Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Menemui mama Lala.


__ADS_3

Happy reading


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Pagi itu di kantor DETA Group semua karyawan juga bos perusahaan itu sedang sibuk dengan dokumen juga pekerjaan mereka masing-masing.


Dara yang begitu fokus akan berkas di meja dan juga tangannya mengabaikan semua yang ada di hadapannya dan ia lebih penting dan fokus dengan apa yang sedang ia kerjakan saat ini.


"Yank.. aku ke rumah mama ku boleh?" tanya Adit tiba-tiba mendekati meja Dara


Dara menengadahkan wajahnya lalu menatap Adit "Apa ada masalah? atau sesuatu?" tanya Dara dengan wajah sedikit cemas


"Ah tidak tidak, tidak ada apa-apa.hanya ada keperluan sedikit." Ucap Adit lagi


"Apa tidak bisa di tunda nanti saja? dan aku bisa ikut?" tanya Dara


"Owh begitu, ya sudah okey." gumam Adit sedikit kecewa tanpa jelas Dara melihat nya


"Tapi hubby, jika kamu mau berangkat sekarang pergi aja gak papa kok." gumam Dara lagi


"Beneran?" mata Adit berbinar seakan baru saja di terima dari pekerjaan


"Bahagia banget?" tanya Dara sambil memicingkan matanya kearah Adit


"Nggak gitu, makasih ya." Ucap Adit


Cup

__ADS_1


Lalu Adit mengecup sekilas bibir istrinya "Sayang aku pergi dulu, kalau ada apa-apa hubungi aku ya." Adit mengingatkan istrinya sambil berpamitan pergi meninggalkan DETA GROUP pagi itu.


Adit pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata-rata, dan tak lama ia pun tiba dikediaman kedua orang tuanya.


"Adit." panggil Mama Lala yang sedang menanam bunga di halaman samping rumah nya.


"Mah, papah mana?" Adit mendekati mamah nya lalu menciumi punggung mamah Lala dan bertanya keberadaan papah Vano


"Papah kamu lagi keluar." jawab Mama Lala mengabaikan anaknya dan kembali sibuk memupuk tanaman yang ia tanam tadi


Adit tampak gelisah "Mah." Belum Adit selesai bicara mama Lala terlebih dulu memotong ucapannya


"Dia datang? kau bertemu dengan nya?begitu?" ucap Mama Lala seakan tau maksud kedatangan putranya itu.


Bagi seorang ibu walaupun tak pernah akur kepada anak laki-laki nya itu tapi mamah Lala tau betul apa yang dirasakan dan dibebankan oleh anaknya sekarang.


"Kau tau apa yang harus kau lakukan?" Mamah Lala kembali bertanya kepada putra nya itu


"Mah."


"Kau sudah dewasa dit, kau bisa menentukan mana yang benar dan yang salah, mana yang harus dijauhi dan kau lindungi, bukan kah begitu?" Mamah Lala tanpa menatap wajah Adit memberikan arahan kepada anaknya itu untuk memilih kemana arah dan tujuan nya.


Mamah Lala juga tau akan kegelisahan anak nya juga tau sifat dan karakter Adit yang pegitu peduli akan sekitar apalagi orang yang sangat ia kenal.


"Adit tau, tapi di rumah sakit." Lagi-lagi kata-katanya terpotong


"Sesama manusia apa yang kamu lakukan sudah benar nak,namun menjadi tidak benar jika kamu tidak berbicara kepada keluarga mu, agar tidak terjadi salah paham nanti nya." ucap mamah Lala lagi

__ADS_1


"Baiklah mah." Adit pun paham akan maksud perkataan mamah nya


Adit pun langsung pamit pergi pada mamah nya dan ia sudah yakin bahwa ia harus ceritakan ini semua kepada istrinya agar tidak ada kesalahpahaman juga huru hara nanti nya.


"Ya Dara harus tau semua nya, dia istriku." gumam Adit dan langsung masuk kedalam mobil


Bersambung.....


Bantu support terus ya karya gaje alias ga jelas othor ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿฅฐmaaf ya jika Adit ngeselin tapi tenang ๐Ÿคฃtahan tahan, terimakasih ya udah tetap setia nungguin othor up dengan sabar


numpang prosi karya temen othor ya ๐Ÿ™



APA SALAHKU TUAN


(Muda Anna)



Ningtiyas Paramitha adalah gadis 18 tahun baru lulus SMK jurusan tata busana. Dia harus menerima takdir dinikahkan siri dengan paksa oleh ayahnya dengan lelaki dewasa berumur 30 tahun dan telah memiliki istri bernama Alfarizi Zulkarnain. Kontrak nikah selama lima bulan, tetapi Neng selalu mengalami kekerasan baik lahir maupun batin. Perlakuan suami sirinya selalu melampiaskan kekesalannya akibat kesalahan istri sahnya.


Setelah empat bulan berlalu Al meninggalkan Neng begitu saja, tanpa disadari Al meninggalakan benih janin di kandungan Neng. Akhirnya Neng meninggalkan desanya yang selama ini menjadi kebanggaannya, pergi ke Jakarta untuk merubah nasib dan menyongsong masa depan yang lebih baik bersama janin yang dalam kandungan.


Sayangnya takdir mempertemukan mereka kembali setelah delapan tahun berlalu. Dengan situasi yang berbeda, apakah mereka akan bersatu kembali setelah Al mengetahui memiliki keturunan. Apakah Neng menerima cinta Al?


__ADS_1


__ADS_2