Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Ingin bicara.


__ADS_3

Happy Reading


♥♥♥♥♥♥


Semenjak berita juga kabar bahagia akan kehamilan Dara kini calon Oma seperti Mama Tari juga Mama Lala memiliki kegiatan setiap hari nya bahkan mereka selalu membagi tugas untuk melayani Dara setiap harinya, dari membuatkan jus ibu hamil , makan-makanan buah segar bahkan jamu khusus ibu hamil pun tak lupa Mama Lala buatkan untuk menantunya seorang.


Dan kini tugas kantor Dara seutuhnya di handle oleh Adit sang suami namun tetap di bantu Dara dari rumah, Adit tak mengijinkan istrinya terlalu lelah bekerja juga berjalan terlalu sering karna kehamilan yang terbilang masih baru juga ini hamil pertama bagi Dara dan ini adalah kebahagiaan mereka yang baru saja akan di mulai dan mereka tidak ingin terjadi apa-apa nantinya.


"Sayang, roti nya di habisin." ucap Adit saat mereka sarapan pagi berdua


"Tapi hubby, aku sudah kenyang." rengek Dara manja karna perut nya sudah tidak bisa menerima setengah roti itu lagi.


"Tapi yank." namun saat Adit hendak memaksa Dara untuk menghabiskan roti tersebut tiba-tiba mereka kedatangan tamu pagi sekali


ting.... tong... ting... tong...


"Siapa sih, pagi-pagi dah bertamu aja kerumah orang." Adit langsung ngedumel karna semenjak Dara hamil hidup nya tidak bisa tenang, dari telpon mama dan mama mertua nya yang selalu mengingatkan jangan lupa ini jangan lupa itu, Dara tidak boleh tidur terlalu larut dan tidak boleh capek, ga boleh buat Dara nangis. kadang Adit mikirin itu ia lebih memilih bertumpukan berkas dikantor dari pada menghadapi para orang tua yang nyebelin baginya.


"Biar aku bukain, hubby." Dara hendak berdiri untuk melihat siapa yang bertamu ke rumah mereka


"No.. biar suami mu aja, duduk dan habiskan susu ibu hamil itu." Adit langsung menghentikan langkah kaki Dara dan kembali men titah istrinya untuk duduk dan menghabiskan sarapannya.


Adit pun langsung berdiri dan berjalan menuju pintu depan rumah nya.


Cek lek.....

__ADS_1


"Morning."


"Mama... papa... ngapain?" kaget Adit karna yang datang adalah kedua orang tua nya


"ucap kan selamat pagi dulu kepada orang tua mu anak durhaka."ketus Mama Lala membuang pandangan nya kearah lain


" Morning ma,, pa.. "jawab Adit dengan mengalah


" Gitu dong."


"Mama ngapain pagi-pagi dah kesini?" Adit kembali bertanya.


"Hari ini kan seharusnya jadwal besan mama yang nemenin Dara di rumah tetapi besan mama hari ini ijin ga bisa nemenin Dara karna mau ngurus kelulusan Cinta dan langsung ngurus kulia Cinta di LN, jadi hari ini mama yang nemenin... " ucap Mama Lala begitu bahagianya.


"Tapi ga harus pagi banget ma.." ucap Adit lagi


"Gini amat punya orang tua," gumam Adit melihat Mama nya yang makin menjauh masuk kedalam rumah.


"Tapi dia mama mu.catet." ucap papa Vano menepuk bahu anaknya.


*******


Disisi lain tepat nya di kantor Angga Group, Citna pagi-pagis sekali sudah datang ke kantor tersebut dan sudah menunggu di ruang tunggu di lantai 10 dimana itu adalah ruangan presdir.


"Eh ngapain kesini lagi?bukannya udah selesai ya magang nya?" Tiba-tiba Eliza datang menghampiri Cinta yang sedang duduk dengan begitu gugup tak seperti biasanya

__ADS_1


"Suka-suka saya lah." ucap Cinta begitu cuek tak peduli akan Eliza yang seakan sedang ingin cari masalah dengan nya


"Dih... bocah suka sama yang jauh dari nya,, mimpi."sindir Eliza lagi


"Santai aja Tante, Cinta di benci ga mati, tante ga sukasuka, Cinta juga gak tutup usia. Selagi rasa gak suka dan benci tante tidak menutup jalan rejeki Cinta, Cinta ga peduli." ucap gadis SMA itu lalu langsung berdiri pergi dari hadapan eliza karna orang yang dia tunggu sedari tadi baru nongol.


"Pak Angga tunggu." panggil Cinta mengejar Angga yang hendak masuk kedalam ruanganya.


Angga pun menghentikan langkahnya"Cinta, kamu disini?"Angga kaget ternyata mantan anak magangnya itu ada disana.


"Pak Angga bisa bicara sebentar?" tanya Cinta penuh harap


"Ada apa? ayo masuk." Angga mengajak Cinta masuk kedalam ruangan nya dan Cinta pun menganggukkan kepalanya, dan angga lebih dulu suka kedalam ruangan nya sedangkan Cinta masih diam mematung di depan pintu .


"Ya ampun dada ini bergetar terus." Cinta menahan degup jantungnya yang tak henti berdetak saat bertemu Pak Angga


"Berat banget jadi jomblo, Gue berasa kek jatuh cinta sama semua orang yang gue liat." ucap Citna masih terbayang-bayang wajah Angga


Namun saat Cinta sibuk dengan lamunan nya Angga kembali keluar dari dalam ruangannya "Katanya ada yang mau dibicarain, kok malah berdiri aja disini? ayo masuk." ajak Angga dengan suara nya yang begitu berwibawa.


"Ya ampun ciptaan Tuhan paling sempurna, bahkan suara nya aja pengen ngajak nikah hari ini." batin Cinta


"Ah iya Pak, " Cinta pun langsung mode sadar dan Angga kembali masuk


"Pantesan berat badan Cinta nambah, ternyata ada bapak di hati Cinta." ucap nya sebelum masuk sambil terkekeh.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2