Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Bicara berdua.


__ADS_3

Happy reading


VOTE


♥♥♥♥♥


"Silakan duduk, Cinta." Angga pun mempersilahkan mantan anak magang di kantornya itu duduk.


"Gimana kabar Dara dan calon anaknya? baik?" Angga memulai obrolan mereka sambil ikut duduk bersebrangan dengan Cinta


"Kak Dara baik kok pak Angga." ucap Cinta


"Alhamdulillah kalau begitu, ehmm... terus kabar kamu, gimana?" tanya Angga sambil menatap mata Cinta


"Bapak nanya Cinta?" gadis itu kaget, antara lebay dan alay jadi satu dan norak nya terlihat jelas.


"Iya, gimana kabarnya setelah tidak bergabung lagi dengan perusahaan ini kitakan jarang bertemu." ucap Angga lagi


"Kita?" Cinta masih mode tidak sadar nya


"Iya kita, aku dan kamu." bahkan Angga pun ikut terbawa suasana bicara mereka begitu beda tak seperti orang yang beda jauh umurnya atau juga beda jabatan ny, mata mereka seakan terhipnotis dalam tatapan lama itu.

__ADS_1


"Bapak tau Jenazah?" tanya Cinta dan Angga hanya diam masih menatap manik mata gadis itu.


"Itu loh yang di ambil pas kelulusan." jawab Cinta langsung memberikan Jawaban


"Itu Ijazah Cinta bukan Jenazah." ketus Angga tiba-tiba langsung membenarkan perkataan gadis itu.


"Nah iya, maksud Cinta itu tadi Ijazah, karna Cinta udah kelulusan dan mau kuliah satu tahun di LN." ucap nya sambil tersenyum bahagia namu ada raut sedih yang ia paksa tutupi.


"Lulus?" tanya Angga dan Cinta pun menagnggukan kepalanya


"Iya."


"Kenapa mau pergi?" tanya Angga menatap mata Cinta


"Terus kenapa harus begitu jauh dan lama?" Angga sudah mulai menampakan wajah gelisahnya, karna mendengar kabar jika Cinta akan berangkat ke LN untuk waktu yang lumayan lama satu tahun.


"Ya karna disini kampus yang aku rekomendasi banget ga ada, jadi aku terpaksa harus ke LN dan mama juga papa baru aja ngurusin pasword Cinta untuk keberangkatan Cinta sekitar dua atau tiga hari kedepan." ucap Cinta lagi


"Secepat itu?" tanya Angga membuat Cinta merasa itu pertanyaan yang begitu aneh


"Iya secepat itu lah, karna mama dan papa pengen nya Cinta fokus dengan pendidikan agar bisa menghargai apa itu pelajaran, terutama mamah, musuh bebuyutan Cinta." ucap gadis itu sambil mengingat wajah mamanya yang bener nyebelin tapi sangat ia sayangi.

__ADS_1


"Lalu?" tanya Angga


"Lalu, Cinta kesini mau pamitan." ucap nya sambil tersenyum kecil


"Lakukan." dengan menutupi entah itu rasa kecewanya Angga pun kembali seperti sifat nya yang seperti biasanya. Ceo yang berwibawa juga lembut tutur kata nya.


"Maaf ga bisa seperti masalalu kamu, karna aku masa depan kamu." ucap Cinta menatap manik mata hitam Angga


"Cinta, serius." Angga menegurnya karna lagi-lagi gadis itu bisa saja mencairkan suasana yang tadinya memang sedang mode serius namun sebisa mungkin gadis itu membuyarkan nya dengan kata-kata absurd nya itu.


"Sebelum pamit, Cinta mau tanya dong pak?" Cinta meminta ijin untuk memberikan pertanyaan


"Katakan." ucap Angga


"Cinta gemukan gak sih?serius nanya." ucap Cinta kepada Angga, Angga pun langsung fokus melihat bentuk tubuh gadis itu dari atas sampai bawah.


"Iya sih." jawab Angga sambil meletakan jari di dagunya.


"Pantesan." gumam Cinta sedikit memasang wajah kecewa


"Pantesan apa?" Angga langsung bertanya

__ADS_1


"Cinta tu pingin jadi bagian dari hati kecil pak Angga, tapi Cinta sebesar gajah." ucap gadis itu cemberut di hadapan Angga seorang Ceo mudah tersebut, namun tanpa sadar Cinta mengungkapkan isi hatinya sendiri.


Bersambung.....


__ADS_2