Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Nakal?


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹🌹


"Dara... kau kenapa? sakit?" tanya Adit sambil berjalan mendekati istrinya


"Eng-nggak." ucap Dara terbata- bata


"Terus kenapa seluruh tubuhmu ditutup dengan selimut seperti itu? apakah dingin? AC nya terlalu dingin?" tanya Adit


"Enggak kok,, ak-aku.. " Dara bingung hendak jawab apa

__ADS_1


"Owh... aku tau.." Adit langsung melepas paksa selimut istrinya


"Aww.... hubby." kaget Dara


"Kenapa pake baju tidur? janjinya mana?" tagih Adit dan Dara pun berdiri menatap lekat manik mata suaminya dan Dara pun satu persatu memb uka ka ncing baju das ter nya itu


Dara mengenakan Ling erie warna biru muda, seperti warna baju yang di pakai suaminya, agak ketat membungkus tub uhnya yang padat, .


"Eghemm... " Dara berdehem


"Dara kau." Adit menelan sali vanya dengan susah payah

__ADS_1


Adit langsung duduk di samping Dara dan tiba-tiba Dara yang duduk di dekat Adit langsung menyenderkan kepalanya pada bahu kanan suaminya, Dara mengajak suaminya berdiri dan berdansa mengikuti irama lagu The Blue Danube-nya Strauss. yang mana suara musik tiba-tiba berbunyi di kamar itu,Entah pernah kursus atau karena tinggal di luar negeri, mereka berdua benar-benar ahli melakukan dansa. Setelah lagu tersebut berlalu, terdengar alunan Liebestraum. Aditya melepaskan pelukannya pada pinggang Dara dan mendekati tub uh istrinya , lalu dengan gaya seorang pangeran kembali menarik istrinya berdansa, Dara mampu mengimbangi gerakan Adit . Saat alunan lagu begitu syahdu, mereka berdua saling merapatkan tu buh, sehingga da da Adit menekan bukit kembar Dara. Di tengah-tengah alunan lagu, wajah Adit mendekati telinga Dara dan dengan bi birnya, ia menge lus-elu s rambut di samping telinga Dara dan dengan kedua bi birnya sesekali cu ping telinga Dara ia be lai.


"Ehmmm.. "


Tatapan Dara semakin sayu mendapati dirinya dipeluk Adit begitu mesra . Lalu bi bir Adit turun ke dagu Dara, menciumi leh ernya. Des ahan Dara keluar dari bib irnya yang separuh terbuka. Lalu ia dengan masih berada pada pelukan Adit di pinggangnya, mengarahkan cium an pada bi bir suaminya. Mereka berpag utan sambil berpelukan erat, kedua tangan Adit melingkari pinggul Dara, sedangkan kedua tangan Dara memeluk le her Adit. Permainan li dah mereka pun turut mewarnai ciu man pa nas itu.


"Ehmmmm... mmmm." suara tertahan keluar dari sela bibir keduanya


Adit lalu membuka ling erie Dara hingga terbuka dan melewati kedua pundaknya jatuh ke lantai. Kini Dara hanya mengenakan tali penutup gunung nya dan kain segitiga berwarna biru muda. Tangan Dara ikut membalas gerakan Dara dan membuka hemnya, kemudian ia lihat jari-jarinya bergerak ke pinggang Adit membukai ikat pinggang dan risleting ce lana Adit Maka terlepaslah penutup Adit,ia hanya tinggal memakai kain segitiga pria nya. Lalu jari-jari Dara bergerak ke belakang tub uhnya, membuka tali penutup da da terakhirnya, hingga menyembullah keluar kedua gunung nya yang sintal.


Keduanya masih saling berpelukan, melantai dengan terus berciu man. Namun tangan keduanya tidak lagi tinggal diam, melainkan saling mer*ba, meng*lus; bahkan tangan Aditya mulai menge lus-el us bagian depan segitiga Daraa. Dara mend esah mendapat perlakuan Adit dan menge lus-el us senjata Adit dari luar sepertiga nya yang sangat sensitif itu, lalu dengan suatu tarikan, ia melepaskan pembungkus senjata tersebut sehingga senjata Adit terpampang jelas memperlihatkan kondisinya yang sudah ter*ng sang. Adit mengarahkan senjatanya ke milik Dara dan melakukan tekanan berulang-ulang hingga Dara semakin liar meng geliatkan pinggulnya, apalagi ciu man Adit pada miliknyaa semakin ganas, dengan isa pan, rem asan tangan dan pil inan lida hnya pada choco chipnya.Dara terduduk ke karpet diikuti oleh Adit yang kemudian meraih tubuh Dara dan membaringkannya di sofa panjang. Dengan jari-jari membuka celah-celah celana da lam Daraa, mulutnya kemudian menciumi milik istrinya. Era ngan Dara semakin meninggi berganti dengan rintihan. “Hubby, ayo sayang ….. ooooohhhh …. Yahhh, ehm sayang, adddduhhhh … nikmat sekali ….. aaakkkhhhh …. ”

__ADS_1


Bersambung....


Next kilat 🙏🥰🥰


__ADS_2