Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Makan malam.


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥


"Kau tanya maksudku? tanya sama hati mu itu? kau yang maksa kak Adit kan?" ucap Wahi dengan meninggikan suaranya di parkiran itu


"Apa sebelum kau memaksa nya tak kau tanya dulu padanya, apa dia mempunyai wanita lain? jangan karna kau berkuasa seenaknya berbuat semaumu ya, Adit itu hanya milik WAHI Paham kau." ucap wahidah dengan mata memerah dan menunjukan telunjuknya di depan wajah Dara


"Bicara saja tanpa harus memanjangkan telunjukmu di wajah ku, karna jika aku tidak suka maka telunjuk mu bisa aku patahkan." Dara menepis telujuk Wahi dari hadapan ya


"Wow... " seru gadis itu sambil menepuk-nepuk tangannya di hadapan Dara


"Jangan pernah menghakimi orang lain nona DARA."


"Berdirilah diposisi saya dan berjalan di kehidupan yang sudah saya lewati,"


"Anda akan merasakan nona DaraDara, sejauh apa, sepahit apa dan sesakit apa."


"Yang saya rasakan dalam hidup saya baru kamu menyadari betapa sulitnya menjadi pribadi sekuat saya."


"Saya mencintai pria yang Anda nikahi nona DARA." ucap Wahidah dengan mata memerah dan tubuhnya sudah mendekati Dara


"Kenapa? kenapa anda se egois itu?" tanya Wahi sedangkan Dara hanya diam


"Dia selalu ada untuk ku bahkan di saat keterpurukan ku, dia yang selalu memberi warna dihidupku selama ini tapi kenapa? kenapa kau merebut kebahagiaan ku?" Wahidah mempertanyakan nya

__ADS_1


"You ruined all my dreams. . .. You ruined all my dreams... kau merusak segala impian ku DARA." wahi mengumpat kesal di hadapan telinga Dara


Tin... tin....


Namun seketika Adit meng klakson mobilnya


"Suami ku pernah bilang (yang hadir belum tentu takdir)... " bisik Dara ditelinga Wahidah


"Iya hubby aku datang." Dara langsung berjalan menuju mobil suaminya


Wahi hanya bisa mengepalkan kedua tangan ya melihat Dara.


Akhirnya mereka bertiga masuk kedalam mobil namun sebelum jalan menuju apartemen baru nya Adit mengajak kedua wanita itu untuk makan malem dulu di restoran karna Adit fikir di rumah nanti tidak ada stok makanan.


Mereka pun tiba di restoran cepat saji malam itu, mereka bertiga pun memesan makanan dimana Adit hanya bersikap biasa saja sambil memainkan ponsel nya untuk mengirim email kepada temannya


"Hubby bukan mulut nya.. aaa." Dara meminta suaminya buka mulut dan Adit pun hanya menurut sedangkan Wahidah hanya bisa diam


"Sakit kan? Mending jaga kesehatan itu lebih penting dari pada jaga jodoh orang lain." bisik Dara pelan kepada wahi yang duduk berhadapan dengan nya


"Cih.. "


"Kau tau nona Dara... Dia adalah pergi yang sedang saya usahakan untuk kembali." bisik wahi membalas sindiran Dara kepadanya


"Maaf jangan selalu mengikuti ego mu, dia sedang menikmati pilihannya sendiri. " bisik Dara lagi

__ADS_1


"Kalian sedang apa?" tanya Adit meletakan ponselnya di meja lalu menatap aneh kepada Dara juga wahidah


"Emh... gak papa." jawab Dara cepat


"Hay.... kakak ipar." Tiba-tiba Cinta datang dari arah kejauhan


"Cinta." panggil Adit bersamaan dengan Dara


"Kenapa malam-malam kau ada disini cinta?" tanya Dara tidak suka kepada adik nya


"Cinta udah minta ijin sama mama dan cinta sama temen -temen sekolah kok." jawab Cinta lalu menatap Adit


"Kakak ipar dia siapa?" tanya Cinta menujuk Wahidah


"Dia teman kakak bisa dibilang dia juga sahabat kakak." jawab Adit


"Ohh... kakak cantik jangan mau jadi nyamuk dalam rumah tangga orang lain, ga asik... yuk gabung sama cinta." ucap nya kepada wahidah


"Cinta jaga bicaramu." Dara menegur adiknya yang asal bicara


Bersambung....


Like komen dan support othor terus ya 🙏🙏


Bonus Visual Adit dan Dara ♥♥

__ADS_1



__ADS_2