
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
Siang itu walaupun Dara antara paham dan tidak nya akan ucapan mama nya itu ia sebagai seorang anak yang baik tetap mendengarkan nya.
"Ma, Dara numpang istirahat dulu disini ya? capek banget." rengek Dara dan mama Tari oin mengijinkan
*****
Sedangkan disisi lain Cinta dan papa nya sedang mengurus berkas-berkas gadis itu untuk memulai magang nya besok di perusahaan besar.
"Pa... makan dulu dong, Cinta laper." rengek gadis itu kepada papa nya bersuara manja
"Makan?" papa Dev mengulangi perkataan putrinya tadi dengan memasang ekpresi aneh, karna mereka baru saja menyantap hidangan penutup di perusaan tempat mereka tadi interview penerimaan magang nya Cinta.
"Iya makan, apa papa tidak lapar?" Gadis itu malah balik bertanya
"Lapar? ah ya.. papa juga lapar, ayo kita makan." Papa Dev akhirnya mengiakan keinginan anak bungsunya itu
Akhirnya Ayah dan anak itu pergi menuju restoran cepat saji yang tak jauh dari tempat mereka tadi berdiri dan Cinta pun memesan makanan sesuai keinginannya sedangkan papa Dev hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah putrinya itu yang kuat makan tanpa peduliin apapun seakan beban hidup nya hilang kalau sudah berhadapan dengan namanya makanan dan itu lah Cinta dimata papa Dev.
"Udah pesennya?" tanya paoa Dev sambil memainkan ponsel ditangannya untuk mengabari istrinya kalau mereka makan diluar.
__ADS_1
"Udah." Jawab Cinta cengengesan namun saat ia tertawa kecil karna merasa permintaan nya dikabulkan oleh papahnya, Cinta tanpa sengaja melihat Wahidah ada di restoran yang sana dengan dirinya.
"Itu kan?"Cinta menggigit ujung kuku jarinya melihat wanita yang sangat familiar dimatanya itu.
" Ada apa?" tanya papa Dev
"Pa bentar, ada teman Cinta di sana.. Cinta kesana bentar ya." ucap Cinta lalu meminta izin kepada papanya dan langsung berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Wahidah yang sedang makan bersama dokter Jho
"Hay." Tiba-tiba Cinta langsung duduk diantara dua orang yang sedang makan siang dengan diam itu
"Kamu." Wahi tadi nya hampir kaget namun kembali ia bersikap biasa saja apalagi di hadapannya saat ini dokter yang sangat menyebalkan baginya.
"Iya aku, CINTA... kenapa gitu? kangen yah?" Celetuk Cinta kepada Wahi sedangkan dokter Jho mengukir senyum kecil
"Kamu ngapain kesini?" Wahi pun langsung bertanya kepada Cinta tanpa menatap lawan bicaranya sedangkan dokter Jho hanya bisa geleng kepala akan sikap Wahi yang belum juga berubah .
"Ini Restoran kan?" Cinta bukannya menjawab namun melontarkan pertanyaan
Wahi dan dokter Jho pun menganggukan kepala mereka
"Kalau orang ke restoran itu biasanya ngapain?" tanya Cinta lagi kepada kedua orang itu
"Makan." Dokter Jho malah menjawab pertanyaan itu terlebih dahulu
__ADS_1
"Makan kan?berarti aku kesini juga mau makan kak Wahi." ucap Cinta dengan menekankan kata-kata seolah sedang mengejek kebodohan wanita bernama wahi itu
"Dih... badan udah kek gitu masih aja mau makan terus," Wahi berniat menyindir Cinta yang memiliki badan yang lumayan berisi agar kena mental namun Wahi salah besar
"Kak Wahi, Cinta tu di hina karna gendut it's okay tapi ingat, spring bed lebih empuk dari karpet ." Ketus Cinta
"Pupptttsss" dokter Jho langsung menutup mulut dengan kedua tangan nya
Bersambung....
sambil nunggu othor up mampir ya di karya temen othor 🙏
DOKTER MISTERIUS VS MAFIA KEJAM
(Anisyah S)
Kecelakaan pesawat membuat Vitalia mengalami hilang ingatan (amnesia), yang pada akhirnya Ia bertemu dengan keluarga barunya, mereka mengira bahwa Vitalia adalah Putrinya yang telah lama menghilang, karena wajahnya yang mirip dengan Putrinya.
Bagaimanakah Vitalia akan menjalani hidup bersama keluarga barunya??, lalu apakah Vitalia bisa berkumpul kembali dengan keluarganya dan bertemu dengan musuhnya semasa kuliah di Oxford University untuk membalaskan dendamnya yang tak berujung??
__ADS_1