Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
ilmu?


__ADS_3

Happy reading


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Setelah perdebatan konyol ditelpon waktu itu akhirnya mereka pun hari ini sudah janjian akan melakukan fiting baju pengantin di butik yang sudah di rekomendasi oleh dua keluarga penuh drama itu.


Adit pun menggunakan mobil papa nya untuk menjemput Dara yang ada dirumah telah menunggu dirinya karna Dara pun sudah mengambil cuty kerja.


"Tiiinn.... tiiin... " Adit pun setiba di depan halaman rumah Dara langsung meng klakson mobilnya


"Berisik..." teriak Dara keluar dari dalam rumah dan Adit pun langsung turun dari dalam mobil


"Pagi cantik..." sapa Adit dengan wajah manis dan berseri-seri


"Hmmm... " jawab Dara seperti biasa dengan wajah jutek nya


"Udah siap?" tanya Adit dan Dara pun langsung menganggukan kepalanya dengan mantan


"Oke let's Go." Adit langsung meninggalkan Dara yang masih berdiri namun dengan sigap Dara menjewer telinga Adit dan membuat laki-laki itu mundur ke belakang


"Aaaaa... sakit Dara." ucap Adit melepaskan tangan Dara dari telinganya


__ADS_1


Adit pun berkacak pinggang menatap Dara dengan tajam sedang kan Dara hendak menjentik keningnya


"Apa? mau apa hahk? belum nikah udah mau main KDRT." ketus Adit membuat Dara bengong dan seketika langsung menurun kan tangannya


"Kau itu perempuan Dara, jadi mulai hari ini rubah lah sedikit atau perlu banyak menjadi lemah lembut." ucap Adit lagi


"Cih.. kau meninggalkan aku, main duluan aja jalan." cicit Dara ngedumel lalu meninggalkan Adit sendirian di sana.


"Dasar wanita." gumam Adit lalu mengejar Dara lagi


Mereka pun akhirnya naik mobil menuju butik hanya papa saja dan tak lama mobil yang kendarai Adit pun sampai di butik dan mereka berdua pun turun di sambut dengan baik juga hormat oleh pemilik butik ataupun karyawan yang ada di butik itu.


"Selamat datang tuan dan nyonya di butik kami." ucap semua karyawan itu lagi kepada Adit dan Dara


Dara menganggukan kepalanya setuju sedangkan Adit hanya memperhatikan wajah Dara yang sebenarnya sopan namun terkesan tegas.


Dara pun sedang melihat gaun-gaun yang ada disana sedangkan Adit hanya memperhatikan saja dari sofa yang ia duduk, namun jika usil dan bar-bar Adit seketika muncul karna melihat wanita muda alias karyawan di butik itu melihat dirinya terus alias curi-curi pandang atau salting


"Hay.. udah punya pacar mba semua?" tanya Adit iseng


"Pacar sih ada." jawab salah satu dari mereka


"Terus,, kenapa ga minta di nikahi mba he." tanya Adit sambil nyengir agar tak di bawa serius

__ADS_1


"Cowok ku belum punya pekerjaan tuan gimana biaya resepsi nanti." jawab nya lagi


"Pacaran itu sama cowok yang kerja keras dan rela banting tulang, tulang aja di banting apa lagi mbak." ucap Adit


"Hahah... tuan ada ada aja deh." wanita itu memukul pelan bahu Adit dan tanpa sengaja Dara melihat itu semua


"Tapi beneran loh mba," ucap Adit lagi


"Mau cari dimana tuan cowok pekerja keras kek gitu?" tanya si mba nya


"Mudah, cara nya mba pake ilmu aja semacam dukun." canda Adit di tanggapi serius oleh wanita itu


"Ilmu? dukun? cari dimana?" Lagi-lagi ia bertanya


"Yang mau ilmu hitam, merah, kuning, hijau chat saya." ucap Adit dengan santai


"ngap.. "


Bersambung....


Kasih konflik sedikit gpp ya bab selanjut nya ๐Ÿ˜Ž๐Ÿคฃtahan nafas oke oke ๐Ÿ˜‰


bantu support othor ya like komen dan vote karya receh ini supaya makin berkembang

__ADS_1


__ADS_2