
Happy reading
πΊπΊπΊπΊπΊ
"Dara tunggu dulu.." Adit berlarian mengejar buk bos nya itu namun sayang Dara sudah terlebih dahulu naik taksi
"Aghh... sial."umpat Adit kesal karna kalah cepat dari buk bos nya dan Adit pun kembali berlarian menuju mobilnya untuk mengejar Dara
Sedang Dara didalam mobil hanya bisa diam melamun ingatannya yang beberapa saat kembali berputar-putar di otak nya "bulan depan aku akan menemui orang tua mu untuk meminta restu" ucapan Robby selalu terbayang di pikiran gadis itu saat ini
"Aghhhhh.... " erang Dara di dalam taksi sambil menendang kaki nya
Tak lama mobil pun sampai di depan parkiran sebuah club dia puluh empat jam nonstop tak pernah tutup club itu.
Dara melemparkan sejumlah uang ke sopir tanpa peduli seberapa banyak uang itu lalu ia berjalan ke club itu masuk dengan lampu disko klap klip
prakkk...
Dara menggeprak meja disana "berikan aku wings terbaik yang kalian punya." perintah Dara dan pelayan disana pun langsung berjalan untuk mengambil pesanan tamu mereka.
Tak lama pesanan nya pun sampai saat Dara hendak meminumnya Adit dari jauh berlari lalu merampas gelas di tangan Dara dan meminum nya sampai habis
"Hey... apa-apaan kau ini Adit." ketus Dara kesal dan berdiri menatap Adit dengan amarah membuat sejumlah orang siang itu melihat mereka berdua
"Ayo pulang." ucap Adit dengan datar menampilkan wajah sangar tak seperti biasanya
"Nggak mau." ucap Dara membuang pandangannya
"Ayo pulang." ucap Adit lagi menatap mata Dara
__ADS_1
"Nggak." ketus Dara lagi
"Pulang nggak?" ancam Adit lagi
"nggak." ucap Dara namun seketika Adit langsung mengangkat Dara dan menggendong gadis itu seakan sedang mengangkat karung beras
"Hey hey.... lepasin... turunin aku Adit.. Adit.." Dara memukul-mukul punggung Adit namun laki-laki itu tak peduli bahkan banyak nya orang melihat pun ia tak peduli
"Turuni aku." Dara lagi berteriak
Sampai di dekat mobi Adit pun langsung membuka pintu samping mobil lalu memasukan Dara dengan Hati-hati
"Aku mau minum Adit."
"DIAM." Tiba-tiba Adit membentak Dara lalu mata mereka saling tatap dimana Adit menampilkan wajah sangar yang tak pernah ia lihatkan kepada siapapun selama ini
Adit pun masih menatap mata Dara sambil memasangkan selt bell di tubuh gadis itu dan setelah selesai Adit langsung putar balik masuk ke bangku kemudi.
"Katakan kenapa kau seperti ini?" tanya Adit didalam mobil namun Dara memalingkan mukanya
"Liat saya." ketus Adit lagi
"Nggak mau." ucap Dara masih memalingkan wajah nya
"Kalau bicara itu liat saya DARA." ketus Adit lagi lalu menggerakan tangannya untuk memutar wajah Dara melihat dirinya dan setelah itu mereka saling pandang
"Kau wanita berpendidikan, Kau juga presdir muda, Cantik, dan kau punya segalanya lalu kenapa kau jadi seperti ini?" ucap Adit mengatakan kelebihan seorang Dara dan mempertanyakan kebodohan wanita itu
"Aku... " Dara tak bisa bicara apa-apa karna tatapan Adit didepannya membuat ia seakan bungkam
__ADS_1
"Makanya jangan terlalu semangat terkadang yang di harapkan sering mengecewakan." ucap Adit lagi menatap mata Dara semakin dalam
"Maksudmu?" tanya Dara
"Berapa kali kau di kecewakan nya?" Adit balik bertanya
"Ehmm... tiga atau. " Dara hendak menjawab tapi kembali bingung
"Banyak ya? pasti sering kan? selalu memaafkan? tanya Adit lagi dan Dara pun menganggukan kepalanya
Adit menarik nafasnya dalam-dalam dan kembali menatap manik mata Dara.
"Kau tau Dara,permintaan maaf tanpa merubah prilaku hanyalah manipulasi." ucap Adit dan
Cup
Adit langsung mengecup bibir Dara sekilas dan langsung mengalihkan pandangannya untuk menghidupkan mobil sedangkan Dara diam mematung seakan ada aliran listrik yang baru saja menyengat nya.
Bersambung....
support terus ya karya othor super gaje ini alias ga jelas ππ€π
sambil nunggu othor up mampir ya di karya temen othor
Blurb :
Seorang siswa SMA yang punya penyakit terbelakang mental bernama Soejono alias Jono hidup dengan kemiskinan yang terpaksa harus mencari nafkah untuk keluarganya dengan cara yang haram, sebagai pengedar narkoba untuk membeli obat untuk ibundanya yang sakit-sakitan, disamping itu ayahnya juga sudah lama wafat dan dia adalah anak pertama dari 4 bersaudara yang keseluruhannya juga terbelakang mental, Tak hanya itu dia juga harus dibully teman-temannya di sekolah, Alex Felixius si ketua geng di kelas XII Bahasa anak seorang pegawai Freeport yang kaya raya, dia selalu pamer dengan orang-orang di sekitarnya, dia musuh bebuyutan Jono dan dikenal sebagai trouble maker di setiap tempat, untungnya ada wanita cantik jelita bernama Salma yang tak tega melihat pengorbanannya, dan Salma pun akhirnya jatuh hati padanya
__ADS_1