Tante, I Love You

Tante, I Love You
Bab 17 - Membuka Rahasia (revisi)


__ADS_3

BAB 17


Kevin saat ini tengah berada di IGD GB Hospital, wajah tampannya babak belur mendapat beberapa bogem dari Dariel. Tanpa perlawanan ia menerimanya, karena memang seharusnya Kevin mendapatkan itu sejak awal. Dia lebih tidak menyangka jika rasa sayang Dariel pada istrinya sangatlah besar.


“Ya ampun Kevin, kenapa bisa begini? Apa gue bilang, jangan nekat dekat sama istri orang”, petuah Mario, manager gemulai ini meringis ngilu melihat perawat mengobati luka memar dan sudut bibir Kevin yang mengeluarkan darah.


“Gue bilang juga apa, perempuan tadi ada suaminya. Kevin, cari perempuan yang singel bukan punya orang ya, jangan juga singel tapi sifatnya kaya Selena, sama aja bohong Vin”, omel Mario, dari sekian banyak wanita yang hadir kenapa Kevin harus tertarik pada istri orang, memang wanita itu cantik dan menggoda tapi lihat akibat ulahnya kini ia dilarikan ke IGD. Untung tidak ada jadwal syuting 2 minggu ke depan.


“Akh”, ringis Kevin. Ditambah kata-kata Mario semakin menghujam dan menusuk hatinya. Kevin tidak pernah mendapat pukulan seperti ini, selama berhubungan dengan Selena pun baik-baik saja. Namun kenapa istri dadakannya membuat dunia Kevin jungkir balik, tidak nyaman dan dihantui rasa bersalah.


Kevin melihat perawat memasang infus di punggung tangannya, sesuai petunjuk dokter bahwa dirinya diharuskan mendapat infus selama beberapa jam. Selain kelelahan, tubuh Kevin pun sedikit demam karena menolong Dayana dari kolam berenang.


“Terima kasih suster”, Mario tersenyum pada perawat yang selesai membersihkan dan mengobati luka.


“Diem Lo, dia......dia itu.....”, Kevin tidak bisa melanjutkan kalimatnya yang menggantung begitu saja, ia masih takut karirnya hancur, namun bagaimana dengan kejadian beberapa jam yang lalu.


Dua jam sebelum di rumah sakit, Kevin bicara jujur pada Dariel jika Dayana adalah istrinya dan mereka menikah karena suatu kesalahan. Dariel tidak terima sepupunya diperlakukan semena-mena, dan langsung memukul wajah serta perut Kevin. Apalagi mengetahui jika Kevin telah berbuat sesuatu pada kakak sepupunya.


“Dia itu apa, Vin? Lo harus jujur sama gue”, seketika Mario terbelalak memikirkan sesuatu di luar nalarnya. “Jangan bilang kalau perempuan itu, Lo selingkuh sama istri orang, Vin?”, tebak Mario menggelengkan kepala cepat. Sungguh ia tidak mengerti jalan pikiran Kevin, apa Selena masih kurang baginya. Mario pun tahu gaya pacaran Kevin dan Selena yang telah melebihi batasan.


“Jangan sembarang judge, nanti gue cerita setelah di apartemen. Sementara ini jangan sampai mamah atau Selena tahu keadaan gue”, pinta Kevin mengelus rahangnya.


“Harus jujur sama gue Vin, karena apapun yang berhubungan dengan Lo apalagi masalah, pasti gue akan turun tangan langsung bantu Lo”


“Makasih Mario”


**

__ADS_1


Rumah Oma Nilla


“Daniel, tante sangat berterima kasih karena kamu mau mengantar Dayana pulang”


“Sama-sama tante, saya permisi”, Daniel pamit pulang, cukup lama ia menunggu Dayana tapi tak kunjung keluar dari kamar. Mungkin calon istrinya itu masih syok tercebur ke dalam kolam berenang.


Sebagai makhluk yang menilai dari keindahan fisik, Daniel akan menyampaikan pada kedua orang tuanya untuk segera melamar Dayana.


“Kamu akan menjadi milikku Aileen Dayana Kei”, senyum Daniel.


Sementara dalam kamar, Dayana bersin-bersin, tubuhnya pun menggigil kedinginan. Untung ia selalu menyediakan obat di kotak putih.


Dayana memperhatikan Daniel yang keluar rumah, pria ini memang bertanggung jawab dan dewasa. Tipe suami idaman Dayana, tapi kenapa hatinya tidak berdebar saat bersama Daniel. Pikiran Dayana malah terbang melayang pada Kevin. Dia juga tidak tahu apa yang dilakukan Dariel pada suaminya itu.


“Jangan memikirkannya lagi Dayana. Sekarang istirahat karena besok pasti sibuk”, ucapnya meyakinkan diri, hati dan pikirannya. Jujur saja Dayana tersentuh ketika Kevin menolongnya di kolam berenang dan memberi jasnya, ia pun melirik pada jas rancangan designer lokal yang terkenal.


Sebelum tidur, Dayana membaca pesan dari adik sepupunya


“Maaf ka, seharusnya aku tidak memaksa. Besok, ada hal yang harus kita bicarakan”


Pikiran Dayana menebak-nebak hal penting apa yang akan disampaikan Dariel, ia pun sempat berpikir bagaimana jika Kevin menjelaskan hubungan rumit yang terjadi diantara keduanya. “Semoga bukan hal yang aku takutkan”, gumam Dayana.


**


Apartemen Kevin Nugraha


Mario yang gemulai dan selalu lembut ternyata memiliki jiwa pria yang sangat menyeramkan, ya saat ini dia tengah marah besar pada Kevin. Mario tidak habis pikir, aktornya ini memiliki rahasia yang disembunyikan.

__ADS_1


“Lo gila Kevin. Karir Lo bisa tamat kalau media dan fans Lo tahu”


“Iya, untuk itu gue minta Lo jaga rahasia”


“Dan luka Lo ini akibat masalah yang Lo buat, makanya Vin sebelum bertindak  Lo pikir akibat yang akan muncul. Lihat sekarang jadi rumit, hubungan Lo sama Selena gampang kalian bisa putus tapi perempuan itu? Dia istri Lo, Vin. Ada tanggung jawab Lo sebagai suami”.


Kevin mendongak mendengar Mario yang menganggap remeh hubungannya dengan Selena. Ia belum siap berpisah dengan kekasihnya itu, belum lagi Nyonya Nugraha yang menyukai Selena karena merasa derajatnya sepadan dan layak mendampingi Kevin.


“Terserah Lo, yang jelas gue dan Selena tetap menjalin hubungan”


“Gila Lo”, Mario meninggalkan apartemen Kevin, manager gemulai ini tidak menyangka Kevin yang terkenal berbakat bisa mengambil tindakan bodoh tanpa berpikir.


Kevin melamun di kamar, kata-kata Dariel terpatri dalam benaknya, hati Kevin sesak dan tidak rela mendengar bahwa istrinya dijodohkan dengan pengacara yang ia jumpai malam ini di pesta. Berulang kali Kevin memikirkan, apa yang akan dilakukannya esok, apa harus bertemu orang tua Dayana dan jujur mengenai hubungannya?.


Aktor muda ini tidak rela istrinya disentuh dan dimiliki oleh orang lain, egois memang saat ia ingin mempertahankan Dayana, dirinya juga mencintai wanita lain dan tidak akan berpisah dengan kekasihnya.


Kembali memeriksa rekening, masih tetap sama tidak ada pergerakan angka sedikit pun. “Dayana kamu memang berbeda dari yang lain”, gumamnya.


Ia mencari jadwal dokter pada situs GB Hospital, dicatatnya semua jadwal praktik Dayana, pada buku note kecil. Kevin akan mulai menemui Dayana esok hari, ah tapi tidak wajah tampannya kini sangat memprihatinkan, mana mungkin bertemu wanita dalam keadaan memar bengkak di wajahnya.


“Dia istri gue, dan gue berhak atasnya. Jangan harap Tuan Daniel bisa menikahi Dayana, karena hal itu tidak akan gue biarkan terjadi”, seru Kevin terbayang-bayang wajah cantik Dayana ketika di pesta tadi. Harum aroma parfumnya pun Kevin ingat, sangat segar dan menggoda nalurinya sebagai pria dewasa.


“Argh tante satu itu menyusahkan”.


...TBC...


 

__ADS_1


__ADS_2