Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Istri orang?


__ADS_3

Happy reading


🌱🌱🌱🌱🌱


Siang itu setelah menempuh perjalanan menuju apartemen begitu jauhnya sambil mendengar banyolan Cinta membuat perjalanan jauh itu pun tak terasa bagi Angga dan kini mereka sampai di halaman depan apartemen itu .


"Ayo pak mampir dulu, di apartemen kakak Cinta juga lagi ada mamah sama papah, ayo." Ajak Cinta kepada atasan nya itu


"Tapi Cinta, saya nggak enak." ucap Angga sungkan


"Ayolah pak sekali-kali, berkali-kali juga gak nanti nya."


"Apa?" tanya Angga


"Gak papa kok pak, kata Cinta semua yang di bicarakan itu harus di dengar dari hati." ucap gadis itu


"Maksudnya?"


"Ya maksudnya bapak pikir sendiri, yuk masuk." Cinta langsung menarik tangan Angga masuk menuju apartemen itu.


"Cinta tapi aku,"


"Aku.. aku... apa lagi... udah ayo keburu jamuran ni." cicit gadis itu sambil terkekeh


"Kamu tu yah." Angga langsung mengacak-acak rambut gadis itu


Setelah saling serang-serang kecil antara keduanya akhirnya mereka pun tiba di depan pintu apartemen milik Adit juga Dara.


Ting Tong


Angga bukan memencet bell ia malah memencet hidung Cinta dan mengeluarkan suara seperti bunyi bell pintu seperti biasanya.


"Hey.. ini hidung bukan bell pintu pak Angga." ucap Cinta cemberut.


"Hehe... sorry." ucap nya ikut terkekeh melihat wajah gadis SMA itu yang begitu menggemaskan

__ADS_1


Ting... tong....


Akhrinya mereka pun memencet bell pintu apartemen tersebut dan tak menunggu lama Dara pun membukakan pintu tersebut.


"Cinta,, kamu sudah datang? eh.. mas Angga." Setelah menyapa adiknya Dara kaget kenapa bisa Cinta datang dan membawa partner kerja nya itu


"Hay Dara." sapa Angga kepada teman nya itu


"Tadi saya nganter Cinta tapi dia nya ngajak mampir dulu, tadinya aku menolak.. karna ga enak tapi dia nya." belum selesai Angga bicara Dara lebih dulu menjawabnya


"Dia lebih dulu memaksa kan mas?" tuduh Dara kepada adiknya yang memang benar adanya.


"Hehe." Cinta terkekeh sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.


"Ya udah, ayo masuk." Dara mengajak adik beserta tamu nya masuk kedalam rumah dimana ruang tamu itu sudah banyak orang kumpul


"Selamat siang tante,, om." sapa Angga kepada Mentari yang memang ia kenal bahwa tante Mentari teman mama nya.


"Siang,,, ayo gabung." ucap Mama Tari kepada Angga dan semua orang menyambut baik Angga disana.


"Eh... ada neng Cinta , orang mana neng?" canda Adit kepada adik ipar nya itu.


"Orang susah Mas." jawab Cinta begitu santai dan ceplos nya


"Puppsstt... maksudnya, asal mana bukan susah mana?" ucap Adit sambil menahan tawa, Dara hanya bisa geleng-geleng kepala melihat dia orang itu.


"Mangkanya kakak ipar, kalau bertanya itu harus jelas akan makna nya." jawab Cinta sok bijak


"Iya deh iya." ucap Adit mengala akan adik nya itu


"Bahagia banget ya kalian." sindir Dara melihat suami dan adik nya itu terkekeh puas


"Ketawa itu baik loh kak, itulah mengapa cinta dan kaka ipar suka ketawa karna kata pepatah, teruslah tertawa sampai orang lain mengira dirimu tak pernah kecewa." jawab Cinta sok bijak di hadapan semua orang terutama di depan mama Tari yang selalu jadi musuh bebuyutan nya.


"Terserah kalian lah, Angga giman kabar mama nya?" tanya Mama mentari akan teman nya itu

__ADS_1


"Baik tante." jawab Angga dengan tersenyum.


"Owh.. baguslah kalau gitu,"


Mereka pun akhirnya sibuk dengan mengobrol masing-masing "Yank." panggil Mama Tari kepada suaminya


"Apa yank?" tanya papah Dev kepada istrinya


"Tadi pas aku sendok itu es nya kemulut cuuuttt l love you." ucap Mama Tari kepada suaminya dengan memeragakan tanganya ala sarangheo, berharap suaminya baper namun di dului si anak bungsu.


"Inget umur,,," Sindir Cinta tanpa melihat wajah Mama nya


"Sirik." batin Mama Tari kepada anak nya itu.


"Jangan ngumpat anak di dalam hati mah, nggak baik." cicit Cinta lagi tanpa menatap wajah Mama nya.


Mama Tari males meladeni anaknya yang maha benar selalu itu. Namun Mama Tari fokus menatap arah pandang Cinta anaknya yang sedari tadi menatap Angga dengan tatapan begitu beda.


Dan seketika mama Tari mendapatkan ide cemerlang "Ehm... nak Angga." panggil Mama Mentari


"Iya tante." jawab Angga


"Udah ada pacar?" tanya Mama Tari lagi namun Angga langsung menggeleng sedangkan Cinta menatap curiga akan pernyataan Mama nya itu


"Emang belum ada nian mau cari pendamping apa?" tanya Mama Tari lagi


"Udah ada kepikiran tante, tai calonnya belum ada." jawab Angga dengan malu


"Owh... saran tante ni yah kalau mau cari pasangan hidup atau calon istri tu yang rajin bangun pagi, udah bersih-bersih, pagi rumah nya dah beres, nyuci, masak udah selesai semua.. itu calon istri yang tepat,iya ga Cinta?" ucap Mama Tari menyarankan Angga agar mencari istri yang tidak pemalas dan Mama Tari tau betul ia sedang menyindir putri bungsu nya itu.


Cinta mendekati Mama nya lalu berkata "Mama jangan salah ya, jika ada wanita pagi-pagi sudah beberes rumah, sudah nyuci, sudah masak , sudah mandi, jangan di ajak nikah, bisa jadi itu istri orang." jawab nya begitu santai dan enjoy nya


"Puppsssttt." papa Dev menahan tawa seketika


Bersambung....

__ADS_1


🙏🙏🙏 Maafkan author baru update


__ADS_2