
Happy reading
♥♥♥♥♥
"S h i t... " Wahidah mengerang kesal menatap Cinta yang makin menjauh dari nya.
Disisi lain tepat nya di dalam kamar baru Adit dan Dara mereka berdua saling diam.
"Ini kamar kita?" tanya Dara menatap Adit sekilas dengan wajah datar nya
"Iya kamar kita berdua." jawab Adit sambil memperhatikan gerak gerik istrinya itu.
"Owh.. " jawab Dara singkat lalu berjalan menuju lemari dan membuka lemari mendapatkan sudah ada baju baru untuk nya tersusun rapi di dalam lemari tersebut lalu Dara mengambil salah satu baju tidur disana dan masuk kedalam kamar mandi tanpa menatap Adit sama sekali
Prankk....
Dara sedikit menghempaskan pintu kamar mandi saat hendak menutupnya membuat Adit terheran-heran
"Dia kenapa." gumam Adit sambil menggaruk-garukan kepalanya
Adit menuju kamar ganti untuk mengganti pakaiannya lalu ia duduk di pinggir ranjang sambil menunggu Dara keluar dari kamar mandi.
Didalam otak Adit saat ini ia harus bicara dengan Dara agar tidak ada ke salah paham an antara mereka berdua dikarnakan rumah tangga yang masih berumur jagung Adit tak ingin kenapa-napa.
Cek lek....
Tak lama pintu kamar mandi terbuka dan Dara keluar hanya memakai baju tidur dengan lengan sejari membuat Adit membulat kan bola matanya.
"Kenapa pake baju kek gitu Dara?" tanya Adit langsung membuang arah pandang nya ke arah lain
__ADS_1
Dara memperhatikan pakaian tidur yang ia pakai "Karna di dalam lemari pakaiannya gini semua." jawab Dara singkat
"Emang maunya aku gak pakai baju gitu?" tanya Dara ambigu
"Oh tidak tidak.... itu jauh lebih baik." ucap Adit langsung menatap Dara dan menolak ucapan wanitanya itu
Adit berdiri dan mendekati Dara yang hanya bermuka datar padanya dan Adit tau jika istrinya itu saat ini butuh penjelasan "Aku mau bicara." ucap Adit menatap wajah Dara yang hanya membuang muka kepadanya
"Katakan.'' gumam Dara cuek
" Liat aku Dara kalau bicara itu." ujar Adit lagi
"Sama aja." jawab Dara masih jutek
"Haisss... ya baiklah,, aku mau mengatakan soal Wahidah."
"Dia wanita mu." ucap Dara langsung memotong pembicaraan Adit
"Terus hubungan nya apa? bukannya dia punya keluarga? kenapa harus dengan mu?" ketus Dara tanpa menatap suaminya
"Hubungannya, karna selama ini dia yang selalu support nya cuma aku. dia punya keluarga tapi mereka tidak respect akan depresi yang ia alami sampai-sampai ia hendak bunuh diri tapi waktu itu aku bantu dia agar tidak melakukan hal bodoh yang akan membuat dia menyesal seumur hidup Dara cuma itu ga lebih." ucap Adit lagi panjang lebar menjelaskan kepada istrinya
"Terus?" tanya Dara
"Ga ada, aku hanya melakukan hal yang manusiawi sebagai sesama yang suatu saat sama-sama butuh bantuan dan pertolongan orang lain, bener ga lebih." ucap Adit menyakinkan istrinya
Dara mengukir senyum tipis di bibir nya dan hampir tak terlihat sama sekali "Owh gitu, ya udah." ucap Dara
"Jawab nya gitu doang?" tanya Adit heran
__ADS_1
"Iya." jawab Dara
"Jelasin panjang lebar di balas ya udah, aneh." batin Adit menatap istrinya
"Aku aku tidur ngantuk." ucap Dara hendak berjalan menuju ranjang namun Adit bicara kembali
"Hubungi mama atau papa mu dulu kalau cinta nginep tempat kita, cepet." ucap Adit kepada Dara
Dara membalikan tubuhnya "Kamu aja yang hubungi mereka kan mertua mu." ucap Dara
"Tapi mereka orang tua mu Dara."
"Tapi dia juga mertua mu Adit." ketus Dara namun seketika Adit menarik Dara masuk kedalam pelukannya
"Dia juga orang tua mu jadi kau yang harus bicara DARA PRATIWI." ucap Adit tepat di wajah Dara sambil memeluk erat wanitanya itu
"Dia juga mertua mu ADITYA FARASYAH dan aku juga yang mengijin kan Cinta nginep jadu sudah kewajiban mu titik." ketus Dara lagi dan mereka bergelut sambil merayu hidung
"Dasar tante Dara." ucap Adit
"Apa kau bilang?" Dara mulai emosi namun Adit dengan sigap langsung
Cup
Bersambung.....
__ADS_1
Sabar🤭🤭🤣 tahan masih pagi😜🤭🤣
Support terus ya karya receh ini