Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Punya hak.


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang itu setelah bercanda nggak jelas bersama adik iparnya Adit dan Dara pun pamit pulang dengan Cinta, karna mereka pun masih banyak tugas dikantor yang belum diselesaikan.


"Cinta, kakak pulang dulu. jaga dirimu baik-baik." Dara pamit dengan adiknya, bagaimanapun sikap Dara terhadap adiknya itu hanya semata-mata untuk menegaskan bahwa ia peduli dan sayang namun dengan caranya sendiri.


Dara cuek bukan berarti ia tak peduli orang sekitarnya,melainkan itulah karakter wanita itu. ia cuek namun hatinya lembut dan Cinta tau itu.


"Adik ipar, kita pulang dulu yah." Adit pun ikut berpamitan dan mengusal-usal rambut Cinta dengan gemas


"Kakak ipar." Cinta mengerucut kan bibirnya karna rambutnya berantakan karna Adit


"Inget sekolah dulu tinggi-tinggi, baru kejer Pak Angga. kau tau bagaimana kak Dara mu kan? Galak." bisik Adit dan langsung berjalan mengejar istrinya yang lebih dulu jalan ke mobil mereka


Sedangkan Cinta yang baru di bisik kakak ipar nya tadi langsung kepikiran wajah sangar kakaknya dan seketika bulu kuduk Cinta pun berdiri.


"Iiii.... merinding." gumam gadis itu dan langsung berlarian kearah pantry


Di lobby kantor itu Adit berjalan menuju mobil mereka namun di pertengahan jalan ada seseorang menghentikan langkahnya.


"Kak Adit tunggu." panggil seorang wanita menghentikan Adit dan Adit pun berhenti


"Kamu? ada apa?" Adit kaget karna Eliza menghentikan dirinya


"Ehm... kak Adit bisa bagi waktunya sebentar?" tanya Eliza dengan wajah sejuk dan dingin seperti biasa Adit mengenal wanita itu


"Tapi istriku." saat Adit ingin meneruskan bicaranya namun terhenti karna Eliza lebih dulu memotong pembicaraan nya


"Sebentar saja,, please." Wanita itu mengatupkan kedua tangannya seraya memohon


"Baiklah,, sebentar saja.. disini, ada apa?" ucap Adit dan melipatkan kedua tangannya di dada.

__ADS_1


"Ehm.. sebelumnya aku secara pribadi mau berterima kasih dengan kakak." ucap wanita itu dengan wajah tersenyum sambil memainkan jari-jarinya


"untuk?" tanya Adit menaikan satu alisnya menatap wanita yang dulunya pernah menjalin kasih bersama dirinya.


"Untuk pertolongan yang kakak lakukan kepada Mama ku." ucap Eliz dengan tersenyum


"Tante Verona?" tanya Adit dan Eliza langsung mengangguk kan kepalanya.


"Owh... sama-sama, dah itu aja? apa ada lagi?" tanya Adit kembali menatap mata gadis bernama Eliza itu


"Ehm... sebenarnya aku kesini ingin menemui kak Adit karna bisa minta tolong gak?" tanya gadis itu dengan suara pelan menatap Adit karna ia merasa gerogi karna di tatap begitu intens


"Tolong apa?" tanya Adit lagi bersuara tegas dan datar namun tatapannya penuh intimidasi


"Mama ku mau bertemu dengan kak Adit, apa boleh? ini permintaan nya?" ucap Eliza dengan tangan masih diposisi yang sama seraya memohon.


"Tapi kalau kak Adit nggak bisa juga gak papa kok." ucap Eliza tersenyum namun penuh rasa kecewa


Saat Adit kendal bicara namun dari belakangnya Dara datang "Nggak bsia." ketus Dara tiba-tiba masuk kedalam pembicaraan mereka berdua


"Dia suami saya, selepas kamu atau orang tua mu ada hubungan dengan dia itu juga menjadi urusan saya." ucap Dara lagi dengan suara tegas lalu menarik Adit untuk kembali ke mobil mereka.


Namun baru beberapa langkah Dara berjalan kakinya langsung berhenti dan berbalik kembali dimana Eliza masih berdiri dengan diam disana.


"Kau tau mba, saya punya hak atas suami saya.. permisi." ucap Dara lalu pergi begitu saja dan membawa suaminya ke mobil mereka


"Dara... hey... aku ga ada apa-apa ya dengan dia sumpah." Adit berbicara dan menahan tangan istrinya saat hendak masuk kedalam mobil mereka


Karna Adit tau betul jika istrinya hanya diam berarti dia saat ini sedang ngambek.


"Dara dengar kan suamimu ini bicara dulu." ucap Adit lagi sambil memegang pipi Dara agar menatap wajah nya.


"Ditinggal sebentar udah ngobrol dengan wanita lain... emang bener-bener ya kamu hubby." ucap Dara dengan wajah cemberut tak ingin melihat suaminya

__ADS_1


"Hey dengerin ya,,, cinta Adit itu hanya untuk kamu, kamu segalanya bagi aku dan ya laki-laki seperti suami mu ini kalau sudah setia jangan kan melirik cewek lain , melihat kabel telanjang aja suami mu ini ga berani megang." ucap Adit serius


"Kalau di pegang kamu kesentrum hubby." Ketus Dara lalu mencubit pinggang suaminya


"Awwwwsss... sakit."


"Mau lagi?" ancam Dara


"Nggak.. nggak... ampun hehe."


Bersambung....


maaf ya baru update, author lagi kuras sehat kemarin 🙏🙏


Ijin promosi karya temen ya



TERPAKSA MENIKAH


(Lena Laiha)



Raka Adijaya Prasetya adalah seorang pengusaha muda yang berhasil, terpaksa harus menikahi Rea Anastasya gadis cantik dan manja.


Bukan perjodohan yang memaksa mereka harus menikah, namun karena kesalahpahaman diantara keduanya yang mengharuskan Raka menikahi Rea.


Hingga akhirnya hari pernikahan itu tiba, karena keduanya tidak saling mencintai. Rea dan Raka membuat perjanjian diawal pernikahan mereka.


Perjanjian apakah itu?


Apakah Rea dan Raka akan saling mencintai?

__ADS_1



__ADS_2