
Hollaaa kakak semua kesayangan ketemu lagi di kisah baru bulan ini
Kisah tentang Dariel ya, setelah Dwyne mendapatkan belahan jiwanya, lalu Dayana sekarang giliran twin D yang menemukan jodoh. Tapi jalannya berliku, terjal dan penuh kerikil tajam.
Anak-anak Papa Ray dan Mama Nayla aku nikahkan satu persatu.
Baru kemudian anak-anak Papa Adam dan Mama Samantha
Semoga suka 🤗
Ga suka juga bukan masalah 💔😭
Temukan hanya di Noveltoon
Bisa klik profil aku ya 😁
__ADS_1
Pagi yang berselimut kabut dan hujan, semakin membuat setiap insan di dunia ini bergelung dengan selimut. Hal itu berlaku juga pada sepasang suami istri, keduanya memilih santai dan memejamkan mata kembali. Kemarin malam tepat tiga bulan pernikahan, pasangan ini selalu menjalaninya dengan harmonis dan kehidupan yang bahagia.
Dariel Janesh Bradley pimpinan RB Group Hotel membawa istrinya bermalam di salah satu hotel, sengaja menghias kamar itu sama seperti malam pertama mereka. Ingin mengulang masa-masa manis dan indah yang dilalui pertama kali setelah menikah.
Pria itu bangun lebih dulu memandangi sosok cantik yang selalu menemani harinya selama tiga bulan ini, bersama-sama mulai mengarungi samudra dan berlayar di atas kapal, saling memeluk, saling berpegang pada kepercayaan satu sama lain, cinta keduanya seakan selalu membara.
Dariel menikahi istrinya Fredella Dominique atas dasar perjodohan, tapi siapa sangka ia malah terikat dan jatuh cinta sedalam-dalamnya pada calon istri. Sejak pertama bertemu dan mengenal Fredella Dariel telah terpesona bahkan menginginkan wanita itu menjadi miliknya, mati-matian ia membuat Fredella Dominique jatuh cinta padanya.
Bagi Dariel menaklukan Fredella bukan hal mudah, pasalnya ia sendiri baru pertama kali mendekati seorang wanita di usia 28 tahun. Padahal banyak wanita yang rela menjadi miliknya secara sukarela. Siapa juga yang tidak mau menjadi kekasih bahkan istri dari Dariel Janesh Bradley, pria yang wajahnya selalu masuk majalah bisnis di Asia ini.
“Sayang, bangun.”
Sama seperti pemimpin perusahaan besar pada umumnya, Dariel pun memiliki sifat dingin dan datar seperti jalan bebas hambatan. Tapi tahukan bahwa ia merupakan sosok penyayang dan jahil tentu saja hanya pada keluarga.
__ADS_1
Kegiatan lainnya menjahili sang istri yang mudah memberengut, sangat manis menurut Dariel melihat wajah Fredella yang cantik menekuk.
“Sayang bangun, kalau tidak, jangan salahkan aku.” Tangan dengan pahatan otot liat ini mulai nakal, menjelajah pada bagian sensitif istrinya.
Sontak Fredella membuka kedua mata lebar, bukankah baru pukul 3 pagi tidur setelah permainan panas sebagai perayaan tiga bulan pernikahan, kenapa sepagi ini sudah minta ‘makan’?.
“Dariel aku masih ngantuk, apa kamu tidak lelah?.” Tanyanya bukan tidak ingin tetapi tahu kapasitas pada tubuhnya sendiri.
“Bersamamu tidak ada kata lelah.” Menciumi ceruk leher, rasanya manis, hormon feromon yang selalu sukses menggodanya pria ini.
“Geli.” Fredella terkikik, titik sensitif pada telinga dan lehernya disentuh.
Tidak puas sampai di situ, Dariel menyingkap selimut yang menutupi tubuh polos mereka hingga terbuka setengahnya, hendak mengungkung Fredella tapi panggilan telepon dari seseorang menggagalkan sudah rencana mereguk sari manis yang menjadi candunya.
“Huh, siapa lagi?.” Kesal Dariel menghembus napas kasar.
__ADS_1
----> Yuhu lanjutkan di novelnya ya 😁🤗