Tante CEO Love You

Tante CEO Love You
Kedatangan tamu.


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹


Siang itu setelah kelelahan olahraga siang mereka di atas ranjang Adit pun hendak tidur disamping istrinya karna ia pun merasa ngantuk sekali namun saat Adit kendal memejamkan matanya tiba-tiba ada suara ball berbunyi dari arah pintu depan apartemen miliknya.


Ting tong.... ting tong....


"Ini siapa sih bertamu siang-siang gini? ganggu orang mau istirahat aja." Adit ngedumel namun dirinya tidak segera bangun namun Adit berusaha mengabaikan orang yang memencet bell rumah nya itu, dan Adit hendak kembali memejamkan matanya namun lagi-lagi


ting tong.... ting.... tong


Suara bell itu semakin kuat dan lama


"Eghhhh... iya... iya... aku bukain pintu,, menyebalkan." Adit pun berdiri dari tidur lalu memakai baju kaos nya yang da di lemari lalu ia berjalan keluar kamar untuk membukakan pintu depan.


Ting tong... ting tong


"iya sabar.. sabar napa." Adit pun segera berlarian kearah pintu dan


Cek lek....


pintu pun terbuka dan saat Adit menengadah kan wajahnya.


"Lama banget,,, bukain pintu untuk orang tua... mamah mu ini pegel tau gak." ternyata mama Lala dan papa Vano yang datang dan langsung ngomel-ngomel membuat Adit mematung.


"Orang tua dateng bukan nya di sambut malah bengong." sindir mamah Lala lagi kepada anak semata wayang nya itu


"Mama ngapain kesini?" tanpa sadar Adit bertanya

__ADS_1


Pletakkkk....


Mamah Lala langsung menjentikkan kening anak nya.


"Sakit Mah." ketus Adit sedangkan papa Vano hanya bisa geleng-geleng kepala kalau ibu dan anak itu sudah bertemu.


"Mamah dan papah mu berkunjung kau bilang ngapain kesini? mau jadi anak durhaka kamu hahk?" ucap mamah Lala mulai terpancing


"Hehe... bercanda mah, ayo masuk." Adit terkekeh lalu menyuruh mama nya masuk


Mama Lala pun masuk sambil bicara "Lagian aku kesini bukan untuk mu tapi rindu dengan menantu ku, jadi ga usah ke pd an ya." ucap Mama Lala kepada Adit yang menahan tawa nya melihat si emak ngomel dan tidak mau mengakui kebenarannya kalau ia pun merindukan putra nya itu.


Mama Lala langsung duduk di sofa ruang tamu apartemen anak nya itu lalu tiba-tiba mama Lala langsunh menginterogasi anaknya itu.


"Kemarilah" perintah Mama Lala kepada Adit


Adit yang mendengarkan perintah kanjeng ratu pun hanya bisa nurut dan mendekat. sedang papa Vano hanya bisa nyimak.


"Berarti istrimu pekerja dan pemilik perusahaan kan?" mama Lala bertanya lagi dan Adit pun menjawab


"Betul." jawab Adit tersenyum bangga


"Cih.... lantas apa yang kau lakukan?" mamah Lala langsung mempertanyakan anaknya itu


"Betul dit,,, kau ngapain?" tanya papa Vano


"Mah.. pah... ternyata bener ya, menikah membuka pintu rejeki." ucap Adit


"Ya benar, lalu?" papa Vano kembali melanjutkan pertanyaan nya

__ADS_1


"Ya membuka pintu rejeki ternyata, dulu Adit beban orangtua , tapi alhamdulillah setelah menikah, sekarang Adit jadi beban istri." jawab nya dengan santai


Peletak....


peletak.....


Mama Lala dan Papa Vano spontan langsung memukul kepala anaknya.


"Sakit ma, pah." ketus Adit


"Jadi kau bangga?" mamah Lala berdiri dan berkacak pinggang


"Bercanda calon oma." ucap Adit langsung merayu


"Apa kau bilang?" mama Lala langsung duduk mendekati putra nya


"Lagian nih mah, Adit tu juga kerja di kantor Dara. tapi cuma bercanda doang kok." jawab Adit


"bukan yang itu, tadi kau bilang apa? calon." tanya mama Lala


"Calon oma." Adit meneruskan ucapan mamah nya


"Benarkah?" mama Lala berbinar-binar


"Belum... masih proses pembuatan." Jawab Adit


"Cih... setelah menerbangkan aku lalu kau menjatuh kan nya." ketus mama Lala


"Mama sih... ga inget apa? diatas langit itu masih ada satelit."

__ADS_1


Bersambung....


bantu support dan kawal Dara hingga hamil ya ☺🤣🤭


__ADS_2