Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Pengen Cilok.


__ADS_3

Happy reading


β™₯β™₯β™₯β™₯


Akhirnya siang itu Cinta menyudahi ke banyolan nya dengan mama Lala yang menurutnya percuma saja karna orang tua itu pun tidak ada tips sama sekali, yang Cinta pikirkan masa muda mama Lala tu ngapain aja sih?


"Mah, emangnya dulu mama muda nya ga pernah pacaran?" tanya Cinta


"Pernah bahkan pacar mama banyak dulu tapi pacar halu doang, seperti Lee Min Ho yang berwajah manis kalau yang berotot seperti Hideo Muraoka terus kalau." belum selesai mama Lala berbicara Cinta lebih dulu menyudahi nya.


"Haha... cukup mah, Cinta langsung paham kok.. hehe." Kekeh Cinta terlihat sekali ia paksakan.


"Bisa-bisanya nih orang tua menghayal tingkat tinggi, Cinta rasa papa Vano terlalu sabar deh." Cinta berperang dengan batinnya mengumpat mama Lala


"Hay... dah lama nunggu?" Dara baru keluar dari dalam kamar nya bersama Adit sang suami dan menyapa adik nya yang sedang memgobrol dengan mertua nya.


Cinta langsung memicingkan matanya dan berkata "Hah kakak-kakak, yang waktu kecilnya sholat-nya baca wswswsws, sini kita kumpul Istighfar bareng." ajak Cinta kepada kakak dan kakak ipar nya


"Pupppsttt" mama Lala yang mendengarkan celoteh Cinta hanya menahan tawa nya

__ADS_1


"Dih... yang baru tamat sekolah sok dewasa." sindir Dara kepada adiknya.


"Pantes aja kak Dara gendutan, ternyata kakak ipar pandai nafkahi istrinya." ucap Cinta ngasal membuat mama Lala lagi-lagi menahan tawa mendengar banyolan gadis itu


"Hamidun Cinta, makanya gendutan." ucap Adit rasanya ingin sekali tak pites kepala adik ipar nya itu, mulutnya suka ga di rem


"Cinta." panggil Dara dengan suara seperti biasa, tegas kepada adiknya agar sopan bicara dengan yang lebih tua.


"iya kak. " ucap Cinta


"Kamu tau bedanya kamu sama orang gila?" tanya Dara maksud hati agar adik nya itu berhenti bicara namun


"pupppsttt... bhahhhhhaaaa... " Namun setelah di tatap Dara mereka dia seketika


"Lagian kak Dara sih aneh, masak adik sendiri disama-samain sama orang gila.. kan ga asik."rutuk Cinta


" Lagian nih kak suami kakak tu asik di ajak bercanda, ia kan kakak ipar?"tanya Cinta dan Adit pun hanya tersenyum agar istrinya tidak memarahi dirinya lagi


"Alesan aja, gimana? jadi kuliah di LN? udah siap jauh dari Ma.. Pa?" Dara seakan mengejek Cinta yang biasanya apa-apa ada kedua orang tua mereka dan di LN sudah pasti ia harus bisa mandiri hidup sendirian.

__ADS_1


"Jangan suka ngeremehin yah, nanti kalau udah ada bukti kakak pasti bangga dengan adik kakak paling cantik ini." ucap Cinta dengan pongah nya


"Cih."


"Hubby, pengen cilok." Tiba-tiba Dara merengek pengen makanan lain selain yang dibawakan suaminya tadi


"What?" Adit melotot kan matanya sedangkan mama Lala hanya menahan senyum


"Ngences nanti anak mu kalau ga diturutin." sindir mama Lala


"Manja." Gumam Cinta, biasanya kakak nya itu angkuh semenjak hamil sifat ke kanak-kanakkan bahkan lebay nya itu gak banget.


"pesen online saja ya yank." saran Adit karna dirinya baru saja pulang bahkan makanan yang ia beli tadi pun belum disentuh sama sekali


"Gak mau, aku maunya cilok yang biasa di jual di tempat anak-anak sekolahan, terus harus yang masih anget ga boleh dingin dan harus pedes-pedes, dan penjualnya harus yang bekumis titik." ucap Dara begitu cerewet nya membuat Adit dan Cinta melongo, pasalnya kedua orang itu tidak pernah melihat Dara yang seperti ini sedangkan mama Lala tidak heran sama sekali akan kehamilan yang permintaan yang aneh-aneh .


"Hamil aja ngerepotin orang, kalau ga sanggup lambaikan tangan kakak ipar." bisik Cinta sambil terkekeh melihat penderitaan kakak ipar nya yang baru saja di mulai karna kehamilan pun masih terbilang muda.


Bersambung....

__ADS_1


Nanti kisah Cinta dan Angga kita buat seasons 2 tetap di novel ini ya, bismillah semoga lebih setu lagi πŸ™πŸ€£kita selesaikan satu-satu dulu πŸ˜‰ jangan lupa dukungan nya dong untuk othor dan jangan lupa bantu Vote ya πŸ™πŸ™


__ADS_2