Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Dedemit?


__ADS_3

Happy reading


💜💜💜💜💜


Siang itu Dara tak henti-hentinya melotot kan matanya kearah Cinta adik nya agar tak berulah dan membuat masalah, Dara dan Adit kembali fokus membahas proyek mereka bersama Angga yang sedang dibangun, namun Cinta yang memang tidak mengerti akan pembicaraan orang dewasa itu memilih diam sambil memperhatikan Angga bicara.


"Kita akan menambahkan tenaga kerja yang lebih banyak di bagian daerah pembangunan di jalan X ini dan bisa sekalian membantu perekonomian mereka yang sedang kesusahan mencari pekerjaan di daerah itu bukan?" ucap Adit mengusulkan sedangkan Dara menyimak cara bicara suaminya.


"Kau benar sekali pak Adit, didaerah sini memang banyak warganya yang kesusahan dan kita bisa membuka lapangan pekerjaan buat mereka dan kita juga bisa cepat untuk menyelesaikan bangunan itu sebelum waktu yang ditentukan, betul?" ucap Angga setuju


"Betul." Tiba-tiba Cinta yang menjawabnya dan seketika semua orang menatap dirinya cinta pun langsung menutup mulut dengan tangan kanan nya sedang tangan kiri gadia itu mengacungkan angka dua seperti huruf V


"Sorry." gumam Cinta pelan


"Puppssttt." Adit menahan tawanya melihat tingkah konyol adik iparnya itu, apalagi melihat mata horor istrinya yang menatap Cinta membuat Adit tak bisa menahan tawa nya


"Gimana Bu Dara apa kau setuju dengan ide pak Adit juga saya? kita akan menambahkan banyak pekerja di bangunan daerah X agar proyek itu cepat jadi sebelum target di tentukan?" tanya Angga memastikan CEO perempuan itu setuju juga


"Aku nurut saja mana bagusnya, jika suami ku baginya menguntungkan dan tidak merugikan pihak manapun, maka kita akan melakukannya." jawab Dara dengan tegas dan Angga pun tersenyum meng-oke kan perjanjian mereka


"MasyaAllah om Angga senyuman mu sangat meresahkan." batin Cinta salting alias salah tingkah melihat Angga


"Permisi, saya mau mengantarkan minumannya." Tiba-tiba Eliza masuk dan membawa baki berisi minuman dingin disana, namun yang membuat mereka heran kenapa harus gadis itu yang mengantar nya? bukan kah itu tugasnya OB dibagian pantry.


"Cih... sok cantik." gumam Cinta pelan, Cinta seakan dimanapun dia berada berdekatan dengan pak Angga selalu ada wanita yang bakal jadi musuh nya. kemarin kemarin Wahidun dan sekarang Elizatos, Cinta tak habis pikir dengan semua nya


Dara dan Adit saling pandang dan mereka pun saling bergenggaman tangan "Ya udah letakan disana aja Eliza." ucap Angga


Eliza pun berjalan menuju meja dimana ada ketiga CEO disana

__ADS_1


"Silahkan diminum bu, silahkan diminum Pak Aditya." ucap Eliza tersenyum ramah menatap Adit membuat Dara mengepalkan tangannya namun lagi-lagi Adit meyakinkan istrinya untuk tidak berfikiran gegabah.


"Dih dedemit tatapan nya mencurigakan kepada kakak ipar ku." batin Cinta memicingkan matanya menatap Eliza penuh curiga


"Ayo Pak Adit, Dara diminum." Angga mempersilahkan tamu nya untuk minum sedangkan Eliza kembali berdiri bersejajar dengan Cinta.


Setelah selesai rapat Adit dan Dara ijin pamit pulang kembali ke kantor mereka dan setelah selesai Dara pun menemui adik nya


"Denger Cinta, kakak tidak mau kamu bikin masalh di kantor temen kakak dan jangan menyusahkan orang lain, ingat ini bukan kantor papa kita paham?" ucap Dara kepada Adik nya


"Iya iya." jawab Cinta tanpa menatap kakaknya, Cinta lebih fokus menatap Angga yang berjalan menuju lift


"Cinta,, denger ga sih?" ketus Dara lagi


"Iya kakak cantik, bawel banget." cicit Cinta dan Adit pun tertawa


"Adik ipar kemarilah." Adit memanggil Cinta


"Kamu suka ya sama Pak Angga?" bisik Adit kepada Cinta agar Dara tak mendengarkan nya


"Kok tau?" tanya Cinta kaget


"Tau lah, karna nih ya orang Indonesia sama barat itu berbeda tatapan dan pandangan nya." ucap Adit serius


"Maksudnya?" cinta semakin penasaran


"Denger ya orang Amerika orang bule mandangnya harta, orang India mandangnya kasta."ucap Adit serius


" Sekarang kakak tanya sama Cinta, Cinta mandang Pak Rangga darimananya?"tanya Adit seakan sedang menghipnotis adik iparnya itu

__ADS_1


"Darimana ya?senyumnya, wajah nya yang tampan, tubuhnya yang kekar, ditambah ada kotak kotak di perutnya apalagi dia kaya, CEO pula tu." ucap Cinta tanpa sadar sambil senyum-senyum sendiri sedangkan Dara sudah berkacak pinggang


"Emang kenapa sih kak tanya kek gituan, bedanya dimana?" tanya Cinta


"Bedanya sama orang Indonesia, orang Indonesia mandangnya, fisik, harta, kasta, warisan, tinggi, langsing,suara, mata, telinga, hidung, muka, kepala, pundak lutut kaki , lutut kaki, semuanya dipandang." celoteh Adit membuat Dara dan Cinta melongo


"Ga gitu juga kakak ipar."


Bersambung...


Ijin promo karya temen saya ya



PENDAWA


(Neng Syantik)



Zivanya, Janda muda beranak dua. Yang menjadi idaman setiap kaum Adam. Dari kalangan Berondong, Duda, bahkan sampai suami orang.


Wajah cantik, juga penampilan sexy dan menggodanya itu, kerap kali mengundang bencana dalam rumah tangga orang lain. Meski begitu, ia sama sekali tidak pernah berniat untuk menggoda pria. Hanya saja, sikap ramahnya dan murah senyum, membuat banyak pria terpesona dan membuat para istri dari pria yang sudah menikah itu memandang rendah dan benci padanya.


Awalnya, Zivanya tidak pernah ambil pusing dengan semua hinaan dan cacian para ibu-ibu yang ada di lingkungannya. Tapi semua itu berubah, setelah ia dan tunangannya putus. Tunangannya memutuskan hubungan dengan alasan yang tidak jelas, tunangannya mengatakan bahwa, ia adalah Janda genit dan juga sering menggoda pria. Dari situlah Zivanya berubah, ia benar-benar merubah hidupnya. Hinaan dan juga tuduhan yang di lontarkan padanya, benar-bebar ia wujudkan dan lalukan.


Bagaimana kisahnya? (Pesona Janda Anak Dua)


.

__ADS_1



__ADS_2