
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
"Permisi pak, ada yang bisa saya bantu?" Elizabeth atau yang dikenal dengan panggilan eliza itupun menghampiri ruangan bos nya
Angga melirik sekertaris kepercayaan nya itu lalu mendapatkan ide "Ehmm... eliza bisa bantu saya?" ucap Angga
"Tentu pak, itu tugas saya." jawab Eliza dengan wajah tegas nya
"Bisa kau ke ruangan pantry dan coba lihat gadis yang bernama Cinta, kenapa disuruh buat kopi sampai sekarang belum datang juga." perintah Angga membuat Eliza tercengang bahkan wanita itu bengong akan perintah bos nya itu
"Saya pak?" tunjuk Eliza pada dirinya masih tidak percaya akan apa yang ia dengar barusan
"Iya kamu, bisa nggak?" tanya Angga lagi
"eh.. iya baiklah pak, saya pergi dulu." dengan malasnya Eliza pun keluar dari ruangan itu namun saat mau buka pintu
"Ah... terimakasih Nona udah bukain pintu buat saya." Cinta yang hendak masuk kesusahan karna di tangannya memegang segelas kopi dan tiba-tiba pintunya di bukaan seseorang dari dalam membuat ia sangat berterimakasih.
"Cih.... pak Angga nunggu kopinya, jadi OG aja lama banget." ketus Eliza pelan kepada Cinta
"OG? maaf mba saya orang waras bukan OG orang gila, minggir." Cinta mendorong sedikit bahu Eliza lalu masuk begitu saja kedalam ruangan Presdir
"Sinting tu orang, saya bilang OG office girl kenapa jadi OG orang gila? ga waras." rutuk Eliza lalu keluar dari ruangan itu dengan wajah kesal karna bahunya di tabrak sengaja oleh Cinta
__ADS_1
"Maaf om eh pak... hehe ini kopi nya." ucap Cinta salah tingkah karna Angga sedari ia berjalan masuk memperhatikan dirinya
"Pak jangan liatin saya gitu, nanti jatuh cinta loh.. upss... hehe." Cinta langsung cengengesan dan fokus melihat ke arah lain, dalam hatinya ia yang bakal jatuh cinta duluan kalau dilihatin terus terusan.
"Kenapa buat kopinya lama? kamu tidur di pantry?" Angga dengan suara tegas menakuti Cinta dengan nada bicara seorang atasan, namun diluar dugaannya gadis itu berbeda dari yang lain
"Bapak tau?"
"Tidak." jawab Angga cepat
"Ye... saya kan belum bilang." wajah nya cemberut
"Katakan?" ucap Angga lagi
"Cinta kan baru ni kerja disini dan ini hari pertama, seharusnya gadis secantik dan seimut Cinta tu kerja megang pulpen dan berkas tapi bapak suruh Cinta buat kopi, jadi ni pak ya cinta tu keliling dulu nyari ruangan pantry ga ketemu." jawabnya beralasan panjang lebar
"Tadi lupa hehe." Ucap nya terkekeh
"Alesan aja, ya udah sini kopinya." Angga pun meminta kopi ditangan gadis itu
"Ini pak." Cinta pun memberikan nya
Angga meminum kopi tersebut dan ia hanya diam tanpa merespon enak atau enggak nya kopi tersebut. Cinta bingung dan hanya diam berdiri "Kenapa masih berdiri disitu?" tanya Angga
"Saya bingung mau ngerjain apa lagi?" jawab nya begitu polos
__ADS_1
"Owh... pagi tadi udah sarapan atau makan?" iseng Angga bertanya
"Ehmm... Owh pagi tadi ga jadi makan nasi padahal udah disiapin mama sarapannya. " jawab Cinta
"Kenapa?" Angga penasaran
"Tadinya mau makan, tapi nasinya kok panas banget. Cinta pikir jangan-jangan dia lagi demam." jawab gadis itu dengan lugu nya
"Ga gitu juga konsepnya ogep." Cicit Angga geleng-geleng kepala melihat tingkah anak magang dikantor nya itu.
"Motivasi kamu supaya sukses itu apa? sampai kamu nekat harus magang? bukannya jadi orang sukses itu butuh perjuangan." Angga bertanya untuk mengasa otak anak SMA itu
"Sebenarnya sukses tanpa warisan itu gampang bagi cinta pak, perintis itu ga sulit." jawab gadis itu dengan entengnya
"Contohnya?" tanya Angga serius dan penasaran
"Contohnya jual ginjal dapet duit, bangun perusahaan, sukses beli ginjal lagi." Jawab Cinta dengan gamblang nya
Membuat Angga terperangah dan terdiam.
"Kenapa bengong pak? jangan kagum, biasa aja... dulu Cinta pengen banget minum molto demi mengharumkan nama keluarga, tapi dicegah." ucap nya lagi membuat Angga tak berkutik.
Bersambung.....
Support terus ya karya receh super gaje ini
__ADS_1
yang mau ketawa waktu dan tempat di persilahkan 🙏🙏🤣🌹