
Happy reading
♥♥♥♥♥
Sejak hari itu Cinta pun sudah tidak lagi berada di Indonesia, gadis itu benar-benar serius untuk melanjutkan pendidikan nya dan dia bertekat dan berjanji bahwa dia akan bisa merubah kehidupan nya sendiri dengan versi Cinta sendiri, dengan kemampuan nya sendiri.Tanpa bantuan kecuali materi dari orang tuanya untuk biaya kehidupan nya disana.
"Hubby." rengek Dara begitu manja kepada suaminya karna kehamilannya yang sudah di usia tujuh bulan membuat nya selalu minta di perhatikan, bahkan mood nya suka berubah-ubah tak heran jika Adit harus bisa Ektra sabar menghadapi istrinya itu, bahkan matanya pun sudah seperti mata panda karna kurang nya tidur. Namun Adit adalah sosok calon Daddy yang tak akan pernah mengungkit lelah nya dia, karna itu jika dibandingkan ia istrinya jauh lebih tersiksa, mengandung sampai sembilan bulan, kurang tidur bahkan makan kadang selera kadang nggak,mual yang selalu datang tanpa diundang , belum nanti mau lahiran seluruh tubuhnya sakit semua. Adit selalu mengingat itu semua.
"Iya yank." ujar Adit yang sedang memakai jas kantor nya, karna pagi ini ia akan pergi untuk meeting di kantor.
"Mau berangkat lah? ga sarapan dulu?" ucap Dara yang berdiri pun sudah mulai kesusahan bahkan nafasnya saja suka ngosngosan.
"Nanti sarapan dikantor aja yank, aku takut telat." ucap Adit pelan agar istrinya tidak salah paham.
Dara mengambil salah satu dasi dan memakaikannya di leher suaminya itu "Apa makanan dirumah tidak enak?" ucap Dara sambil merapikan dasi suaminya
"Siapa bilang? enak kok." jawab Adit cepat
"Hubby, kau berbohong?" tuding Dara
__ADS_1
"Tidak." ujar Adit cepat
"Baiklah jika tidak, biarkan breakfast pagi mu aku masukan ke kotak makan dan makan di kantor oke?" perintah Dara seakan tidak bisa di ganggu gugat.
"Okey, baiklah... lakukan, aku akan menunggu nya. "Adit pun kembali duduk disofa ruang tamu mereka sambil menunggu istrinya menyiapkan keperluan dirinya.
"Nih udah.. " Dara pun memberikan sebuah tas taperwer berukuran sedang yang berisi kan sandwich buatannya.
"Baik.. aku pergi dulu yah."
Muacchhhh....
Cup
"Really? kurang?" Adit menggoda Dara dengan mempertanyakan kembali ucapan istrinya itu
"Ehhummm.." gumam Dara sambil mengerucutkan bibirnya yang mungil
Cup
__ADS_1
Cup
Cup
Adit langsung menarik wajah istrinya agar mendekati dirinya lalu mengecup bibir Dara bertubi-tubi sehingga Dara kewalahan mengimbangi suaminya itu.
"Hu.. Hubby.." Dara tersengal-sengal
"Dah.. aku kerja dulu yah." Adit langsung melepaskan ciuman terakhirnya di bibir Dara dan bergegas keluar apartemen untuk pergi ke kantor mereka.
Dara yang melihat punggung suaminya yang makin menjauh hanya menyunggingkan senyum nya , mengingat berapa bahagianya ia saat ini. memiliki suami yang benar-benar menyayangi nya.
"Aku akan mengantarkan nya makan siang hari ini." gumam Dara seakan mendapatkan ide untuk menyenangkan hati suaminya yang sudah beberapa hari ini kurang tidur.
"Kasih tau ga ya?" Dara berfikir sejenak namun detik kemudian.
"Ah ga usah lah, anggap ini sebuah kejutan." ucap nya lagi lalu Dara pergi kedapur nya untuk mencari bahan apa yang bisa ia masak untuk makan siang suaminya .
Bersambung.....
__ADS_1
🥰♥🥰♥