Tante, I Love You

Tante, I Love You
Bab 35 - Bukan Seperti Harapan


__ADS_3

BAB 35


Tanpa berdiskusi dengan Mario Kevin mendatangi rumah ibunya malam hari, pakaiannya pun masih berlumur darah. Raut wajah Kevin melambangkan kecewa, sedih dan marah. Ya dia merasa gagal menjaga apa yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.


Sebagai pria rusak sudah citranya, dimana sosok suami yang harus melindungi dan menjaga istri serta calon buah hati.


“Dayana”, lirih Kevin dibalik kemudi. Pedal gas selalu ia injak sampai tujuan, untung lalu lintas malam cukup senggang, tanpa menyalip pun Kevin akan cepat sampai di rumah Nyonya Martha Nugraha.


Tepat pukul 12 malam Civic Turbo milik Kevin masuk ke garasi rumah ibunya, Nyonya Nugraha jelas terkejut kenapa putranya pulang padahal sore tadi mengantarnya ke rumah.


“Kevin, ada apa ya?”, mimik wajah serius dan takut pada Martha.


“Mah?”, panggil Kevin.


“YA AMPUN KEVIN, kamu kenapa? Terluka? Siapa yang melakukan ini? Kalau kamu sakit bagaimana bisa syuting dan dapat uang?”, kata-kata seorang ibu yang hanya menjadikan putranya sebagai mesin penghasil uang tiada henti.


Tak menjawab sepatah katapun, Kevin masuk ke dalam rumah, ia tidak mau masalahnya ini menjadi konsumsi publik. “Mah, Kevin mau menyampaikan banyak hal. Kevin........istriku keguguran”, kristal bening menetes dari sudut mata pria sipit ini.


“APA? ISTRI? JADI BENAR APA YANG DIKATAKAN SELENA?”, wanita paruh baya ini bernada  keras, “Pantas saja kamu jarang pulang dan mengabaikan mama rupanya memiliki wanita simpanan, apa dia tante-tante, hah?”, sangarnya bicara.


Kevin mencoba menjelaskan pada ibunya, tapi terlanjur terkena jebakan Selena. Nyonya Marta yang membenci wanita lebih tua langsung memukul telak Kevin saat ini juga.


“Bagus kalau dia keguguran, lagian anak itu juga belum jelas anak siapa Kevin. Ceraikan dia sekarang juga, dan mama tidak mau sampai kamu berulah. Masih banyak perempuan yang lebih layak dari tante itu”, bengisnya Martha, dia tidak peduli pada darah dagingnya yang tidak bisa bertahan hidup karena tingkah laku putranya.


“Dimana hati mamah?”, sengit Kevin, bukan ini yang ia harapkan. Kevin ingin rangkulan dan kasih sayang ibu yang bisa menenangkan bukan menambah masalah.


Nyonya Nugraha memandang rendah pada kemeja berlumur darah itu, sudut bibirnya tersenyum puas karena tidak memiliki cucu dalam waktu dekat. Ia tidak ingin perhatian apalagi uang anaknya tercurah pada anak dan istri Kevin.


“Mah, Dayana itu istri Kevin, mama jangan percaya apa yang dibilang Selena”, marah Kevin pada ibunya. “Aku akan mengumumkan kalau Aku sudah menikah dengan Dayana, dan mama harus terima kenyataan itu”, teriak Kevin.


“Heh, Kevin jaga sopan santun, ini mama kamu. Sampai kapanpun mama tidak akan merestui kalian, lihat saja kamu apa yang akan mama lakukan”, sengit Martha.

__ADS_1


Kevin menghubungi pihak media, dan ia akan menggelar konferensi pers di ruang serba guna, rasanya melelahkan selalu menuruti keinginan orang lain.


.


.


Pukul 8 pagi ini Kevin akan mengaku pada media bahwa ia telah menikah dan tidak akan menutupi statusnya lagi. Mario yang baru saja mengetahui rencana Kevin sangat terkejut, pasalnya pria ini bertindak tanpa memberitahu apapun padanya.


“Lo serius Vin? Jam 8 sisa sepuluh menit lagi, aduh Kevin”, Mario memijat pelipisnya, merasa pusing luar biasa.


“Gue engga peduli Mario, semalam gue ketemu mamah tapi apa tanggapannya? Mamah malah bersorak senang kehilangan cucunya”, adu Kevin, wajahnya merah menahan luka dalam diri.


“Terus Selena? Lo kapan bilangnya?”.


Kevin berpikir sejenak memastikan jawaban dari pertanyaan Mario. Bayang wajah ceria Selena terlukis di benak Kevin. Wanita manja yang disukai dirinya, karena dengan begitu Kevin merasa dibutuhkan.


“Gue dan Selena putus”


Konferensi pers pun di mulai, Kevin perlahan menjelaskan tujuannya mengundang awak media. Memberi tahu tentang status dirinya sebagai suami, sontak berita ini pun panas dan tersebar sampai ke pelosok.


Banyak dari fans yang mendukung Kevin, dan turut berduka atas kehilangan calon anak idola mereka.


#Berdukacitantukanakkevin menjadi tranding nomor satu, hal ini tentu membuat Selena meradang, banyak penggemar Kevin menyerang akunnya dan meminta secara paksa Selena untuk meninggalkan Kevin.


Beberapa kontrak kerjasama pun dibatalkan, Kevin harus membayar biaya pinalti yang tidak sedikit jumlahnya. Bahkan untuk mengamankan aset lainnya, Kevin rela menjual mobil sport yang baru saja ia beli dan baru dilunasi beberapa bulan lalu.


“Lihat Dayana, ini aku lakukan untukmu”


“Mario tolong bantu jual mobil itu, nanti untuk komisinya kamu boleh ambil”, ucap Kevin dingin pada Mario.


Aktor muda ini bergegas ke rumah sakit, ia masih penasaran akan kondisi Dayana pasca keguguran. Kevin membeli bunga mawar dan lily, seperti beberapa drama yang ia perankan. Memberi bunga adalah salah satu cara untuk meluluhkan wanita.

__ADS_1


Ragu-ragu Kevin turun dari mobilnya, ia menghirup oksigen sebanyak mungkin. Langkah kakinya teramat berat untuk melangkah semakin masuk ke dalam.


Setelah keluar lift, Kevin terhenyak karena banyaknya pengawal berjaga di depan ruangan rawat sang istri. otaknya mencoba berpikir positif, bahwa pengawal itu hanya untuk memastikan Dayana aman. Apalagi setelah diumumkan statusnya sebagai istri sah dari Kevin Nugraha.


“Maaf Tuan, anda dilarang masuk”, hadang pria bertubuh kekar.


“Dayana istri saya, kalian jangan macam-macam”, Kevin tidak kalah sangar menantang pria berseragam hitam lengkap dengan earphone di telinganya.


“Maaf Tuan, ini semua perintah Tuan Daniel. Silahkan anda pergi”, usir pengawal itu.


Kevin tidak terima diperlakukan sembarangan oleh orang lain, jelas-jelas ia lebih berhak atas Dayana, kenapa harus dilarang bertemu. Dengan kekuatan dan tenaga yang tersisa Kevin menerobos masuk, ia tidak peduli jika tubuhnya dipukuli oleh pengawal ini.


BRAK


“Dayana kita harus bicara”, ucap Kevin tapi seketika tubuhnya membeku karena semua keluarga Dayana hadir di ruangan termasuk sepupunya yang lain, menatap tidak suka pada Kevin.


Di saat bersamaan, rekaman Kevin dan Dayana di villa tersebar luas di media sosial. Daniel yang mengetahui hal ini sangat geram, lantas memukul Kevin tepat di depan anggota keluarga Bradley yang lain.


“Jadi kau melecehkannya, ingat Kevin siapkan dirimu. Aku akan menuntut ke jalur hukum”, desis Daniel.


“Daniel, jangan kotori tanganmu !!!!. Dan untuk kamu Kevin sebaiknya pergi, hubungan kita sudah berakhir”


“Ta-tapi Dayana.....”, Kevin merasa kalah untuk kali ini, tidak pernah dirinya merasa sesak dan kalah sekaligus dalam satu waktu. Mencoba menjelaskan pada yang lain pun percuma tidak ada yang percaya apa kata aktor muda ini.


“Kevin, aku mau kita berpisah”, ucap Dayana suaranya bergetar, satu tangannya memegang erat pergelangan tangan Bunda Nayra


“Tidak Dayana”


...TBC...


 

__ADS_1


 


__ADS_2