Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Bertemu Eliza?


__ADS_3

Happy Reading


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang ini Dara dan Adit baru selesai mengerjakan .nvccxvvvvh-vpekerjaan mereka di kantor dan mereka pun siap berangkat ke Cafe dimana mereka akan bertemu dengan perusahaan milik Angga.


"Hubby dengarkan aku, nanti kamu juga harus ambil alih soal penilaian sekertaris Pak Angga saat ia menyampaikan persentase nya nanti, jika oke maka kita akan lanjutkan.. hmm." ucap Dara sambil berjalan menuju mobil mereka


"Oke sayang, akhirnya suami mu ini ada tugas juga." jawab Adit bangga akan tugas yang akan di berikan istrinya itu untuk dirinya


"Ayo kita berangkat?" Dara mengajak suaminya naik ke mobil sedangkan meta mengiringi bos nya dengan mobil lain


Mobil pun berjalan dengan kecepatan rata-rata menuju cafe yang mana akan ada pertemuan dia perusahaan itu.


Dan tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan yang akan mereka singgahi "Ayo." Adit mengajak istrinya turun


"Hati-hati..." Saat turun Dara hampir jatuh dan dengan sigap Adit menahan tangan istrinya dan menyuruh Dara agar lebih memperhatikan jalannya


"Terimakasih.." ucap Dara kepada suaminya


Namun di balik mobil mereka Meta pun juga ikut turun dengan berkas menumpung di tangan nya.


"Permisi bu, ayo kita masuk klien kita sudah menunggu." ucap Meta se profesional mungkin tidak membawa hal pribadi kedalam pekerjaan nya.


Dara melirik Meta sekilas, ada kebencian yang tak bisa ia tutupi namun lagi-lagi Dara mengenyampingkan hal itu demi perusahaan nya.


"Baiklah... hubby ayo." ucap Dara lalu mengajak Adit dan mengalungkan tangannya di pergelangan tangan suaminya .

__ADS_1


"Baiklah... ayo." Adit menatap wajah istrinya sekilas dan mereka berdua tersenyum bahagia, disana hanya Meta yang menatap jengah dia orang tersebut


Tak lama mereka berdua pun tiba di dalam cafe dan langsung menuju kearah ruangan VIP yang sudah di pesankan juga disana Angga berserta sekertaris sudah ada disana.


Cek lek


Meta pun dengan sigap membuka pintu untuk kedua bos nya agar bisa masuk.


Dan Adit juga Dara langsung berjalan dengan bergandengan tangan masuk kedalam ruangan tersebut.


"Siang." Sapa Dara kepada Angga juga sekertarisnya namun berbeda dengan Adit yang bengong melihat orang yang ada dihadapan nya saat ini.


"*Hubby." Dara berbisik kepada suaminya karna hanya diam tak memberi salam kepada partner kerja mereka namun Adit masih bengong


"Hubby... ayo sapa mereka." bisik Dara lagi namun Adit tetap bengong membuat semua orang di sana melihat kearah Adit dan disana Dara jadi tak enakkan karna sikap suaminya


"Hubby..." Bisik Dara sedikit lebih keras dan langsung menyenggol bahu suaminya dan sontak Adit kaget*


"Eliza?siapa?"


Bersambung....


Adit jangan oleng ya? 🤭🤭🤭


Sambil nunggu othor up, ijin promosi karya temen ya 🙏


\*\*\*\*\*\*\*

__ADS_1



ANISA


(Tyatul)



Anisa Rahman adalah seorang gadis yang hidup tanpa ayahnya. Ia hanya hidup dengan sang ibunya yang bekerja sebagai guru sedari kecil. Walau ia membutuhkan figur seorang ayah, Animasi tak pernah meminta hal itu pada sang ibu.


Hingga usianya yang ke 18 tahun, ibunya harus menyusul ayahnya ke alam sana hingga membuatnya sebagai yatim piatu. Tak mau sedih terus menerus atas kepergian sang ibu, Anisa terus melanjutkan hidupnya dengan kuliah dan bekerja paruh waktu. Hingga mempertemukan Anisa dengan orang dari masa lalunya.


"Aku mencintaimu Anisa, maukah kau menikah denganku?"


Ungkapan itu membuat Anisa senang karena dilamar oleh orang yang juga ia cintai, tapi disisi lain ia juga bimbang karena statusnya yang kini belum jelas dan masih kuliah.  Apa nanti ia bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya?


Sebuah keputusan besar yang Anisa ambil akan membuatnya mengalami tahap baru yaitu pernikahan.ANISA


(Tyatul)


Anisa Rahman adalah seorang gadis yang hidup tanpa ayahnya. Ia hanya hidup dengan sang ibunya yang bekerja sebagai guru sedari kecil. Walau ia membutuhkan figur seorang ayah, Animasi tak pernah meminta hal itu pada sang ibu.


Hingga usianya yang ke 18 tahun, ibunya harus menyusul ayahnya ke alam sana hingga membuatnya sebagai yatim piatu. Tak mau sedih terus menerus atas kepergian sang ibu, Anisa terus melanjutkan hidupnya dengan kuliah dan bekerja paruh waktu. Hingga mempertemukan Anisa dengan orang dari masa lalunya.


"Aku mencintaimu Anisa, maukah kau menikah denganku?"


Ungkapan itu membuat Anisa senang karena dilamar oleh orang yang juga ia cintai, tapi disisi lain ia juga bimbang karena statusnya yang kini belum jelas dan masih kuliah.  Apa nanti ia bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya?

__ADS_1


Sebuah keputusan besar yang Anisa ambil akan membuatnya mengalami tahap baru yaitu pernikahan.



__ADS_2