN 500 JUTA

__ADS_1



__ADS_2