
Happy reading
🌱🌱🌱🌱🌱
Siang itu jika di kediaman Adit dan Dara sedang kedatangan tamu dari orang tua Adit namun berbeda dengan kediaman keluarga DETA. siang ini Cinta dengan gaya biasa memakai jeans dan baju kaos oblong lalu memakai tas nya keluar dari kamar dan langsung mencari mama dan papahnya untuk meminta ijin keluar.
"Ma... Pa.." panggil Cinta menuruni anak tangga mencari keberadaan kedua orang tua nya.
"Pah.... " Panggil Cinta lagi
"Disini." ternyata mamah Tari yang menyahut dan sedang duduk santai bersama papah Dev di halaman belakang rumah mereka
Cinta yang mendengar suara orang tuanya pun langsung bergegas kearah halaman belakang.
"Mah... pah..."Setelah sampai di hadapan kedua orang tua nya
" Hmmm.."papah Dev berdehem sambil membaca koran di tangannya
"Pah.. mah... Cinta boleh keluar? sebentar aja." ucap Cinta dengan nada memohon dan mengibah agar mendapatkan ijin dari kedua orang tuanya
"Boleh ya pah... please." ucap Cinta memohon namun seketika mama Tari yang menjawab
"Tidak boleh." kata mama Tari dengan cepat, Mendengar ucapan mama nya Cinta mengerucut kan bibirnya lalu Cinta melihat papa nya dan langsung memasang wajah memelas
"Pah... please pah,, Cinta mau keluar bentar sama temen-temen.. boleh ya pah?" rengek Cinta kepada papa nya
"Gak boleh." Lagi-lagi Mama Tari yang menjawab
"Udahlah Mah biarin aja Cinta pergi sama temen-temen nya, ini juga kan hari libur." papa Dev seakan dewa penolong bagi Cinta
__ADS_1
"Tapi pah." mama Tari kendak mengelak namun papaa Dev kembali bersuara
"Udah gak papa, sekali kali ini anak ijin, " papa Dev bicara membuat mama Tari tak bisa berkata lagi
"Ya udah nak, pergilah." papa Dev lansung mengijinkan anaknya
"Beneran Pa?" Cinta memastikan lagi apa yang dia denger
"Iya." jawab papa Dev
Muach..
Muach...
Cinta lansung mencium pipi papah dan mamah nya
"Thank you papa... thank you mamah... dah." Cinta langsung berpamitan dan berlarian keluar rumah membuat mama Tari dan papa Dev yang melihat tingkah anak nya yang pecicilan itu hanya bisa geleng kepala saja.
Setelah sampai di depan Cafe Cinta pun turun dari mobil setelah membayar nya, saat ia Hendra masuk kedalam ia tak sengaja menabrak seseorang
Bruuukkk...
"Aghhh." Cinta kaget dan langsung memegang bahunya karna yang ia tabrak seorang laki-laki jadi bahu dirinya terasa sakit
"Kamu gak papa?" ucap orang yang ditabrak Cinta, Cinta yang mendengar suara itu seketika mengenalnya
"Om... eh pak Angga." Cinta kaget ternyata yang ia tabrak adalah bos dimana ia magang lebih tepatnya Cinta pertama seorang Cinta.
"Cinta kamu disini juga?apa kamu baik-baik saja?" tanya Angga akan kondisi Cinta karna selalu memegang bahu terus
__ADS_1
"Cinta baik-baik aja kok pak."merasa di perhatikan membuat Cinta salting alias salah tingkah di hadapan cogan tersebut
" Mau makan disini juga?"tanya Angga namun Cinta bengong menatap Angga
"Hey." panggil Angga
"sudah sering aku makan indomie tapi belum juga jadi selera mu." ucap Cinta tanpa sadar di hadapan bos nya
"Maksud kamu apa?" tanya Angga tidak paham, Cinta yang baru sadar reflek
"Ehm... maksud saya selera bapak mau makan apa hehe." ucap nya sambil garuk kepala
"Owhh... gitu." jawab Angga
"Otak jangan mempermalukan gue dong." Cinta memaki otak nya didalam hati
"Ayo masuk, mau bergabung dengan saya makan?" Angga menawarkan Cinta agar makan bersamanya
Cinta yang di tawarkan pun seketika mengiyakan nya lupa akan tujuannya kesana.
"Mau pak mau."
"Ya udah ayo." ajak Angga menarik tangan Cinta membuat gadis itu seakan sedang digandeng pasangan
Namun saat mereka sudah tiba di meja mereka ternyata di sebelah meja Angga dan Cinta duduk ada Robby yang sedang makan bersua dengan Meta dan Cinta yang melihat itu semua menatap jijik kedua orang itu.
"Aku janji kok sayang nggak akan ninggalin kamu." ucap Robby kepada Meta namun seketika Cinta pun ikut bersuara
"Duh merdunya suara bagong." ucap Cinta sambil memainkan ponselnya
__ADS_1
Bersambung....
Bantu support nya ya di karya receh othor ini 🙏🙏🥰