
Happy reading
🌹🌹🌹🌹
"Lain kali jangan menyusahkan kakak mu lagi, paham?" Mama Tari sambil menyiapkan makan malam mereka dengan cekatan dan sambil memberi peringatan kepada anaknya
"Cinta ga nyusahin Ma." Jawab anak itu membela dirinya
"Jangan bohong." Tukas Mama Tari
"Udah-udah emak sama anak ribut terus." Papa Dev menyerah pembicaraan ibu dan anak itu agar menyudahi nya.
"Lagian mama duluan mulutnya bawel bener pa." Ucap Cinta sambil duduk dengan tenang dan wajah cemberut
"Lagian kamu itu pake tidur di rumah kakak mu sampe seminggu,supaya apa coba? Kalau bukan kamu males beres- beres rumah kan?" Tuding mama Tari
Papa Dev hanya bisa geleng-geleng
"Itu salah satu nya, tapi ada yang lebih dari itu Ma." Ucap Cinta
"Apa?" Papa Dev dan Mama Tari tanpa sadar mengucapkan nya bersamaan
"Suami istri yang kompak, good." gumam Cinta
"Cepetan apa?"
"Ma.. Pa.. Tau, Cinta itu sekumpulan haha-hehe 2% kurang piknik, 28% kurang tidur dan 70% kurang duit dan yang penting itu butuh healing hehe." ucap Cinta dengan penuh percaya diri
__ADS_1
Cetak....
"Awsss.... Sakit ma." Rengek Cinta sambil mengelus-elus kepalanya yang habis di jitak mama nya sendiri.
"Makanya jangan banyak bicara, habiskan makanan mu lalu tidur." Ucap mama Tari lebih ke perintah
"Iya kanjeng ratu hampura queen balabala."
"Puuusttt." papa Dev menahan tawa
"Cinta... Habiskan makanan mu itu." Ucap mama Tari nada bicaranya sudah naik satu oktaf membuat papa Dev dan Cinta langsung diam seketika
Jika ibu ratu sudah bicara serius tidak ada yang bisa melawannya.
"Penguasa rumah sudah mulai mengeluarkan taringnya pah, Hati-hati." Bisik Cinta kepada papa nya yang duduk bersebelahan dengannya.
Papa Dev lagi-lagi hanya bisa menahan senyum nya.
"Ada apa pa?" tanya Cinta lalu menggeser kan tubuhnya lebih dekat ke papa Dev
Papa Dev pun menarik telinga putri bungsunya itu tepat dihadapannya "Jangan cari masalah dengan mama mu nanti papa ikutan kena imbas nya, kau tau nak,,, mama mu kalau sudah marah itu tepung serba guna bisa jadi serba salah." Bisik papa Dev membuat kedua papa dan anak itu terkekeh
"kalian ngapain bisik-bisik?" Ucap mama Tari
"Gak ada." Jawab papa Dev dan cinta bersamaan dengan cepat
"Habiskan makan itu."
__ADS_1
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Di lain tempat di sebuah apartemen Dara masih di kamar mandi, wanita itu sibuk memandang dengan intens seluruh tubuhnya, ia menatap aneh pakaian yang ia pakai dicermin itu.
"Lingerie... oh astaga ini pakaian sialan." gerutu Dara dihadapan cermin yang ada didalam kamar mandi nya itu
Baju yang sangat transparan itu membuat Dara seperti wanita j*l*ng, bahkan ia tak henti-henti memutar-mutarkan tubuhnya kekiri dan kekanan.
"Aku rasa toko penjual baju ini ke kurangan bahan."gumam Dara lagi
" Bahkan untuk keluar kamar mandi pun aku tak punya keberanian, baju ini benar-benar merepotkan aku."gerutuk nya lagi
Dara pun melihat baju daster rumahan nya di kaitan belakang pintu kamar mandi itu dan seketika ia menemukan ide, Dara mengambil baju itu lalu memakainya agar bisa menutupi lingerie yang ia pakai.
Setelah selesai Dara pun kelaur kamar mandi dan saat ia keluar tak menemukan suaminya ada dikamar
Dara mengambil selimut lalu menggulung tubuhnya dengan selimut itu.
"Dara... suami mu datang." ucap Adit dari luar kamar dan seketika Dara langsung melompat ke atas ranjang mereka dan menutupi seluruh tubuhnya
brakkk...
"Duh.... habislah aku." batin Dara melirik ke arah pintu
__ADS_1
Bersambung....
Maaf ya lambat update, sistem dari pihak novel nya yang eror jadi up nya lama di Acc 🙏🙏☺