
Happy reading
🌹🌹🌹🌹
Siang itu lima orang tersebut termasuk Angga asik bermain games yang ada di Mall tersebut, mereka melupakan sejenak masalah hidup dan sehari-hari dan lebih memilih menghabiskan waktu mereka dengan bermain .
Adit dan Dara pun sedang sibuk bermain capit boneka dan lagi-lagi Dara selalu gagal mendapatkan boneka teddy bear yang ia ingin kan itu.
"Agh... . Yaaaa... . Lepas lagi.," Dara menggerutu kesal karna terlepas lagi capitannya
Sedangkan Adit hanya bisa menahan tawa melihat kekesalan seorang Dara karna tidak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan .
"mau aku bantu?" Gumam Adit
"Emang bisa?" Dara mempertanyakan kemampuan suaminya soal mencepit
"Jangan meragukan suamimu ini sayang, jika aku bisa apa kau mau menservis suamimu ini nanti malam?" Ucap Adit menantang
"Kau curang hubby kenapa harus seperti itu kesepakatan nya?" Tanya Dara komplain
"Kalau gak mau ya udah." Adit hendak beranjak dari situ namun Dara Kembali melihat boneka kecil lucu itu dan langsung menarik suaminya
"Ya baiklah aku setuju." ucap Dara dengan terpaksa harus menyetujui suaminya itu
"Kalau dapat, kau yang ada di atas sayang okey,,, berikan aku coin nya." Goda Adit berbisik sambil mengedipkan satu matanya ke arah Dara lalu meminta coin kepada istrinya itu
Dara melihat dan mendengar ucapan suaminya itu langsung salah tingkah bahkan pipinya memerah karna malu.
__ADS_1
Adit pun mulai memasukan satu coin dan capitan pertama ia belum berhasil kembali ia masukan capitan kedua namun lagi-lagi ia gagal mendapatkan nya membuat Dara meremehkan Adit
"Mana? Katanya bisa." Ejek Dara
Adit kembali membasuk coin terakhir mereka dan "Happ... Kena kau." Gumam Adit serasa mendapatkan jackpot dan Adit dengan sangat hati-hati mengangkat boneka tersebut
"Dapat... Ditunggu nanti malam sayang." Adit memberikan boneka tersebut lalu kembali menggoda Dara
"oh nyamuk.. .. Kita jadi nyamuk...." gerutunya Cinta melihat kemesraan kakak dan kakak ipar nya itu sedangkan Angga juga wahi hanya bisa diam
"Yok om, kak Wahi kita main game juga, ada uangkan beli coin?" Cinta mempertanyakan
"Ayo.. " Angga pun berjalan menuju kasir pembelian coin disana dan Wahidah pun hanya mengiring nya, Cinta bukan nya menyusul Angga ia malah termenung dan mematung di tempat nya berdiri tadi.
"Disana anak nya bermesra-mesraan, lah disini emak nya juga gitu." Gumam Cinta melihat orang tuanya sedang asik main game melebihi orang yang sedang kasmaran.
"Lalu aku di anggap mereka apa? gak nelpon, ga nanyain kabar anak bungsunya ini, kek nya mereka menikmati sekali ya ga ada aku dirumah..." ketus Cinta berkacak pinggang melihat kedua orang tuanya yang tanpa beban seakan sedang tidak memiliki anak dan kembali ke masa pacaran.
"Tuh liat suami dan istri tu lagi asik berduaan." tunjuk Cinta kepada kakaknya keberadaan Mama Tari dan Papa Dev
Dara dan Adit pun melihat arah tunjuk Cinta "Mama sama Papa Ada disini juga,,, wah." Dara langsung berjalan menuju tempat dimana mama dan Papa nya sekarang berada
"Pa.. Ma.. " panggil Dara
"Sayang kau disini?" Mama Tari kaget ada anak sulung nya disana
Dara langsung memeluk mamanya "Eeehhgeem." Cinta berdehem mendekati mama nya.
__ADS_1
"Enak ya yang lagi santai bisa berduaan tanpa peduliin anak nya." sindir Cinta
"Wah... anak bungsu mama ada disini juga." kekeh mama Tari mendengar sindiran maut anak nya itu dan Papa Dev hanya bisa geleng-geleng kepada. Angga dan Wahi ikut bergabung juga disana
"Ma kenali calon mantu." ucap Cinta cengengesan mengenali Angga kepada mama nya
"Ga perlu di kenali mama tau dia anak temen mama." Gumam Mama Tari
"Siang tante." sapa Angga dengan sopan
"Cinta nanti kamu pulang sama mama ya? besok sudah mulai sekolah kan?" Ucap Dara kepada adik nya itu
"Tapi kak." cinta hendak menolak
"Pulang, besok kan sekolah." ucap Dara lagi dengan tegas
"Nanti malem aja Cinta pulang nya ya ya... " Cinta memohon
Adit heran melihat sikap adik ipar nya itu "Emang kenapa kalau pulang barengan mama?" tanya Adit kepada adik ipar nya
"Kakak ipar kau tidak akan tau dan merasakan penderitaan anak sekolah seperti Cinta." ucap nya dengan murung
"Kenapa emangnya?" Adit semakin penasaran
"Disaat Cinta libur sekolah di situlah Cinta menjadi ibu rumah tangga tanpa suami." cicit Cinta sambil menatap sebel kepada mama nya yang selalu nge-bos jika dirinya libur sekolah
"Disuruh terus." Gumam Cinta pada akhirnya
__ADS_1
Bersambung.. ...
Support terus ya karya receh ini 🙏🙏🥰