
Happy reading
💜💜💜💜💜
Siang ini hari pertama Dokter Jho kembali melakukan tugasnya sebagai dokter saraf yang bakal melakukan penanganannya kepada Wah udah setelah kabur dari LN beberapa waktu lalu.
Dengan peralatan lengkapnya dokter Jho pun berangkat menuju lokasi dimana pasien nya itu tinggal serumah dengan kakak nya .
Tak lama mobil yang dikendarai dokter Jho tiba di kediaman Wahidah.
Tok... tok... tok...
"excuse me." panggil dokter Jho sambil mengetik pintu namun tidak ada orang yang membukakan pintu rumah tersebut
Tok... tok.. tok....
"excuse me." kembali dokter Jho memanggil namun lagi-lagi tak mendapatkan jawaban dari dalam rumah.
Dokter Jho mengecek ponselnya dan ternyata ponselnya pun lowbet.
ia kembali mengetok rumah tersebut .
Tok.... tok... tok....
"excuse me."
Cekrek...
Tiba-tiba Wahidah dari dalam rumah membukakan pintu untuk dokter Jho sontak saja laki-laki itu kaget.
"Hey... kau rupanya." Jho pun mengelus dadanya dan menenangkan otaknya yang benar-benar kaget sedangkan Wahidah hanya memasang wajah datar dan pucat
__ADS_1
Gadis itu tak menjawab pertanyaan dokter Jho, ia langsung masuk kedalam rumah tak mempersilahkan dokter Jho masuk sama sekali.
Dokter Jho hanya bisa geleng-geleng kepala lalu ikutan masuk mengiring gadis itu dari belakangnya.
"Kakak mu mana Wahi?" tanya Jho
"Pergi." jawab gadis itu datar dan dingin tanpa menatap wajah dokter Jho sana sekali
"Owh...." dokter Jho mengangguk paham
"Kau sudah makan?" tanya Jho lagi
"Aku tidak peduli." ucap Wahidah duduk disofa sambil membersihkan kuku nya
Dokter Jho pun mengeluarkan alat dari tas nya lalu "bisa aku periksa kamu sebentar?" tanya dokter Jho namun gadis itu langsung membentak nya
"AKU TIDAK SAKIT." jawab Wahidah melototkan matanya ke arah Jho
"Ah ya.. ya... kau memang sehat, aku hanya ingin memastikan bahwa dirimu memiliki kesehatan yang sempurna dan jauh dari penyakit, boleh." ucap Jho lagi beralasan yang menurut dirinya pun ga masuk akal.
"Gadis pintar, sebentar ya." Dokter Jho memasukan alat pengecek milik nya itu ketangan Wahidah namun saat ia sibuk mengecek tensi gadis itu, Tiba-tiba tatapan mata Jho pokus ke sudut tangan gadis itu yang banyak nya goresan luka atau sayatan silet atau benda tajam lainnya.
"Tunggu sebentar, ini apa?" tanya Jho memiringkan tangan gadis itu yang banyak bekas luka di tangannya
"Kau tidak perlu tau, itu tanda kesetiaan ku." ucap gadis itu lalu ia tertawa terbahak-bahak
"Hahah... haahaa.... hahaha..." Wahidah tertawa begitu bahagia karna ada orang menanyai lukanya.
"Kau setia sama siapa? jangan melukai tubuhmu lagi Wahi, dengar kan aku." ucap Jho menekankan kata-katanya
"Sama kekasih ku lah dan kau tidak perlu tau urusan ku, paham."gadis itu lagi-lagi melototkan matanya
__ADS_1
" Sudah cukup Wahi, dia tidak akan kembali."Jho berbicara perlahan namun wahi seketika berteriak
"Sudah cukup, kau tau apa hahk?berhenti mengatakan dia tidak kembali, dia pasti kembali... hihkkksss... aku sangat mencintai nya, dia itu mirip sekali dengan kak Adit, aku saat mencintai kekasih ku... hihkkksss. " Lirih gadis itu menangis perih
"Dia selalu ada buat aku dan bakal janji menikahi ku, jadi lebih baik jangan ganggu aku... " Pekik Wahidah karna terpancing emosinya
Dokter Jho menahan tangan gadis itu
"Kau tau kenapa aku bicara dia tidak akan pernah kembali? kau pingin tau Wahidah? dia pergi jalan-jalan dengan selingkuhannya hari itu dan mereka kecelakaan wahi, dan kau tau siapa selingkuhan kekasihmu itu?" tanya dokter Jho
"Selingkuhan kekasihmu itu tunangan ku Wahi tunangan ku." ucap dokter Jho pada akhirnya
Bersambung..... 🥰🙏
Ijin promosi karya temen ya
336 HOURS
(Triple.1)
David Walker tewas di tangan paman dan sepupunya sendiri yang serakah akan peninggalan harta kekayaan keluarga Benjamin dari pihak ibu.
David tewas di tepi danau Ray Hubbard, Dallas. Karena kesalahan Brayan, David kembali hidup ke 336 jam sebelumnya.
Ada harga yang harus di bayar oleh David untuk kehidupan keduanya. Dia harus menjaga Elaina, yang tak lain adalah salah seorang maid di mansion miliknya.
Apa kaitannya Elaina dengan kehidupan kedua David?
__ADS_1
Akankah David kembali tewas jika gagal melindungi Elaina?