Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Gangguan.


__ADS_3

Happy reading


🤍🤍🤍🤍🤍


Akhirnya acara pernikahan antara Adit dan Dara pun selesai dan mereka berdua pun diboyong untuk menginap di hotel yang telah disiapkan untuk kedua orang tersebut.


Setiba didalam kamar hotel Adit dan Dara hanya saling tatap dan diam , mereka seakan bingung mau ngapain


"Aku."


"Aku."


Mereka saling bicara bersamaan dan langsung tiba-tiba berhenti "Kau saja duluan mau bicara apa?" ucap Adit


"ah tidak, biar kau saja duluan mau bicara apa tadi?" tanya Dara dan mereka berdua kembali diam


Dara sibuk meremas gaun pengantin yang ia pakai sedang Adit sedang bingung memikirkan apa yang harus dilakukan nya.


"Apa kau tidak gerah?" tanya Adit


"Ehm... Apa?" Kaget Dara melihat ke arah Adit


"Maksud ku apa kau tidak gerah memakai pakaian mu itu?" tanya Adit lagi


"ini? gerah, gerah banget tapi aku bingung gimana buka nya." ucap Dara lagi


"Kenapa bingung? Apa mau aku panggil kan mama?" ucap Adit hendak beranjak berdiri dari ranjang itu namun Dara menahan nya


"Eh jangan jangan, pasti mama dan keluarga lain nya malam ini sedang sibuk dan jangan panggil mereka, aku bisa kok." ucap Dara langsung berjalan masuk ke dalam kamar mandi


Sedang Adit hanya memperhatian Dara yang berjalan dengan aneh seperti itu.


Adit merogoh ponselnya dan mengetikan sesuatu "Oke google, apa yang dilakukan pasangan pengantin saat malam pertama?" tanya Adit kepada ponsel pintar nya itu namun tiba-tiba Dara langsung keluar dari dalam kamar mandi hanya melilitkan handuk di dadanya dan Adit yang melihat itu semua langsung berdiri dan menutup matanya


"Stop." ucap Adit melarang Dara berjalan mendekati nya


"Kenapa?" tanya Dara heran


"Kenapa kau seperti itu? pake baju mu." ucap Adit lagi masih posisi menutup matanya


"Tapi didalam kamar mandi itu tidak ada pakaian ku dan aku mau cari apa didalam lemari itu ada pakaian untuk ku." ucap Dara lagi dan wanita itu pun berjalan menuju lemari mengabaikan Adit yang berdiri bahkan Adit bisa melihat dengan cela jari yang tak tertutup di matanya jika Dara berjalan pantatnya pun berlenggok

__ADS_1


"Ujian macam apa ini?" batin Adit


Adit pun berjalan tanpa melirik Dara yang sedang pakai baju dan Adit pun hendak membuka pintu kamar mereka karna ia ingin menghirup udara segar sebentar, karna ia merasa gerah di dalam kamar itu berdua dengan wanita yang tak lain baru jadi istrinya itu.


Namun saat Adit membuka pintu


Cek lek.....


"Kalian?" Adit kaget berdiri di depan pintu karna ketiga orang seakan sedang menguping dirinya itu tidak asing bagi Adit siapa lagi kalau bukan kedua orang tuanya dan mertua Adit namun hanya mama Mentari papa Dev tidak ada.


"Hay." sapa mama Lala


"Kalian ngapain kesini? ini sudah malem." tanya Adit


"Ehm... kami." mama Tari bingung hendak bicara apa


"Papa tadi ada perlu apa ya lupa." ucap papa Vano lagi sedangkan Adit mengangkat satu alisnya curiga


"Maksud kita datang kesini kenapa kau belum ganti baju? apa belum goal?" Tiba-tiba mama Lala seperti petir yang suka ceplas ceplos ngomong nya pun berterus terang


"Hahk.." Adit kaget


"Sudah tua masih aja ga ada ahklak." rutuk Adit melihat ke arah pintu


"Ada apa? marah-marah ke siapa?" tanya Dara tiba-tiba membuat Adit lagi-lagi kaget dibuat nya


"Ah tidak ada, tidur lah ini sudah malam." ucap Adit lagi menyuruh Dara tidur sedangkan dirinya langsung membuka jas nya dan naik ke atas ranjang, Adit mencoba fokus untuk tidak berfikiran yang tidak-tidak


"Adit." panggil Dara


"Ada apa?" tanya Adit masih membelakangi Dara


"Ini ponsel mu, sedang mencari apa di ponsel ini?" tanya Dara namun Adit langsung merampas ponsel itu karna cemas dan kembali membelakangi Dara


"Ga di luar ga di dalam meresahkan semua." batin Adit menggerutu sedangkan Dara hanya bisa menahan tawa melihat laki-laki yang baru menjadi suaminya itu sedang menutupi keinginan yang jelas sekali Dara pun paham.


Akhirnya malam itu mereka hanya tidur dan tidak melakukan apa-apa, karna menurut Adit memaksakan itu bukan lah sifat nya. karna dirinya bukan pemerkosa ataupun psikopat


Pagi pun tiba dan Adit langsung berdiri dari tempat tidurnya masuk kedalam kamar mandi tak memperdulikan Dara yang sedari tadi memperhatikan dirinya.


Saat Adit kelaur dari dalam kamar mandi dan sudah lengkap dengan pakaiannya dan ia pun duduk disofa hendak mencari sisir namun tiba-tiba Dara berdiri dihadapannya dengan handuk kecil mencoba mengeringkan rambut suami nya.

__ADS_1


"Ehm... Dara mau apa kau?" tanya Adit kaget sambil menahan satu tangan Dara


"Biar aku membantu mu mengeringkan nya." ucap Dara lagi dan Adit hanya bisa pasrah sambil mata mereka saling tatap



Namun tak lama pintu kamar mereka diketuk dari luar bertanda ada tamu


Tok... tok.... tok


ketukan pintu itu berhasil mengganggu mereka berdua "Biarkan aku yang membukanya." ucap Adit tak membiarkan Dara membukanya


Adit pun berdiri berjalan mengarah pintu kamar


cek lek...


"MasyaAllah kalian?" lagi-lagi Adit kembali kaget bahkan kali ini sudah ada papa Dev juga ikutan gabung


"Gimana?" tanya mama Lala sedangkan yang lain sibuk mengintip dari luar melihat yang di dalam


"Gimana apa nya?"tanya Adit kepada mama nya itu


"Rambut mu basah." mama Mentari fokus ke rambut menantu nya dan tersenyum


"Tapi sayang biasanya yang keramas itu yang perempuan." ucap papa Dev


"Kalian bicara apa sih?" Adit bertanya dengan mendengus kesal


"Apa kau sudah berhasil?" papa Vano bertanya


"Berhasil apa? jangan konyol deh pa." ucap Adit memutar bola matanya jengah


"Itu loh yang sat set sat set jadi." ucap mama Lala dengan gamblang nya


"Wait... sat set sat set?" kaget Adit


Bersambung....


🤣🤣🤣yok bantu support karya gaje othor 🙏🙏😉


__ADS_1


__ADS_2