Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Definisi banyak keperluan tapi gengsi.


__ADS_3

Happy reading


🌱🌱🌱🌱


"Cinta." panggil Adit kepada adik ipar nya sedangkan Eliza memasang wajah tidak suka akan kehadiran Cinta, karna lagi-lagi gadis itu mengacaukan suasana nya yang hampir sempurna.


"Ponsel kakak mati?" tanya Cinta kepada kakak iparnya


Adit langsung mengambil ponselnya di saku celana yang ia kenakan "Iya nih,lupa di cas tadi." ucap Adit


"Pantesan." gumam Cinta


"Kenapa emangnya?" tanya Adit


"Tadi kak Dara kirim pesan ke Cinta bahwa kak Dara pergi kerumah sakit katanya badannya kurang sehat." ucap Cinta menyampaikan pesan


"Rumah sakit?


" Dara masuk rumah sakit?"Adit kaget mendengarkan nya

__ADS_1


"Bukan masuk rumah sakit kak, cuma aku priksa aja, soalnya badannya kurang fit."Cinta membenarkan kembali namun belum sempat mendengarkan ucapan Cinta Adit sudah berlarian kearah luar gedung dan menaiki mobilnya.


" Gini amat ya suami cinta sama istirnya."puji Cinta kepada kakak dan kakak iparnya di hadapan Angga sang bos dan juga lebih tepat nya kepada sang sekertaris penuh sandiwara itu.


"Cinta, kakak kamu baik-baik aja kan? tanya Angga membuka percakapan


" Iya Pak, paling demam biasa.. butuh perhatian suami... seperti itulah yang sering Cinta lihat kalau mama dirumah sakit, pasti lebay."jawab Gadis itu dan Angga pun tertawa kecil


"Dih sok dewasa, eh anak SMA tu mending urus aja pelajaran dari pada hal percintaan orang dewasa, paling juga tau nya malam minggu doang, itupun paling cuma tau aja tapi ga pernah keluar malam mingguan. " Sindir Elizabeth kepada Cinta didepan Angga


"Ga usah sok dewasa mbak, Saya memang jarang malam mingguan, TAPI sekalinya malam mingguan pulang nya malam rabu,paham." jawab Cinta ngasal di depan Eliza dan juga Angga yang hanya bisa jadi pendengar perdebatan dua orang wanita tersebut.


"Lagian juga nih ya, mau malam mingguan itu mesti ada pasangan nya. masak jalan sendirian." ucap Cinta lagi


"Bapak aja mau?" Goda Cinta sambil bercanda


"Ngaca." ketua Eliza


"Sirik loe." jawab Cinta lagi , sedangkan Angga masih mencerna kata-kata anak magang nya itu.

__ADS_1


"Makanya biar ga jomblo tu diperbaiki penampilan, gaya kok norak banget." ketus Eliza lagi sambil menatap penampilan Cinta yang masih seperti anak sekolah pada umumnya imut dan gemoy.


"Kenapa tidak perawatan saja Cinta? coba sskali-kali." saran Angga kepada Cinta


"Maaf ya pak Angga dan mba Eliza.. Cinta bukan penikmat harta orang tua , kadang cinta juga berfikir kok pengen beli ini tu... apalagi ni yah keperluan wanita itu banyak banget kan ya." ucap Cinta seakan sedang curhat.


"Lagi diposisi ga punya uang tapi banyak keperluan." Cinta memanyunkan bibir nya sebel akan dirinya sedangkan Angga menatap gemes tingkah gadis itu.


"Mau jual di ri takut laris." ucap nya begitu absurd


"Mau piara tuyul takut menyu suinya." ucap Cinta lagi sambil mikir


"Mau ngerampok takut ditangkap polisi." kembali mikir sedangkan Angga juga Eliza hanya bengong mendengarkan celoteh gadis itu


"Mau ngepet takut lilinnya mati, terus digebukin warga." gadis itu bicara sambil bergidik ngeri membayangkan itu semuasemua, Lalu Cinta kembali berfikir ide apa yang bagus untuk mencari uang tanpa meminta kepada orang tuanya.


karna seorang Cinta memiliki dua alasan, pertama ia bukan penikmat harta orang tua, kedua ia selalu menjunjung gengsinua terhadap mama Tari dan begitu lah ada nya.


"Kira-kira kalau ambil PERSUGIHAN tumbalnya sekertaris bapak yang suka nyinyir gimana ya?" ucap Cinta sambil bertanya sedangkan Eliza sudah memasang wajah penuh amarah karna merasa dipermainkan oleh anak SMA tersebut.

__ADS_1


Bersambung.....


Support terus ya author gaje ini 🙏🙏🤭🤭🤣


__ADS_2