
Happy reading
๐น๐น๐น๐น๐น
Siang itu Dara hanya bisa diam sambil melihat tingkah aneh suaminya yang tak pernah ia lihat selama ini dan siang ini Dara menemukan sisi lain akan sikap suaminya.
"Dara, kamu baik-baik aja?" Angga bertanya langsung, karna sedari tadi ia memperhatikan gerak gerik partner kerjanya itu yang agak sedikit tidak nyaman atau risau lebih tepat nya.
"Ehm... aku." Dara kaget dan langsung menatap Angga dan Adit yang mendengar pertanyaan Angga langsung ikut menatap istrinya
"Aku... aku baik-baik saja kok." jawab Dara sambil melihat mata suaminya sekilas yang tidak bisa fokus sedari tadi
"Kamu yakin?" tanya Angga
"Sebenarnya hati saya gelisah tapi yang seharusnya nanya kan suami saya kenapa jadi mas Angga, hihks."batin Dara melirik Adit sekilas
" Dara.. Hey kenapa melamun? yakin?" tanya Angga lagi
"Ah.. iya mas, yakin." jawab Dara dengan suara maksa
"Ya udah kalau gitu," jawab Angga namun laki-laki itu sebenarnya tau ada yang tidak beres akan partner kerja nya itu
"Permisi,,, maaf jadi kelamaan saya nya." ucap Elizabeth tiba-tiba datang dari arah toilet
"Em... nggak papa... nggak papa." jawab Angga
"Gak papa kok, it's oke." Adit ikutan menjawab membuat Dara seketika melihat wajah dan ekpresi suaminya
__ADS_1
Eliza pun kembali duduk di tempatnya, "Sepertinya pertemuan kita sampai di sini dulu, dan besok kita mulai memantau dan memulainya, gimana?" Angga bersuara dan menyudahi pertemuan mereka kali ini.
"Siap pak Angga." Jawab Dara dengan tegas namun tak ada respon Adit sama sekali sebagai Ceo atau suami Ceo disana.
Mereka akhirnya berpisah dicafe tersebut, Angga dan sekertaris nya langsung putar balik ke perusahaan mereka .
"Meta kamu urus yang di kantor, aku mau pulang." ucap Dara kepada bawahan nya itu
"Baik buk." ujar Meta menjawab
"Sayang, kita tidak balik ke kantor lagi?" tanya Adit padaa istrinya
"Kalau kamu mau ke kantor pergi lah, aku mau pulang." ucap Dara terlihat cuek
"Kamu kenapa?" Adit heran dan langsung menatap mata istrinya
"Aku capek dan aku mau pulang." ucap Dara lagi dan langsung meninggalkan Adit sendirian disana yang belum paham akan keanehan istrinya itu.
"Huhhfffsss.... huhhfffsss..." Adit ngosngosan dan masuk ke dalam mobil
"Kamu kenapa sih? huhhfffsss.... kenapa?" tanya Adit kepada istrinya
"Aku?aku gak papa." jawab Dara cuek dan memiringkan kepalanya ke sisi pintu mobil untuk bersandar namun secepat kilat Adit menarik tangan istrinya dan membawa kepala Dara menyandar di pundak nya.
"Hey." kaget Dara
"Udah.. tidur aja sini." ucap Adit tak menghiraukan istrinya yang protes dan Dara pun akhirnya hanya bisa mengalah karna ia juga merasa lelah pikiran juga cape badanya.
__ADS_1
Dara pun memejamkan mata nya entah kenapa pikirannya hari ini tidaklah bisa tenang, tubuhnya seakan capek , lelah dan letih.
Dan tak terasa perjalan menuju apartemen mereka berdua pun sampai, Adit melirik istrinya sekilas namun Adit tak tega untuk membangunkan istrinya, dan Adit langsung menggendong Dara masuk kedalam pelukannya dan membawa istrinya masuk kedalam apartemen mereka.
Setelah sampai dengan sangat hati-hati Adit meletakan Dara ditempat tidur mereka, saat Adit berdiri ponselnya berdering.
"Dia."
Bersambung...
Siapa hayoo???
Sambil nunggu othor up mampir ya di karya temen othor ๐๐๐๐น
\*\*\*\*\*\*\*
MENIKAHI PERAWAN TUA
(Dtyas)
Spin Off Menikahi Pamanmu. Kisah cinta karena perjodohan antara Reka (adik dari Kayla) dengan Nara seorang wanita berprofesi sebagai dosen pada kampus Reka. Keduanya tidak menyetujui perjodohan tersebut, mengingat Reka dan Nara sempat berseteru bahkan Reka menyebut Nara Perawan Tua.
Namun, kembalinya mantan kekasih Nara membuat wanita ini meminta Reka mempercepat pernikahan mereka. ย โPlease, jangan batalkan perjodohan ini. Aku minta sama kamu untuk bantu bicara dengan keluarga agar pernikahan kita dipercepat,โ ungkap Nara.
__ADS_1
Reka menatap sinis pada Nara. โJangan bilang kalau kamu hamil dan aku ketiban sial harus bertanggung jawab.โ Nara menggelengkan kepalanya. โAku tidak hamil. Reka, tolong aku. Setelah kita menikah aku akan biarkan kamu tetap berhubungan dengan kekasih kamu. Sampai situasi aman kamu boleh ceraikan aku. Please, bantu aku,โ pinta Nara.ย