Tante, I Love You

Tante, I Love You
Bab 62 - Tante, I Love You


__ADS_3

BAB 62


“Apa kamu percaya jodoh? Kamu percaya jodoh itu bertemu tanpa disengaja? Ya, dia adalah seseorang yang dikirim dan ditakdirkan Sang Pencipta untuk menemani hari, langkah dan semuanya bersamamu, suka cita bersama, menua bersama.”


Kevin mengingat dialog naskah pada salah satu film romance-nya. Kala itu diakhir cerita pemeran utama pria menikahi pemeran utama wanita yang telah terpisah bertahun-tahun karena sebuah masalah dan kesalahpahaman. Nyaris dan mirip sekali dengan kisahnya bersama Dayana.


Hari ini Kevin dan Dayana akan kembali mengikat hubungan mereka, merekatkan kembali sesuatu yang terpisah, membentuk kembali cinta yang diragukan. Menunjukkan pada dunia bahwa kisah mereka memang nyata dan benar adanya.


“Vin, Lo jangan tegang.” Bisik Mario yang menjadi salah satu saksi pernikahan. “Ini kan yang kedua, orangnya juga sama, masa tegang Lo. Tarik napas Vin, sebentar lagi Dayana datang.” Mario ingin tertawa sekaligus kasihan pada Kevin yang mengalami gugup luar biasa ini.


“Lo engga tahu kalau ini berbeda, sebelumnya gue nikah karena terpaksa dan dipaksa, Dayana menolak gue tapi sekarang beda Mario.” Jawab Kevin sembari menghembuskan napas pelan, mengusir ketegangan dalam diri.


“Waah cantiknya.” Seru beberapa kerabat.


Pernikahan ini dihadiri oleh kerabat kedua keluarga saja, tidak ada tamu lain. Kevin dan Dayana ingin berbagi bahagia bersama keluarga besarnya. Barulah malam nanti para tamu yang diundang akan hadir.


“Dayana.” Gumam Kevin terperangah memandang bidadari yang turun dari surga itu, dalam balutan kebaya putih Dayana berjalan anggun mendekati calon suaminya. Diapit oleh dua saudara sepupu, sisi kanan Dywne memegangi tangan Dayana yang gemetar, lalu sisi kiri Stephanie menahan agar Dayana tidak jatuh karena sulit berjalan dengan pakaian pengantin.


“Jangan gugup ka.” Bisik Dwyne Bradley dan Stephanie Bradley.


Setelah membantu dan memastikan Dayana duduk nyaman di samping calon suaminya, kedua putri keluarga Bradley itu menyingkir dan menempati tempat duduk masing-masing. Dwyne duduk tepat di sisi suaminya dan memangku Zoey.


Sedangkan Stephanie duduk ditengah kedua adik lelakinya, Stefan dan Steve yang selalu melindungi kakak perempuan mereka.

__ADS_1


“Kapan aku bisa menikah seperti Kak Dayana?.” Mata Stephanie berbinar, ia ingin sekali memiliki suami seorang aktor, kalau bisa aktor hollywood karena saat ini tengah menempuh pendidikan strata dua di US.


“Pendidikanmu belum selesai ka, jangan menikah dulu. Enak saja.” Omel Stefan dan Steve.


Kevin menarik napas sebelum mengucapkan ikrar pernikahan, ia harus cepat dan tepat, ingin segera menjadikan Dayana istrinya.


Riuh suara kegembiraan memenuhi ballroom hotel, Kevin dan Dayana resmi menjadi sepasang suami istri. keduanya kembali dipersatukan dalam pernikahan dan terikat satu sama lain.


“Dayana aku berjanji mulai saat ini menjaga kamu dan Rea, aku berjanji mencintaimu dengan seluruh hidupku. Terima kasih telah memberi kesempatan terakhir. Tante, I Love You.” Kevin tidak sabar mengecup bibir manis Dayana tapi sayang para sepupu gila Dayana mengganggu momen romantis ini.


“Ehem.” Dariel muncul tepat di tengah keduanya.


“Ya hari masih panjang tidak perlu terburu-buru, tidak akan ada yang mengambil Dayana darimu Kevin.” Stefan memukul pelan bahu aktor tampan ini.


“Aku tidak percaya memiliki kakak sepupu ipar yang usianya lebih muda dariku.” Keluh Steve menggeleng kepala pelan.


“SELAMAT BERGABUNG DI KELUARGA KAMI.” sambutan hangat Dariel, Stefan dan Steve.


“Selamat Dayana, Kevin semoga kalian bahagia dan menyusul kami memberi Aurora adik yang banyak.” Dewa tersenyum pada Dwyne yang selalu menggenggam erat tangannya.


“Aku menyayangimu kak.” Peluk Dywne. Dia bahagia akhirnya Dayana menemukan sosok pria yang tepat, kedua wanita ini pun mengeluarkan air mata bahagia.


“Sudah kalian menyingkir, hanya bisa mengganggu pengantin baru.” Seru Papa Rayden yang muncul bersama Mama Nayla. Dayana anak perempuan kecil yang mereka sayangi telah tumbuh menjadi wanita cantik dan menikah bersama pria yang dicintainya.

__ADS_1


“Benar, apalagi kalian bertiga hanya bisa mengacaukan suasana. Pergilah periksa keamanan acara ini.” Usir Papa Adam pada keponakan dan dua putranya yang selalu perusuh tidak tahu tempat.


“Kamu jangan seperti itu, selalu kasar pada Stefan dan Steve.” Kesal Mama Samantha.


Semuanya memeluk Dayana bergantian dan Kevin berakhir naas karena dua pria paruh baya langsung membawanya memisahkan diri dari pada istri mereka.


Rayden Bradley dan Adam Bradley memberi nasehat khusus pada anggota keluarga baru mereka, dua pria tua itu telah banyak makan asam garam pernikahan, dan tidak mau Kevin melakukan kesalahan seperti keduanya. Mereka ingin Dayana selalu bahagia bersama Kevin.


...END...


...********...


Terima kasih teman-teman dukungannya


Tanpa dukungan dari kakak semua author ga berarti.


Maaf kalau alur dan tokohnya tidak sesuai ekspektasi.


Sampai Jumpa di Novel ku yang lain


Salam sayang


Maciba

__ADS_1


😘😘😘🤗😘😘😘


 


__ADS_2